Erwin: Alihfungsi PKBM Oleh PT KAI Masih Dikoordinasikan

BANDUNG, Prolitenews – Rencana pengalihan fungsi tempat Pusat Kegiaran Belajar Mengajar (PKBM) di jalan Stasion Selatan , Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, oleh PT KAI, belum final.

Menurut Wakil Wali Kota Bandung Erwin setelah bertemu dengan pemilik PKBM Minggu (7/9/2025) lalu, pihaknya telah menginstruksikan Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) agar berkoordinasi dengan PT KAI.

“Kita Coba koordinasi suruh BKAD cari tempat juga. Karena disana itu kan sudah bisa ada paket a, b, c, jadi sayang kalau sampai tidak ada lagi. Apalagi janji kita jangan sampai anak kota Bandung tidak sekolah dan disana kan bahkan sampai ada kemauan kuliah sehingga taraf hidupnya meningkat,” jelas Erwin di balai kota.

Sepengetahuan Erwin lokasi PKBM tersebut akan dijadikan jalan tetapi belum pasti.

“Katanya buat jalan tapi belum bisa jawab pasti, hari ini camat ada pertemuan dan akan konfirmasi ke saya. Dengan PT KAI sendiri dan kita sudah koordinasi dan sekarang PKBM tersebut masih ada,” tegasnya.

Masih kata dia, jika PT KAI tetap akan mengalihfungsikan lokasi PKBM itu Pemkot Bandung sendiri siap tidak siap akan mencarikan solusi atau lokasi baru.

“Ya saya sampaikan ke pak Awal BKAD agar carikan lokasi. Itu kan manfaatnya besar, ibadahnya besar, benar-benar pengabdian menolong warga tidak mampu, sudah keluar tenaga, biaya sendiri masa kita tidak bantu. Nanti cari di daerah sekitar, tapi PT KAI sendiri sudah menawarkan ada gudang tapi kecil bisa dipakai, nanti dilihat terpakai tidak untuk PKBM,”tutupnya.




Rohman: Satwa Bandung Zoo Sehat, Tidak Tahu Bulan Depan

BANDUNG, Prolitenews – Kurator satwa Bandung Zoo Rohman Suryaman mengatakan kondisi 710 ekor satwa yang ada di Bandung Zoo dalam keadaan sehat. Malah kata dia hewan terdiri dari mamalia, amfibi, dan reptil sejak ditutup dari tanggal 6 Agustus 2025 kondisinya baik-baik saja.

“Kita masih pelihara dengan baik terus juga terkait dengan perbaikan perkandangan tetap kita lakukan. Ada beberapa proses baik itu perbaikan kandang dan sudah selesai diantaranya perbaikkan tempat minum gajah, valet penyimpan rumput juga untuk sarana angkringan bergelantung, terus kita perbaiki dengan baik dan terus berjalan sesuai dengan SOP,” ucapnya.

Menurut Rohman untuk kegiatan-kegiatan harian pun tetap dilakukan mulai sarana kebersihan kandang, sanitasi bahkan terus dilakukan juga pemberian vitamin, perawatan terhadap anak, hingga pemeriksaan oleh dokter hewan.

“Terus dilakukan pemberian pakan ada yang carnivor sehari satu kali dan herbivora 3 kali sehari,” paparnya.

Rohman pun menyampaikan ada beberapa satwa melahirkan seperti 11 ekor orang utan, meerkat atau surikata, binturong, dan harimau benggala.

“Untuk Tama (orang utan) sekarang sudah umur 8 bulan, sudah bisa bergelantung dan diajarkan dan dijemur bahkan sekarang sudah bisa makan beberapa buah buahan dan tetap diberi susu,” pungkasnya.

Masih kata Rohman dalam seminggu beban pakan sekitar Rp 400 juta. Karenanya pihaknya menjadi khawatir tidak bisa diberikan kedepannya.

“Untuk pakan tidak ada puasa buat satwa, itu jadi khawatiran. Selama ini operasional bergantung pada tiket masuk, kami tidak tahu kepengurusan sekarang bagaimana. Hanya kami punya batas ambang untuk bisa beroperasi terus,” tandasnya.

Masih kata Rohman ada beberapa satwa sakit terutama yang baru datang kondisi kurang baik namun sudah berada di karantina. Sedang secara keseluruhan satwa disana saat ini baik dan yang sakit terus dipantau.

“Untuk yang dikarantina secara fisik tidak layak di koleksikan,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Serikat Pekerja Bandung Zoo, Yayaa Suhaya mengatakan kendati tidak ada karyawan yang dirumahkan namun kerjaan mereka menjadi tidak full terutama yang biasa bertugas di loket masuk atau tiketing dan marketing.

“Itu kan tidak berjalan tapi kita berdayakan mereka untuk membantu perawatan satwa sehingga tetap mengelola Bandung Zoo. Jadi tidak ada yang dirumahkan semua tetap berjalan membantu perawatan,” jelasnya seraya mengatakan jumlah karyawan saat ini ada 142 orang.

Untuk pengajian sendiri kata Yaya saat ini masih tetap walaupun pihaknya khawatir kedepan tidak bisa dibayar karena kondisi saat ini Bandung Zoo ditutup operasionalnya.

“Opersional Bandung Zoo bergantung tiketing, kami khawatir kesejahteraan bagi karyawan 142 orang sampai sekarang masih normal. Kalau bulan depan tidak tahu,” tegasnya.

 




Kerusakan Fasum Pasca Demo Belum Bisa Diperbaiki

BANDUNG, Prolitenews – Kerusakan fasilitas umum bernilai miliaran rupiah akibat kebakaran dalam aksi demo beberapa waktu lalu masih belum bisa diperbaiki.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi membenarkan lah itu. Menurutnya perbaikan bisa dilakukan mana kala situasi kondisi dirasa sudah aman.

“Ya nanti kita perbaikan, terutama di halte Geologi dan halte RRI. Tapi tunggu situasi dan kondisi aman baru kita tindak lanjuti,” ucap Rasdian.

Selain perbaikan di halte kata dia, termasuk sarana prasarana lain pun turut diperbaiki semisal lampu-lampu penergan jalan umum (PJU) baik yang klasik maupun yang biasa.

“Rambu-rambu yang jatuh dan rusak kita perbaiki juga. Semua sudah disiapkan di kantor dishub, tinggal tunggu dan koordinasi dengan instansi terkait,” jelasnya.

Menurut Rasdian kerusakkan dihitung materil cukup besar terlebih di tiga persimpangan mengalami kerusakan total 100%. Ketiga simpang itu yakni simpang Sulanjana, Simpang Cikapayang – Dago, dan simpang Cilamaya.

“Hitung materil kerusakan lebih dari Rp 1 M, ya itu yang rusak cctv, perlengkapan komunikasi data, dan kontroler nya. Disana nyambung satu rangkaian perangkat kemana mana,” tandasnya.

Dengan adanya kebakaran itu khusus yang sebelah utara Sulanjana, Cikapayang – Dago sampai Pasteur, kini ATCS tidak bisa memonitornya.

“Itu menyambung ke acts kita, tapi karena kameranya rusak jadi acts tidak bisa memonitor. Untuk perbaikan kira-kira kita butuh 3 minggu karena 1 simpang kurang lebih 1 minggu pengerjaan,” tutupnya.




Warga Dari 16 RW Padasuka Asyik Bersihkan Sungai

BANDUNG, Prolitenews – Jelang musim penghujan warga dari 16 RW Kelurahan Padasuka Kecamatan Cibeunying Kidul gelar kerja bakti bersihkan tiga sungai yakni mulai dari sungai Cidurian, sungai Ciharalang, dan sungai Ciparungpung.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin yang memantau pelaksanaan kerja bakti tersebut menyampaikan bahwa Pemkot Bandung sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, bahkan Erwin menghimbau warga lain pun turut melaksanakan kegiatan serupa.

“Ini kegiatan pazero (Padasuka Zero Waste) kebetulan digelar oleh warga dari 16 RW,  bebersih masal dimulai dari sungai Cidurian,” ucap Erwin, Minggu (7/9/2025).

Menurut Erwin di wilayah ini ternyata sudah menjadi kawasan bebas sampah (KBS) dan diantaranya ada yang sudah KBS Utama.

