Masih kata Gin Gin Ginanjar, dalam bahasa Sunda, Karasa berarti terasa yang merupakan penggambaran sesuatu yang dirasakan. Dalam hal ini program tersebut terasa dampak nya untuk kebaikan seluruh masyarakat dan Kota Bandung bahkan mampu menginspirasi dunia.

Sedangkan SAE dimaknai sebagai baik, sehat, dan layak. Maka Karasa SAE sesungguhnya bukan slogan administratif yang berhenti di baliho kegiatan. Ia adalah pengalaman yang benar-benar dirasakan warga dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasa itu hadir ketika seorang ibu rumah tangga tidak lagi terlalu khawatir dengan harga cabai yang terus naik di pasar. Sebab di halaman rumahnya sendiri, beberapa batang cabai mulai berbuah. Ada kangkung yang bisa dipetik sewaktu-waktu. Ada sereh yang tumbuh tanpa harus dibeli lagi.
Hal-hal kecil seperti itu mungkin tampak sederhana. Tetapi bagi banyak keluarga, itu berarti pengeluaran dapur yang sedikit lebih ringan. Dan di tengah situasi ekonomi yang tidak selalu mudah, rasa ringan itu menjadi sangat berarti,” ucapnya.

Rizki Oktaviani
Editor