3. Jaga Jarak Aman dan Jangan Memaksakan Menyalip
Ketika melewati tanjakan, berikan jarak aman dengan kendaraan di depan. Hal ini menjadi semakin penting apabila pengendara berada di belakang kendaraan besar seperti truk atau bus yang berpotensi mengalami penurunan kecepatan secara tiba-tiba.

Hindari pula memaksakan diri untuk menyalip apabila kondisi jalan, jarak pandang, maupun ruang yang tersedia tidak memungkinkan. Pastikan setiap manuver dilakukan setelah situasi benar-benar aman dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

4. Pertahankan Posisi Tubuh dan Kendali Sepeda Motor
Saat melewati tanjakan, pertahankan posisi tubuh yang nyaman dan seimbang. Sesuaikan posisi tubuh dengan kondisi jalan agar pengendara dapat menjaga kestabilan serta mengendalikan arah sepeda motor dengan baik.

Pastikan pandangan tetap fokus ke arah jalur yang akan dilalui dan hindari gerakan setang maupun tubuh secara tiba-tiba. Pengendara juga perlu tetap tenang ketika menghadapi perubahan kemiringan maupun kondisi lalu lintas di tengah tanjakan.

Rizki Oktaviani
Editor