Sementara itu menanggapi permintaan DPRD kegiatan ini dimasukan ke anggaran dinas setiap tahun, kata Erwin memungkinkan (bisa diagendakan rutin tiap tahun melalui Dinas Kebudayaan maupun Dispora.
“Nanti mungkin ada pembicaraan dari Dewan, diusulkan kepada kami, supaya bisa dimasukkan di anggaran 2027 mungkin seperti itu bisa saja, karena ini adalah bentuk menampilkan budaya, kreasi,” ujarnya.
Erwin berharap acara ini bisa ditiru sama wilayah di Kota Bandung sebagai bentuk gotong royong dan bentuk kolaborasi yang diciptakan.
“Juga memberikan kebahagiaan bgi warga kota Bandung khususnya disini karena dengan ini otomatis hibjudin terjaga, hibjun nafs terjaga, hibjul akal terjaga, hibjun nasir terjaga, hibjumah terjaga semua. Ini manfaatnya luar biasa sekali dan dirasakan akan menjadi efek yang sangat besar, semua saling kenal, bersilahturahmi, sehingga bisa menjaga keamanan, bisa menjaga agama, menjaga bisnis, dan lainnya,” harapnya.



Tinggalkan Balasan