Menurutnya, pembangunan jalan menjadi bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sosial, ekonomi, dan keagamaan warga di kawasan tersebut.
Selain pembangunan infrastruktur, KDS menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan program insentif bagi guru ngaji meskipun pemerintah daerah menghadapi tantangan fiskal akibat berkurangnya transfer ke daerah dari pemerintah pusat.
“Insentif guru ngaji tetap berlanjut. Ini komitmen kami karena peran guru ngaji sangat besar dalam membangun karakter generasi muda dan menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Program insentif guru ngaji merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Bandung yang selama ini diberikan kepada ribuan guru ngaji, marbot, dan tokoh keagamaan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam pendidikan keagamaan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, KDS juga mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai sejarah Kampung Mahmud yang dikenal sebagai salah satu kawasan religius tertua di Kabupaten Bandung.




Tinggalkan Balasan