Meski hingga kini sekolah SD, SMP baik negeri maupun swasta tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Namun tidak memungkinkan apabila suatu sekolah terdapat peningkatan yang signifikan dari penyebaran virus tersebut.
”PJJ sangat dimungkinkan, namun keputusannya berdasarkan hasil evaluasi bersama Dinas Kesehatan untuk menentukan tingkat zona risikonya. Sampai saat ini, pembelajaran tetap dilaksanakan secara tatap muka langsung,” katanya.
Ia mengutarakan, Disdik Bandung juga mengutamakan langkah pencegahan bagi warga sekolah yang telah menunjukkan gejala flu, meskipun gejala yang dialami belum tergolong berat.
”Diutamakan bagi warga sekolah yang sudah menunjukkan gejala flu, meskipun belum berat. Itu sudah menjadi panduan kami,” ucapnya.
Disdik Kota Bandung, lanjutnya, terus memantau perkembangan situasi sejak munculnya informasi mengenai kasus Influenza A di Kota Bandung. Koordinasi juga dilakukan dengan para kepala sekolah untuk memastikan langkah antisipasi dapat diterapkan di lingkungan pendidikan.



Tinggalkan Balasan