Menurutnya, medan perjuangan saat ini telah berubah. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata untuk mempertahankan kemerdekaan, maka tantangan generasi saat ini hadir dalam bentuk perkembangan teknologi, persaingan global, pembentukan pola pikir, penguatan mental, hingga diplomasi antarnegara.
“Semangat Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 adalah penanda sejarah, bukan hanya dalam ingatan, tetapi juga harus tercermin dalam sikap dan tindakan kita sehari-hari,” katanya.
Farhan menilai, tantangan yang dihadapi masyarakat dapat berasal dari luar maupun dari dalam diri sendiri. Salah satu persoalan yang harus mendapat perhatian bersama adalah kebersihan lingkungan.
Ajak Santri Olah Sampah
Ia mengajak seluruh pesantren di Kota Bandung untuk mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan, salah satunya melalui pemilahan dan pengolahan sampah di lingkungan pesantren.
“Saya ingin mengajak seluruh jajaran santri, para kiai, para ulama, dan seluruh lembaga-lembaga pesantren agar bergandengan tangan bersama-sama kita semua mengatasi kebersihan lingkungan dengan secara aktif di setiap pesantren melakukan pemilahan sampah dan pengolahan sampah,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan