-
Lebih fleksibel menghadapi perubahan
-
Lebih rendah hati menerima kritik
-
Lebih kreatif menemukan solusi baru
-
Lebih semangat belajar, walaupun udah ngerasa “senior”
Kalau kita kehilangan Shoshin, biasanya yang muncul justru sikap arogan, cepat puas, gampang ngejudge, dan malas mengembangkan diri. Duh, jangan sampai deh!
Kenapa Shoshin Penting Banget Buat Hidup Kita?
Kalau dipikir-pikir, dunia terus berubah, kan? Teknologi makin cepat, ide-ide baru bermunculan tiap hari, dan cara hidup juga ikut shifting. Kalau kita ngerasa “udah cukup tau”, bisa-bisa kita malah ketinggalan.
Dengan Shoshin, kita bisa tetap “lincah” beradaptasi.
Punya mindset pemula bikin kita lebih siap menerima hal-hal baru, bahkan dari situasi yang kelihatannya sepele.
Nggak cuma itu, Shoshin juga:
-
Meningkatkan produktivitas: Karena kita lebih terbuka mencoba cara baru.
-
Mempererat hubungan sosial: Karena kita lebih mau mendengar, bukan cuma ngomong.
-
Mengurangi stres: Karena kita nggak tertekan harus selalu terlihat “serba tahu”.
Bahkan banyak perusahaan besar kayak Google dan Tesla yang mendorong karyawannya buat punya mindset “beginner’s mind” ini supaya mereka terus inovatif dan adaptif. Keren, ya?
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan