“Tidak, kemungkinan besar tidak. Kemungkinan besar tidak karena dia baru saja tiba dan tidak memungkinkan untuk bermain setelah tiga hari,” kata Tolic seusai pertandingan.
Pelatih asal Kroasia tersebut menjelaskan, selain waktu persiapan yang sangat singkat, proses adaptasi terhadap perbedaan zona waktu juga menjadi pertimbangan utama tim pelatih untuk tidak terburu-buru memainkan Peralta.
“Perbedaan waktunya sekitar 12-14 jam, jadi bisa dipastikan dia tidak akan bermain di pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Tolic menambahkan, PERSIB memilih mengutamakan kondisi kebugaran Peralta agar pemain berusia 27 tahun itu dapat menjalani proses adaptasi secara optimal sebelum tampil di pertandingan resmi. Dengan musim yang panjang di depan mata, tim pelatih ingin memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik sebelum diturunkan.
“Dia akan bergabung dalam latihan ketika sudah siap. Jadi kami mempersiapkan mereka untuk musim yang sangat panjang,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan