Coba bikin daftar 3–5 nilai hidup terpenting kamu. Misalnya: kejujuran, kesehatan, kedekatan keluarga, kreativitas.
Lalu, saat perlu mengambil keputusan sulit—misalnya menerima tawaran kerja, mengakhiri hubungan, atau membuat proyek baru—tanyakan: “Apakah langkah ini sejalan dengan nilai-nilai itu?”
Ini memperkuat kategori Acting dalam IDG.
4. Latihan Kehadiran dalam Interaksi Sosial
Dalam IDG, kategori Relating itu sangat penting. Salah satu caranya adalah hadir penuh saat ngobrol atau bekerja dengan orang lain.
Bukan sambil cek HP. Bukan sambil mikir balasan chat.
Dengan hadir di momen “sekarang”, kamu bisa lebih empatik, lebih sabar, dan lebih terkoneksi.
Manfaat Jangka Panjang: Inner Development Goals Bukan Hanya Buat Kamu, Tapi Buat Lingkunganmu
Mengembangkan inner skills lewat Inner Development Goals itu ibarat investasi jangka panjang. Beberapa manfaat nyata yang didukung laporan Inner Development Goals Global 2025 meliputi:
- Kesehatan mental lebih stabil: inner calmness membantu kamu nggak gampang kebawa drama atau stres kecil.
- Hubungan sosial lebih hangat: semakin kamu paham dirimu, semakin mudah kamu memahami orang lain.
- Motivasi lebih kuat dan tahan lama: keputusan berbasis nilai membuat kamu nggak mudah goyah.
- Produktivitas yang lebih sehat: bukan kerja mati-matian, tapi bekerja dengan arah yang jelas.
- Kontribusi sosial yang lebih besar: orang yang mengembangkan kualitas batinnya cenderung lebih peduli pada komunitas dan lingkungan.
Intinya, IDG membuat kamu bertumbuh bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang-orang di sekitarmu.
Mulai dari Satu Langkah Kecil, dan Lihat Bagaimana Hidupmu Berubah!
Kalau kamu selama ini merasa pengembangan diri itu membingungkan atau terlalu “abstrak”, IDG bisa jadi kerangka yang bikin prosesnya lebih jelas dan bisa dicicil.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan