Konsumsi makanan tinggi gula berlebihan, makanan ultra-proses, serta pola makan tidak teratur dapat memengaruhi kestabilan energi dan emosi. Sebaliknya, pola makan seimbang cenderung membantu tubuh merasa lebih stabil dan fokus.
Mengenal Gut-Brain Connection
Dalam beberapa tahun terakhir, istilah gut-brain connection menjadi salah satu topik paling menarik dalam dunia kesehatan. Secara sederhana, gut-brain connection adalah hubungan komunikasi antara usus dan otak.
Usus ternyata bukan hanya organ pencernaan biasa. Di dalamnya terdapat jutaan bakteri baik yang disebut microbiome. Bakteri-bakteri ini berperan penting dalam memproduksi zat kimia yang memengaruhi suasana hati, kualitas tidur, hingga kemampuan tubuh mengelola stres.
Ketika kondisi microbiome terganggu, tubuh bisa memberikan respons yang tidak hanya terasa secara fisik, tetapi juga emosional.
Beberapa penelitian terbaru bahkan menunjukkan bahwa ketidakseimbangan bakteri usus dapat berkaitan dengan meningkatnya gejala kecemasan dan depresi.




Tinggalkan Balasan