“Setelah anak-anak berjuang di Bandung Raya lalu juara juga di Jawa Barat, alhamdulillah kami bisa main lagi di putaran nasional Piala Soeratin. Sejak awal di regional Bandung Raya hingga final di Jawa Barat, anak-anak terus berprogres,” kata Jejen, Rabu, 9 September 2026.

Jejen mengakui PERSIB sempat kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama final. Para pemain dinilai terbawa pola permainan B.A.J Kids Soccer sehingga kesulitan menciptakan peluang. Namun, situasi berubah setelah PERSIB mencetak gol pembuka. Kondisi fisik lawan yang mulai menurun juga berhasil dimanfaatkan Maung Ngora untuk menambah keunggulan.

“Namun memang, anak-anak sempat kesulitan di babak pertama karena mereka terbawa permainan lawan. Tapi setelah membuat gol lalu di babak kedua, lawan sudah terlihat kelelahan. Itu yang kami manfaatkan sehingga bisa menambah keunggulan,” ujarnya.

Gelar juara regional Jawa Barat kini menjadi pijakan berikutnya bagi PERSIB U-13. Tanpa waktu untuk berleha-leha, Maung Ngora langsung mengalihkan perhatian ke putaran nasional yang rencananya mulai bergulir pada 15 September 2026.

Rizki Oktaviani
Editor