“Ternyata sudah ada yang bisa menanggulangi sampah. Ini jadi salah satu contoh buat RW lain untuk bisa mengacu kesini, apalagi kekompakan terjadi. Ini bentuk komitmen kami bahwa kita mengedepankan kolaborasi dan gotong royong seperti dilaksanakan di kelurahan Padasuka ini, warga kerja bakti semua,” imbuhnya.

Erwin pun menegaskan kegiatan ini juga salah satunya mengantisipasi banjir jelang musim penghujan. Karena dengan pembersihan sungai, air sungai Cidurian menjadi mengalir lebih deras tidak tersendat.

“Lihat semua turun ke sungai bebersih, sampah yang diambil nanti dibakar di insenarator. kami sangat apresiasi ini. Semoga menjadi contoh kebaikan dan diikuti wilayah lain di kota Bandung,” harapnya.

Ditambahkan Lurah Padasuka Zimmi Muslim kegiatan kerjabakti masal 16 RW tersebut diikuti ibu-ibu, bapak-bapak, dan anak muda, didukung para ketua RW, ketua RT, karang taruna RW, karang taruna kelurahan, ibu ibu kader PKK, ibu ibu kader posyandu dan juga seluruh tokoh masyarakat di kelurahan Padasuka.

“Warga tumplek turun semua, kegiatan ini bertujuan untuk memulai kampanye membangun hidup bersih dan sehat di kelurahan Padasuka. Kenapa? karena kita punya tujuan untuk kawasan bebas sampah. Dan KBS itu akan terjadi dimana masyarakat nya memiliki budaya hidup bersih,” jelas Zimmi.

Lanjutnya budaya sehat itu berawal dari rumah dengan memilah sampah organik, anorganik, dan juga residu.

Pemerintah atau Pemkot Bandung melalui Kelurahan Padasuka dan Kecamatan Cibeunying Kidul sendiri kata Zimmi hadir memberikan support dengan menyiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk menuju kawasan bebas sampah.

“Salah satunya menyediakan mini plasma magot di masing-masing RW yang bisa menyerap sampah organik di masing-masing RW dan bank sampah pun hadir serta aktif,” ucapnya.

Masih kata Zimmi satu keunggulan Kelurahan Padasuka yakni memiliki satu unit mesin pembakar sampah insenarator hidrogen yang ramah lingkungan.

“Kapasitasnya sehari bisa 2 ton menampung sampah residu. Tepatnya satu mesin ini bisa menampung sampah dari 3-4 RW dan ini jelas bukti nyata keterlibatan masyarakat dan juga dukungan pemerintah yang hadir mendukung hidup bersih ‘pazerowaste’ (Padasuka Zero Waste),” ucapnya.




Menteri PKP Mararuarar Sirait Serahkan Kunci Renovasi Rumah Program Gotong Royong

BANDUNG, Prolitenews – Rumah Indra di RW 12 Gg Madesa III, Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler yang semula tidak layak huni kini telah direnovasi oleh Pemerintah Republik Indonesia dan yayasan Buddha Tzu Chi.

Indera mengaku bahagia atas renovasi ini bahkan ia mengaku tenang karena dapurnya yang semula sering didatangi tikus kini tidak ada.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan dari dapur, kamar, hingga teras Indera kini sudah bagus, jadi rumah layak huni.

“Ini tanpa abpn tanpa uang negara melainkn hasil gotong royong. Ini disebut berbaginomic, dimana si sukses berbagai ke yang membutuhkan. Selain. Buddha Tzu Chi juga banyak komunitas membantu. Ada yang dari bangun atau renovasi,” jelasnya usai menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada penerima bantuan Program Gotong Royong Renovasi Rumah Merah Putih Tahun 2025 , Rabu (3/9/2025).

Tahun 2025, pemerintah pusat mengalokasikan rumah subsidi, jumlah terbesar sepanjang sejarah. Selain itu banyak warga yang tadinya pekerja harian kini berkembang menjadi pengusaha perumahan.

Di kota Bandung renovasi ada 500 rumah, diantaranya 120 rumah tidak layak huni di RW 12, Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung.

Ara sapaan akrabnya  menyebut sektor perumahan menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto.

“Ini menandakan bahwa pak Presiden Prabowo dipercaya, selain ini juga koperasi merah putih, makan gizi, sekolah rakyat dan masalah nyata lainnya yang dijawab dengan program nyata, cepat, tepat sasaran,” tandasnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan, targetnya dalam tiga tahun ke depan tidak boleh ada lagi rumah kumuh di Jawa Barat.

“Setiap rumah harus punya MCK sendiri. Tidak boleh ada lagi yang buang air di sungai atau sawah. Kalau masih ada warga yang belum punya toilet, pemerintah akan hadir membantu,” tuturnya.

Selain itu, Pemprov Jabar menyiapkan perlindungan pekerja informal lewat skema asuransi ketenagakerjaan.

“Kalau pekerja serabutan sakit atau meninggal, keluarganya tetap terlindungi,” ujarnya.

Sedangkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan melaporkan, capaian di wilayahnya. Dari komitmen 500 rumah yang didukung oleh Yayasan Buddha Tzu Chi, hingga kini 126 unit sudah rampung, 54 unit sedang dikerjakan, dan sisanya ditargetkan selesai sebelum Lebaran 2026.

“Insyaallah Ramadan tahun depan, seluruh warga penerima manfaat sudah bisa menempati rumah yang lebih layak dan nyaman. Ini bukti nyata kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan mitra sosial seperti Tzu Chi,” jelas Farhan.

Dalam program Renovasi Rumah Merah Putih, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menjadi mitra strategis. Secara nasional, Tzu Chi berkomitmen merenovasi unit rumah dengan target selesai sebelum Lebaran 2026.

Hingga saat ini, 358 unit sudah selesai dan unit sedang dalam proses. Khusus di Jawa Barat, dari target unit, tercatat 131 rumah selesai dan 89 unit dalam proses, sementara unit lainnya segera menyusul.

“Ini semangat kemanusiaan lintas agama dan lintas sektor. Kehadiran Tzu Chi membuktikan bahwa kepedulian bisa menyatukan kita semua,” ujar Farhan.

Menteri Maruarar, Gubernur Dedi, dan Wali Kota Farhan sepakat bahwa kolaborasi dengan Buddha Tzu Chi dapat menjadi model bagi daerah lain untuk mempercepat penyediaan hunian sehat dan layak bagi rakyat.

 

 




Tunggu Aman, Baru Fasilitas Rusak Diperbaiki

BANDUNG, Prolitenews – Wali Kota Bandung M Farhan mengatakan untuk perbaikan fasilitas yang dirusak para demonstran belum bisa dilakukan.

“Terutama itu kan di daerah seputaran Cikapayang, Sulanjana, Dipenogoro, Jalan Sentot itu kita membersihkan dulu puing-puing yang rusak tapi perbaikan akan dijalankan full kalau memang pihak aparat keamanan dan alat negara menyatakan bahwa aman baru kita bisa kerjakan full untuk perbaikan dan salah satu yang harus diperbaiki itu adalah traffic light dan juga CCTV,” ucapnya.

Sementara itu terkait pendidikan jarak jauh (PJJ) kata Farhan sekolah selama beberapa hari ini PJJ. Namun itu akan terus di evaluasi dan jika sampai hari Rabu kondisi membaik maka PJJ dihentikan.

“Besok juga masih. Tapi setiap hari kita evaluasi. Jadi nanti malam saya akan dapat hasil evaluasi. Kalau ternyata baik-baik saja. Maka kita lihat nanti mungkin PJJ-nya tidak terlalu ketat lagi. Hari Rabu mudah-mudahan semua sudah normal 100 persen,” ucapnya.

Disisi lain demo masih berlanjut, kata Farhan

memang demo harus ada, karena bagaimana pun hal itu bagian dari demokrasi yang harus dihadapi.

“Dan itu merupakan salah satu bagian dari upaya untuk menyampaikan aspirasi, memberikan kebebasan berekspresi, menyampaikan ketidakpuasan itu harus diterima dengan sangat baik. Kami mengikuti terus perkembangannya, mudah-mudahan ini apa yang disuarakan oleh mahasiswa itu betul-betul bisa kita wujudkan nanti,” jelasnya.

Unjuk rasa selama berhari-hari ini lanjut dia, membuat pemerintahan maupun dewan agar melakukan introspeksi diri memastikan bahwa apa yang dikerjakan memberikan manfaat buat masyarakat sesuai dengan aspirasi yang ada.

 




Doa Bersama Untuk Bandung Kondusif

BANDUNG, Prolitenews – