Kurangi Sebar Video Hoak, Ledia Ajak Pelajar Pelatihan

BANDUNG, Prolitenews – Agar tak menyebarkan berita atau video hoak, 100 pelajar dan lulusan SMA sederajat Kota Bandung dan Kota Cimahi mendapat pelatihan editing video.

Pelatihan diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerjasama dengan Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa.

Pelatihan bertajuk “Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi Untuk Masyarakat” merupakan kedua kalinya. Setelah sebelumnya  peserta menerima pelatihan terkait Artificial Intelligence (AI).

“Ini kerjasama dengan BRIN untuk konteks-nya saat ini editing video. Kenapa editing video, karena  anak-anak muda saat ini senang  membuat video konten yang sekarang sedang hype, sedang banyak yang disukai,” jelas Ledia disela pelatihan di ASM Aryanti, Jl Pasirkaliki 127-131, Kota Bandung, Jumat (28/8/2025).

Disini peserta diberikan bagaimana cara mengedit video dengan baik meskipun waktunya pendek.

“Jadi nanti sebenarnya triger supaya nanti mereka juga panduan pokok utamanya udah paham kemudian nantinya mengerti mana yang boleh mana yang tidak boleh. Secara teknis itu yang dilatih dan peserta adalah anak-anak kelas 10, 11, 12 atau baru lulus,” ujar anggota MPR RI ini.

Kata Ledia, anak-anak muda tersebut harus didorong karena secara umum mereka native (alami) menerima digital tapi banyak yang tidak punya kesempatan untuk kursus editing video.

“Jadi kita mendorong supaya mereka juga memahami AI sebagai bagian untuk pembelajaran, mereka juga paham editing video supaya literasi digitalnya juga kuat. Kalau mereka tahu, bisa melihat video ini bagian edit dan bukan konten aslinya. Mereka jadi lebih faham bahwa mungkin atau kemudian bisa jadi hoak dan lain sebagainya, yang paling penting didorong untuk posting positif dengan kualitas yang baik,” paparnya.

Masih kata Ledia, pelatihan ini bukan untuk membatasi konten yang ingin ditampilkan. Akan tetapi ada banyak konten kebaikan atau positif  yang belum bisa disampaikan.

“Bukan berarti ini gak boleh, itu gak boleh bukan. Tapi justeru ini ada hal positif yang belum terangkat. Karena kecenderungan kita lebih senang yang konflik, yang rame, berantem. Nah disini jadi tahu gimana caranya supaya kita bisa membuat konten-konten yang positif tapi menarik dan memberikan pengetahuan,” ungkapnya lagi.

Para peserta sendiri kata Ledia merupakan penerima bantuan PIP (Program Indonesia Pinter), secara umum tidak bisa ikut kursus sehingga difasilitasi pelatihan tersebut.

“Sebelumya libur produktif bareng bu Ledia, karena waktu itu dikerjakannya saat libur sekolah ternyata gak cukup. Jadi buat lagi kita tambahkan lagi,” tukasnya.

Pelatihan ini kedepannya diharapkan dapat membentuk komunitas besar digital marketing, dimana bisa mengarahkan kepada keterampilan mereka untuk usaha.

“Siapa tahu pengembangan itu mereka bisa punya keterampilan usaha kedepannya. Siapa yang nanti berhasil tentu harus didampingi, gak bisa langsung tapi setidaknya mereka kalau misalkan ada warung ingin promo. Mereka bisa bikin video-nya sudah bisa gimana cara mendeteksinya, kira-kira ini bagusnya gimana begitu,” tutupnya.

Sementara itu Humas BRIN Remon Jomin menyampaikan harapannya pelatihan ini bisa menjadi profesi hingga tambahan income bagi peserta.

“Sebelum bikin video itu ada pra produksi, produksi, post (pascal produksi), terakhir distribusi. Jadi harus ada ide, naskah lokasi, jadwal, anggaran. Tapi kalau untuk sosmed sendiri itu bisa diabaikan, saya sendiri di YouTube BRIN sedang membuat film dokumenter tema riset,” terangnya.




Massa Demo Bakar Rumah Dekat DPRD Jabar

BANDUNG, Prolitenews – Aksi demo ribuan ojol (ojek online) dan mahasiswa di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat berlangsung ricuh, bahkan sebuah rumah dan kendaraan di dekat kantor DPRD Provinsi Jawa Barat terbakar.

Massa yang berkumpul selesai shalat Jum’at itu terlihat sempat saling dorong baik dengan pendemo sendiri ataupun aparat keamanan bahkan massa sempat mengejar aparat kepolisian yang diduga melarikan ke rumah aset MPR RI.

Aksi tersebut dipicu akibat peristiwa meninggalnya pengemudi yang ojol terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta saat terjadinya pembubaran massa unjuk rasa, Kamis (28/8/2025).

Aksi solidaritas itu dilakukan di beberapa daerah termasuk di Kota Bandung.

Pantauan dilapangan hingga magrib massa masih berkerumun dan melempar berbagai benda ke gedung DPRD Provinsi Jawa Barat ataupun rumah tersebut.

Pembakaran bukan hanya di rumah tersebut namun juga tepat di gerbang depan DPRD Provinsi Jawa Barat.

 

 

 

 

 




EO Pesta Sabun Tak Boleh Kerjasama di Kota Bandung

BANDUNG, Prolitenews – Klub malam Brotherhood yang lokasinya dijadikan ajang pesta sabun masih dalam penyelidikan Satpol-PP dan hasilnya pihak klub berjanji tidak akan mengulangi serta memblacklist event organizer (EO) penyelenggara pesta sabun tersebut agar tidak kerjasama lagi di kota Bandung.

“Kalau klub nya membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi dan tidak akan  kerjasama atau blacklist EO tersebut dan minta maaf. Untuk EO nya sedang diselesaikan pihak klub dan mungkin bukan warga kota Bandung,” tegasnya.

Selain klub Brotherhood sebelumnya pihaknya pun sudah banyak melakukan penyegelan seperti di depan gedung Pakuan sempat disegel dan beberapa klub lainnya.

Klub-klub itu sempat disegel karena melanggar atau membuka aktivitas diwaktu hari-hari besar Islam.

“Nanti saat maulid akan keliling juga dan kalau ada hal menganggu ketentraman lapor ke saya,” tegasnya.

Erwin memastikan kasus tersebut menjadi peringatan keras bagi seluruh pengelola hiburan di Kota Bandung dan menjadi evaluasi bersama agar tidak terulang di kemudian hari.

Pemkot Bandung terus memperluas pengawasan terhadap tempat hiburan malam. Sebelumnya fokus penindakan lebih banyak menyasar praktik prostitusi di apartemen, hotel, dan kos-kosan. Namun, setelah kasus pesta sabun ini, klub malam dan diskotek juga akan diawasi secara intensif.

“Satpol PP sudah saya perintahkan untuk rutin keliling, memeriksa, dan menindak bila ada pelanggaran,” ucap Erwin.

Tak hanya mengandalkan aparat, Pemkot Bandung juga mengajak masyarakat berperan aktif.

Erwin mengungkapkan, kanal pengaduan sudah terbuka luas, mulai dari Bandung Siaga 112, akun resmi Satpol PP, hingga media sosial. Bahkan ia menyebut warga bisa melaporkan langsung kepadanya.

Erwin mencontohkan, beberapa kasus sebelumnya, termasuk praktik prostitusi apartemen dan penutupan diskotek, berhasil diungkap berkat laporan masyarakat. Sementara pesta sabun ini pertama kali diketahui dari unggahan viral di media sosial.

“Artinya partisipasi warga sangat vital, tanpa itu kami bisa kecolongan,” tambahnya.

Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi pengelola hiburan untuk lebih berhati-hati dan mematuhi aturan. Pemkot Bandung tidak ingin citra kota rusak karena ulah segelintir pihak.

“Mari kita jaga bersama Bandung tetap aman, tertib, dan sesuai visi kota unggul, terbuka, amanah, maju, sekaligus agamis,” ungkapnya.




Siaga Bencana, Pemkot Bandung Simulasi di Sekolah

BANDUNG, Prolitenews – Tingkatkan kapasitas masyarakat apabila terjadi bencana BPBD Kota Bandung kembali melakukan sosialisasi,  edukasi, dan simulasi tanggap bencana ke siswa siswi SMPN 1 Kota Bandung.

Menurut Wakil Wali Kota Bandung Erwin hal ini harus dilakukan guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kesiapan menghadapi bencana terutama saat ini dikabarkan bencana gempa sesar Lembang.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan  simulasi ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah, karena saat ini terjadi bencana sudah masuk siklusnya.

“Jadi kita sudah masuk di siklus ulang tahun bencana. Nah tentunya untuk menjaga hal ini, kita jaga-jaga, kita terus mengadakan edukasi, simulasi oleh BPBD, di SMPN 1, Jl. Kesatriaan, Kota Bandung,” kata Erwin usai membuka simulasi, Kamis (28/8/2025).

Lanjutnya tujuan acara ini agar masyarakat ataupun pelajar tidak panik dan bisa menghadapi apapun saat ada bencana.

“Tapi kita berdoa semua jangan sampai ada bencana ini. Kita berdoa berdoa. Dengan data ini kita simulasi edukasi masyarakat, anak-anak. Kota tahu Sesar Lembang ini terbentang dari Gunung Manglayang, 29 km sampai ke Padalarang Barat. Nah ini kan jalur kita ini, Bandung ini sejarah cekungan, di daerah sesar lembang. Tentunya kami terus mengedukasi masyarakat, simulasi supaya di saat amit-amit ada bencana ini, mereka sudah tangguh, sudah kuat menghadapi bencana itu,” ucapnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi menyebut, simulasi serupa telah dilakukan di sejumlah sekolah swasta seperti BPK Penabur dan Bandung Islamic School. Kegiatan di SMP Negeri 1 Bandung menjadi yang pertama untuk sekolah negeri.

“Simulasi dilakukan hampir setiap hari. Namun karena keterbatasan tim, satu hari kami hanya bisa mengelola dua lokasi. Dalam seminggu, kami bisa menjangkau sekitar sepuluh titik. Ke depan, kami berharap semakin banyak sekolah atau komunitas yang bisa menyelenggarakan secara mandiri,” kata Didi Ruswandi.

Selain simulasi langsung, pihaknya juga mengembangkan materi edukasi berbasis video. Video tersebut menampilkan prosedur evakuasi mandiri seperti drop, cover, hold dan jalur evakuasi serta cara penyelamatan diri.

“Materi ini diharapkan bisa memperluas jangkauan edukasi, terutama ke sekolah atau komunitas yang belum bisa dijangkau langsung oleh tim BPBD Kota Bandung,” ucapnya.

Ketua Pewarta Balai Kota Bandung (PBB), Putra Prima Perdana menegaskan, kegiatan bertujuan menyiapkan masyarakat agar mampu menghadapi bencana secara mandiri dan tidak panik saat kejadian terjadi.

“Kegiatan ini bukan untuk membuat panik, melainkan untuk menyiapkan warga sedini mungkin. Tidak hanya di sekolah, tapi seluruh sektor di Kota Bandung harus memahami bagaimana upaya penyelamatan diri saat terjadi gempa,” kata Putra Prima Perdana.




Erwin: Gugatan YMT, Kita Siap Hadapi

Wisata Bandung Zoo jadi pilihan untuk mengisi libur sekolah (detik).

BANDUNG, Prolitenews – Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) menggugat Wali Kota Bandung terkait hak guna pakai lahan Kebun Binatang Bandung.

Menanggapi itu, Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengatakan pihak ya sudah berkoordinasi demgan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ada masukan agar Pemkot Bandung tetal menagih sewa lahan Bandung Zoo.

“Ya, barusan saya dengan KPK. Pertama, mungkin itu kan internal mereka. Saya dengan KPK, ada masukan, barusan Pemkot tetap menagih sewa, kan itu udah jelas punya Pemkot, bahwasanya kita untuk menanyakan hasil dari kontrak yang dipakai selama sekian tahun pada yang penyewa itu,” ucapnya.

Terkait gugatan sendiri kata Erwin itu hak semua orang.

“Ya, semua orang berhak, ya. Siapapun warga negara Indonesia berhak. Tentunya kita akan, kita ada bagian hukum yang nanti akan menanggapi. Kalaupun itu masuk pengadilan betul, ya, kita akan layani,” ucapnya.

Pemkot Bandung sendiri lanjut Erwin sudah diserahkan ke bagian hukum yang akan mengurusnya.




Erwin Minta Club BB Tak Ada Lagi Pesta Sabun

BANDUNG, Prolitenews – Viral club malam adakan pesta sabun, membuat Pemkot Bandung datangi club Brotherhood Bunker di daerah Ciumbuleuit, Selasa malam (26/8/2025).

Wakil Wali Kota Bandung Erwin membenarkan pihaknya telah mendatangi club tersebut.

“Jadi pertama kita periksa Brotherhood bungker itu. Ijin klubnya ada. Ijin restorannya ada. Ijin klubnya ada. Ijin musiknya ada. Kami juga memeriksa minuman-minuman yang dijual di sana. Kita cek, ada bea cukai. Kalau nggak kita akan disita kemarin. Cuma kami nggak bisa nyita karena emang mereka ada ijin semua,” ujarnya.

Penemuan di lokasi lanjutnya, ternyata acara pesta sabun itu yang mengadakan Event Organizer (EO) bukan langsung dari club.

“Mereka kontrak dengan EO. Nah kemudian, setelah diperiksa sama Satpol PP, keputusannya di Satrol PP, karena urusan hukum semua diserahkan. Kecuali ada minuman, melanggar secara nyata. Dan itu sudah lama juga,” tegasnya lagi.

Masih kata Erwin ke depan tidak akan lagi seperti itu.

“Jadi saya putuskan pihak manajemen membuat surat penyataan tidak akan lagi mengulangi seperti itu walaupun dengan EO. Intinya bahwa bagi kami bukan masalah hukuman. Ini adalah menegakkan, tadi saya bilang integritas lah seperti itu. Karena saya tidak mau dengan citra Bandung utama, agamis itu tercoreng oleh hal-hal yang negatif,” tutupnya.

 




Bandung Great Sale Berikan Diskon Gila – Gilaan

BANDUNG, Prolitenews – Kegiatan rutin tahunan Pemkot Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) yakni Bandung Great Sale tahun ini menargetkan meraih omzet Rp 100 miliar lebih.

Menurut Kadisdagin Ronny Ahmad Nurudin selain kegiatan lebih lama dari 28 Agustus – 7 September juga target akan tercapai karena rangakaian bulan belanja tersebut banyak.

“Kita harapkan sampai 100 miliar lebih perputarannya, kemarin tiga hari bisa. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan perekonomian di kota Bandung dan kemasananya lebih banyak ada empat, dari pasar kreatif lumayan apalagi dengan event great sale,” ungkap Ronny usai Bandung Menjawab.

Ronny pun menyampaikan kegiatan ini menargetkan dari luar Kota Bandung. Karena pihaknya mengajak warga luar Kota Bandung untuk menikmati kemudahan transportasi ke Kota Bandung kemudian memberikan juga kenyamannya. Kami di support oleh sponsor dari ojek online, KAI, bis Bandros, termasuk TMB.

“Jadi datang ke kota Bandung menginap dapat diskon, belanja, makan dapat diskon juga. Alhamdulillah kita koordinasi dengan banyak pihak dan ada 14 ritel gabung di event ini,” tegasnya.




Pemkot Bandung Siapkan Enam Titik Relokasi Bencana

BANDUNG, Prolitenews – Pemkot Bandung sudah menyiapkan enam titik relokasi apabila terjadi bencana. Keenam titik tersebut yakni GBLA, Gor Arcamanik, Gasibu, Tegallega, Sabuga, taman dan fasilitas umum lainnya.

Disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Erwin kajian ataupun usulan merelokasi pemukiman warga sudah tercantum di Perwal tahun 2022.

“Ada beberapa lokasi, sudah ada penempatan, itu udah di Perwal. Kalau titik rawannya semua rawan lah. Ini kan kita di bawah Sesar Lembang semua. Begitupun untuk pemukiman padat yang perlu kita perhatikan,” ungkapnya.

“Karena secara struktur bangunan mereka masih kurang kuat kadang-kadang kan tidak sesuai IMB, makanya saya bilang ke Dinas Cipta Karya disaat ada orang membangun rumah itu PBG-nya, syarat bisa masuk disaat ada bencana harus kuat jadi minimal mereka sudah punya prediksi rumah sudah kuat tapi kan gak bisa dipredikasi. Dan kita tahu sendiri banyak bangunan yang emang tidak layak dan harus diberi bantuan,” paparnya.

Masih kata Erwin dari sisi konstruksinya untuk bangunan-bangunan fasilitas publik harus sesuai PBG.

“Nah tentunya kalau mengikuti dari ketentuan KDB, ya keoperasian dasar bangunan, dari itu ya mungkin akan aman menurut saya.

Untuk bangunan yang baru-baru kata Erwin diyakini sudah tahan gempa.

“Kalau yang baru-baru udah pasti aman, cuma yang sebelum-sebelumnya saya belum pastikan aman. Begitu juga Sekolah yang dulu mah belum. Nah ini sekolah baru di Cibiru. Bisa lihat strukturnya kan, tiang-tiangnya udah kuat kayak seperti itu. Kalau balai kota kan heritage,” ucapnya.




Kota Bandung Lakukan Upaya Minimalisir Kerusakan Bencana

Rajia Tempat Prostitusi

BANDUNG, Prolitenews – Wakil Wali Kota Bandung Erwin menanggapi pelaksanaan Geo track  Sesar Lembang beberapa waktu lalu diikuti para Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seluruh daerah Jawa Barat berguna untuk melakukan minimalisir kerusakan berat apabila terjadi bencana.

“Ya intinya begini, posisinya udah jelas bahwa kota Bandung ini adalah daerah Sesar Lembang. Kita tidak berharap tidak ada kejadian sih,” ujar Erwin.

Disampaikannya BPPD punya usulan agar nanti di tiap RW ada penanggung jawab yaitu Ketua RW, di Kelurahan oleh Lurah dan di Kecamatan oleh camat.

“Nanti kami akan latih RW, Lurah, Camat ini terkait penanggung jawaban nah, kebetulan kalau edukasi itu kan sudah dilaksanakan ya baik di tingkat SD, SMP, SMA, berapa usaha masuk kemarin untuk di tingkat masyarakat bagaimana di saat mereka terkena bencana ini bisa langsung ditangani,” paparnya.

Lanjutnya, seperti contoh saat simulasi di Balai Kota semua sudah terintegrasi ke tiap sekolah sampai ke tingkat kantor.

” Nah, polanya seperti apa? Kalau yang di wilayah yang secara bangunannya tidak terintegrasi. Mumpuni itu mungkin ada bantuan terkait nanti kayak meja gitu kan. Nanti ada pemetaan satu rumah itu ada lima orang sepertinya. Nah nanti ada satu sembunyi di bawah meja, satu di bawah apa gitu. Jadi kita lagi seperti itu. Itu sebagai bentuk mereka supaya tidak panik gitu kan,” tegasnya.

Masih kata Erwin,  geo track itu melibatkan praktisi dari ITB, di mana mereka memang sudah ahlinya di bidangnya agar tidak sampai salah.

“Termasuk sekarang penempatan-penempatan orang. Makanya ini ide pak Kalak atau jadi harus dilatih dulu. Jadi masyarakat tidak kemana sih minta bantuan itu. Malah saya menyarankan di rumah itu ditempel stiker cara mengatasi disaat ada bencana. Jadi tahu tahapan-tahapan apa itu masyarakatnya seperti itu. Apakah untuk pendeteksi dininya kebencanaan terutama menghadapi sesar Lembang,” ucapnya.

“Kalau tidak salah kejadian ini sudah 400 sekian tahun. Nah ini kan sudah lama nih.

Secara sariatnya, ini harus hati-hati. Karena tahun 1400 sekian kan terjadi sesar lembang, bencana gempa ini kan. Kita harus hati-hati, karena dulu juga sekitar tahun segituan kan, makanya perlu, tapi potensi detektif itu memang sudah ada kan dari BPD juga alatnya,” paparnya.

Terkait alat sendiri kata Erwin BPBD Kota Bandung sudah punya dan canggih. Layanan sudah canggih termasuk juga mungkin dari pusat juga sudah ada, terlebih di perubahan sudah dianggarkan untuk BPD ini termasuk di murni tahun 2026.

“Sekitar 120-an kalau nggak salah ya, ini untuk tahun 2026 ya, kalau untuk tahun sekarang saya lupa berapa. Itu untuk alat perlu kan, alat-alat pendeteksi, dan lainnya,” tegasnya




PAW, Fraksi PDI-P Dua Anggota Dewan Baru

PAW

PAW, Nina Fitriyana dan Sendi Lukman Nurhakim Gantikan Ahmad Nugraha dan Riantono

BANDUNG, Prolite – Anggota Dewan baru mengikuti pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) DPRD Kota Bandung mengantikan anggota dewan lama. Kedua anggota baru tersebut dari fraksi PDI-P Nina Fitriyana dan Sendi Lukman Nurhakim menggantikan Ahmad Nugraha dan Riantono tersandung kasus korupsi.

Nina sendiri mengaku sebagai anggota baru berharap isu pengolahan sampah dengan insenarator terwujud dengan catatan benar-benar aman untuk lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Kebetulan itu Kelurahan saya Taman Sari, Kecamatan Bandung Wetan. Insenarator ini belum coba tapi katanya zero asap. Kan yang jadi kendala asap dan apa lingkungan rumah deret masyarakat setuju atau tidak,” ucap Nina.

“Nanti akan seperti apa, bagi masyarakat disitu. Apa kebanyakan lebih banyak mudharat atau justru tidak ada. Malah insenarator ini tidak asap tapi ke air, tapi juga katanya ambang udara aman saja,” paparnya.

Lain lagi Sendi merupakan warga Kecamatan Kiaracondong menyampaikan bahwa aspirasi di wilayahnya adalah kurangnya sarana pendidikan. Disana tidak ada zonasi sehingga banyak anak tidak masuk sekolah negeri.

Sementara itu Ketua DPD PKS Kota Bandung Ahmad Rahmat menyampaikan PAW Yudi Cahyadi sebenarnya sudah ada tinggal menunggu surat keputusan.

“Proses tinggal tunggu keputusan dari gubernur. Tadinya kita berharap bareng tapi tidak terkejar jadi mudah-mudahan bisa diawal September,” ucapnya.

Terkait status hukum Yudi kata Ahmad sudah ingkrah dan keputusan pun sudah sesuai ketentuan.

“Ya kalau menempati posisi seharusnya sesuai yang digantikannya. Karena beliau dulu wakil ketua komisi 2 jadi nanti pak deni pun menempati posisi tersebut,” tegasnya.