Bagi sebagian orang, buku fisik bahkan dianggap punya nilai sentimental tersendiri. Tidak sedikit pembaca yang merasa lebih fokus saat membaca buku cetak karena minim distraksi.

Saat membaca lewat smartphone, notifikasi media sosial atau pesan masuk sering kali membuat konsentrasi mudah terpecah. Sementara ketika membaca buku fisik, pengalaman membaca terasa lebih tenang dan mendalam.

E-Book Tumbuh Pesat karena Gaya Hidup Modern

Di sisi lain, perkembangan e-book juga tidak bisa dianggap kecil. Perubahan gaya hidup modern membuat masyarakat semakin mengutamakan kepraktisan dan mobilitas.

Hal inilah yang membuat buku digital tumbuh sangat cepat, terutama di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pekerja muda.

Penelitian mahasiswa Universitas Negeri Medan tahun 2025 menunjukkan bahwa smartphone menjadi media baca utama bagi sekitar 81 persen responden.

Alasannya sederhana: lebih fleksibel. Dengan e-book, seseorang bisa membaca kapan saja tanpa harus membawa buku tebal. Bahkan dalam perjalanan singkat sekalipun, akses terhadap bacaan menjadi jauh lebih mudah.

Ananditha Nursyifa
Editor