Farhan berharap, penguatan kapasitas pengusaha perempuan dapat memberikan dampak berantai terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat Kota Bandung.
Ia menjelaskan, Pemkot Bandung tidak dapat berperan sebagai lembaga keuangan yang memberikan pinjaman modal secara langsung kepada pelaku UMKM.
Karena itu, pemerintah memilih membangun ekosistem usaha melalui kolaborasi dengan lembaga keuangan dan pembiayaan yang memiliki kompetensi di bidangnya.
“Pemerintah itu pada dasarnya sekarang tugas utamanya adalah mengampu dan membangun ekosistem usaha untuk usaha kecil, menengah, dan mikro,” ujarnya.
Dalam membangun ekosistem tersebut, Pemkot Bandung melibatkan sejumlah pihak, termasuk PNM, Pegadaian, dan BRI yang berada dalam pengawasan OJK.
“Salah satunya PNM sebagai BUMN yang memang punya kemampuan dan tugas khusus untuk memberikan pinjaman modal dengan bunga yang rendah. Nah, ini yang kita manfaatkan,” tutur Farhan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan