Ia menilai para purnabakti ASN memiliki pengalaman dan kapasitas yang masih sangat dibutuhkan dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, keberadaan PWRI diharapkan mampu menjadi wadah yang produktif sekaligus memperkuat semangat pengabdian para anggotanya meskipun telah memasuki masa pensiun.
KDS berharap PWRI Kabupaten Bandung terus berkembang menjadi organisasi yang aktif, solid, dan memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya maupun masyarakat luas.
“Kami siap mendukung penguatan organisasi PWRI agar semakin maju dan mampu menjadi wadah yang menjaga kebersamaan serta semangat pengabdian para pensiunan ASN,” tegasnya.
Dalam audiensi tersebut, Ketua PWRI Kabupaten Bandung, H.D. Aulia atau Dudung Aulia memaparkan sejumlah program dan hasil evaluasi organisasi.
Di antaranya kerja sama pembuatan kartu anggota dengan Bank BJB yang berfungsi sebagai kartu identitas sekaligus ATM, pembentukan Satuan Tugas Bantuan Hukum, serta pembinaan organisasi PWRI di 31 kecamatan dan sejumlah perangkat daerah.




Tinggalkan Balasan