
Menurut dia, upaya tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, industri jasa keuangan, sekolah, keluarga, dan organisasi masyarakat. Dengan demikian, edukasi keuangan tidak berhenti pada teori, tetapi bisa diterapkan secara berkelanjutan.
Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance Rudy F. Manik menuturkan, pembelajaran keuangan sejak usia sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai risiko dan perubahan kehidupan.
Melalui JA SparktheDream, FWD Insurance ingin membantu siswa membangun kebiasaan finansial yang sehat serta kemampuan mengambil keputusan sesuai kebutuhan dan aspirasi mereka.
“Fondasi ini memberi mereka kepercayaan diri untuk merencanakan masa depan dan meraih peluang,” ujarnya.
Selain Tim 13 Finsmart, dua tim lain juga berhasil meraih penghargaan. Juara kedua diraih Tim FINSHIELD dari SMP Nation Star Academy Surabaya melalui permainan papan yang mengajak remaja mengenali modus penipuan keuangan dan berlatih mengambil keputusan secara aman.



Tinggalkan Balasan