Ketika pilihan selaras dengan nilai inti, keraguan biasanya berkurang.

4. Terima Bahwa Tidak Ada Keputusan Sempurna

Ini mungkin yang paling sulit tapi paling membebaskan.

Setiap pilihan pasti punya plus minus. Bahkan tidak memilih pun sebenarnya adalah sebuah pilihan.

Alih-alih mencari keputusan sempurna, cobalah mencari keputusan yang “cukup baik” dan bisa kamu tanggung konsekuensinya.

Sulit mengambil keputusan bukan berarti kamu lemah atau tidak cerdas. Sering kali itu hanya tanda bahwa kamu peduli dan ingin hasil terbaik. Tapi ingat, hidup terus berjalan meski kita menunggu terlalu lama.

Mulai sekarang, coba latih diri untuk lebih percaya pada intuisi dan nilai hidupmu sendiri. Karena pada akhirnya, bukan keputusan sempurna yang membuat kita berkembang, tapi keberanian untuk memilih dan belajar dari prosesnya.

Nah, kamu termasuk tipe yang cepat memutuskan atau tim overthinking garis keras? Yuk, refleksi bareng dan mulai berani mengambil langkah kecil hari ini!

Ananditha Nursyifa
Editor