“Isu ketersediaan lowongan pekerjaan di pusat-pusat industri yang berdampingan dengan pemukiman kembali mendominasi aspirasi warga,” ungkap Arif.
Ia mengatakan, kebutuhan masyarakat terhadap pekerjaan merupakan persoalan klasik yang hampir selalu muncul dalam setiap kegiatan serap aspirasi.
“Mencari kerja menjadi pertanyaan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Ini menjadi atensi yang paling rutin terjadi,” Arif menambahkan.
Meski demikian, Arif mencatat adanya perkembangan positif dalam penyerapan tenaga kerja lokal di wilayah Bekasi Utara.
Sejumlah perusahaan baru dinilai mulai menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan membuka peluang kerja bagi warga setempat.
Ia mencontohkan gudang FamilyMart yang baru beroperasi dan telah menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Selain itu, PT PAS serta beberapa perusahaan lainnya juga disebut telah merekrut banyak tenaga kerja lokal.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan