Dalam pertemuan tersebut juga dipaparkan rencana pengembangan kawasan Pasar Baru dan Pecinan Lama sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi kreatif, kuliner, dan wisata kota.
Ketua HP2B, Iwan Suhermawan, mengatakan, pengembangan Pasar Baru membutuhkan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, pihaknya terus membangun komunikasi dengan berbagai lembaga dan mitra, termasuk perwakilan negara sahabat.
“Pasar Baru memiliki sejarah panjang dan potensi ekonomi yang besar. Jika dikelola dan dipromosikan secara tepat, kawasan tersebut diyakini mampu menjadi magnet wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.” Ujar Iwan.
Ia berharap kunjungan ke Kedubes Malaysia ini dapat menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas. Salah satunya dengan mendorong Pasar Baru masuk dalam jaringan destinasi wisata yang turut dikenal oleh wisatawan asal Malaysia.
Langkah tersebut sejalan dengan cita-cita menjadikan Pasar Baru bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga kawasan wisata yang menawarkan pengalaman perdagangan, sejarah, budaya, dan kuliner khas Kota Bandung.



Tinggalkan Balasan