Bukan Sekadar Buah Asam, Ada Vitamin C-nya

Namnam juga menarik dari sisi kandungan gizinya. Sejumlah penelitian menemukan adanya vitamin C serta senyawa fenolik dan flavonoid pada buah ini.

Salah satu kajian yang dirangkum dalam jurnal ilmiah melaporkan kandungan vitamin C buah Cynometra cauliflora sekitar 37,9 mg per 100 gram berat segar pada sampel yang diteliti. Namun, angka kandungan nutrisi bisa berbeda tergantung varietas, tingkat kematangan, metode pengujian, dan kondisi buah.

Penelitian lain mengenai sari buah namnam juga menemukan kandungan vitamin C dan senyawa fenolik serta flavonoid. Hal ini menunjukkan bahwa buah lokal yang terlihat sederhana ini ternyata memiliki komponen bioaktif yang cukup menarik untuk diteliti lebih lanjut.

Potensi Antioksidan yang Menarik Perhatian

Nah, bagian ini yang membuat namnam semakin menarik.

Vitamin C, fenolik, dan flavonoid merupakan kelompok senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan. Antioksidan berperan membantu melindungi sel dari dampak oksidatif akibat radikal bebas.

Sejumlah penelitian terhadap Cynometra cauliflora memang menemukan aktivitas antioksidan pada ekstrak buah maupun bagian tanaman lainnya. Bahkan, kajian ilmiah terbaru mengenai buah-buahan yang kurang dimanfaatkan kembali mencatat potensi antioksidan dan aktivitas biologis dari namnam.

Tapi, ada satu hal penting: penelitian tersebut belum berarti namnam dapat dianggap sebagai obat atau mampu menyembuhkan penyakit tertentu. Sebagian besar bukti masih berasal dari penelitian laboratorium atau ekstrak, sehingga manfaat kesehatan pada manusia masih membutuhkan penelitian klinis lebih lanjut.

Jadi, paling aman menganggap namnam sebagai salah satu pilihan buah lokal yang bisa menjadi bagian dari pola makan beragam dan seimbang, bukan sebagai “buah ajaib”.

Ananditha Nursyifa
Editor