Kerja sama ini memiliki nilai strategis mengingat sistem pipa bawah laut merupakan tulang punggung rantai operasional NR. Perusahaan mengoperasikan Floating Storage & Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat di Perairan Teluk Jakarta yang terhubung dengan Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang melalui pipa bawah laut sepanjang sekitar 15 kilometer. Melalui jalur pipa ini, gas hasil regasifikasi LNG disalurkan menuju daratan untuk memasok gas bagi PLTGU Muara Karang, Tanjung Priok, dan PLTGU Muara Tawar.

Dengan peran tersebut, keandalan pipa bawah laut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kontinuitas penyaluran energi bagi sistem kelistrikan di Jakarta dan Jawa Barat.

Di sisi lain, Teluk Jakarta merupakan salah satu perairan dengan lalu lintas pelayaran terpadat di Indonesia. Jalur pipa yang berada di wilayah tersebut menghadapi berbagai potensi risiko operasional, termasuk aktivitas pelayaran dan kemungkinan gangguan akibat jangkar kapal. Penanganan kondisi darurat pada infrastruktur bawah laut membutuhkan kesiapan personel, kapal, peralatan, material, serta kompetensi teknis yang dapat dimobilisasi dalam waktu singkat.

Rizki Oktaviani
Editor