Selain banjir, DPRD juga menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur lingkungan. Sejumlah keluhan warga, seperti jalan lingkungan yang rusak, sistem drainase yang tidak optimal, hingga minimnya penerangan jalan umum (PJU), dinilai masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.
“Masyarakat menantikan percepatan pembangunan jalan lingkungan, drainase, dan penerangan jalan karena ini berkaitan langsung dengan kualitas hidup,” jelasnya.
Di sisi lain, Kamil menekankan pentingnya penguatan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan dan dukungan nyata kepada pelaku UMKM. Ia menilai pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik semata, melainkan juga harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.
“Program pemberdayaan dan dukungan UMKM perlu diperkuat agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai lembaga legislatif, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif terhadap jalannya pemerintahan daerah guna memastikan program prioritas berjalan tepat sasaran dan merata.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan