Salah satu langkah konkret yang dilakukan Pemkab Bandung adalah memperkuat pendidikan karakter melalui kebijakan muatan lokal yang menjadi ciri khas daerah. Muatan lokal tersebut meliputi pendidikan Pancasila dan UUD 1945, pendidikan bahasa dan budaya Sunda, serta pendidikan mengaji dan menghafal Al-Qur’an.

Menurut KDS, kebijakan tersebut menjadi pondasi penting dalam membangun generasi muda yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kecintaan terhadap budaya daerah, semangat kebangsaan, dan kekuatan spiritual.

“Kami ingin anak-anak Kabupaten Bandung tumbuh menjadi generasi yang cinta tanah air, memahami nilai-nilai Pancasila, menghormati budaya dan kearifan lokal, serta memiliki akhlak yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri, bukan menjadi sumber perpecahan maupun degradasi moral. Oleh karena itu, peran keluarga, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting dalam mendampingi generasi muda agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Rizki Oktaviani
Editor