Setelah suaminya meninggal dunia, Ristiana harus berjuang seorang diri membesarkan dan mendidik ketiga anaknya hingga dewasa. Seluruh hidupnya dihabiskan untuk memastikan mereka memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Namun, ketika anak-anaknya telah sibuk dengan kehidupan masing-masing, Ristiana justru mengalami pengabaian pada masa tuanya dan harus menjalani hari-harinya di panti jompo.
Salah satu sorotan dalam film ini adalah penampilan Dwi Sasono yang memerankan sosok ayah dengan karakter keras dan emosional.
Berbeda dari peran-peran sebelumnya yang identik dengan figur hangat, kali ini Dwi tampil sebagai kepala keluarga yang sering meluapkan tekanan kepada istri dan anak-anaknya.
Meski demikian, Dwi menilai karakter yang diperankannya tetap memiliki niat baik karena ingin anak-anaknya memiliki masa depan yang lebih baik.
Film jangan buang ibu ini mengisahkan hubungan seorang ibu dengan anak-anaknya serta persoalan tanggung jawab keluarga terhadap orang tua di usia lanjut.




Tinggalkan Balasan