Kritik Etika: Kebenaran yang Dibeli dengan Harga Terlalu Mahal?

Di sinilah warisan Harlow menjadi sangat kompleks dan tidak bisa dibahas tanpa jujur. Eksperimen Harlow melibatkan tekanan psikologis dan emosional yang signifikan bagi bayi monyet — isolasi, perampasan maternal, dan kondisi yang menyebabkan dampak negatif jangka panjang.

Beberapa bayi monyet yang tumbuh dalam isolasi total menunjukkan perilaku yang sangat terganggu: mengayunkan diri berulang-ulang, menyakiti diri sendiri, dan tidak mampu bersosialisasi secara normal seumur hidup mereka.

Metode yang Harlow gunakan sering kali kejam dan akan dianggap sangat tidak etis berdasarkan standar modern. Psikolog Stephen Suomi, yang pernah menjadi murid Harlow sendiri, mengakui dualitas ini: “Penelitian Harlow, meski kontroversial, sangat penting dalam menunjukkan betapa dalamnya ikatan emosional, yang membentuk psikologi perkembangan modern.”

Sebagai dampak langsung dari kontroversi ini, dunia psikologi dan sains secara umum menetapkan panduan etika penelitian yang jauh lebih ketat untuk hewan, termasuk Review Board yang wajib menilai apakah penderitaan yang ditimbulkan sebanding dengan manfaat ilmiah yang diperoleh. Penderitaan monyet-monyet Harlow, dengan cara yang menyakitkan, mendorong perlindungan yang lebih baik bagi subjek penelitian di masa depan.

Ananditha Nursyifa
Editor