Ia mengatakan, salah satu opsi penyaluran bantuan yang tengah dipertimbangkan adalah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung.
Menurut Farhan, mekanisme tersebut dapat menggunakan pola yang sebelumnya pernah dilakukan Pemkot Bandung ketika menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh.
“Kami akan melakukan apa yang bisa kami semaksimal mungkin untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita di NTT. Terutama nanti mungkin mekanismenya sama seperti waktu kita memberikan bantuan kepada Sumatera Utara dan Aceh, yaitu melalui Baznas Kota Bandung,” katanya.
Pemkot Bandung selanjutnya akan melakukan koordinasi dan mempelajari kondisi serta kebutuhan korban gempa di NTT. Langkah tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
Farhan berharap solidaritas masyarakat dan pemerintah daerah dapat menjadi bagian dari upaya membantu warga NTT melewati masa tanggap bencana.



Tinggalkan Balasan