Farhan berharap, konsep tersebut mampu menghadirkan pengalaman baru dalam meningkatkan minat baca masyarakat.

Dengan suasana yang lebih santai dan atraktif, literasi dapat menjadi aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi daya tarik wisata di Kota Bandung.
Ia mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang mewujudkan penyelenggaraan Big Bad Wolf di Bandung, mulai dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Big Bad Wolf Books, Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, hingga para sponsor dan mitra lainnya.
“Acara ini harus sukses karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kota Bandung. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga masyarakat Bandung bisa menikmati event literasi bertaraf internasional ini,” katanya.
Selain menghadirkan jutaan koleksi buku, penyelenggaraan Big Bad Wolf Bandung juga dipadukan dengan festival kuliner bertajuk Pages and Plates.



Tinggalkan Balasan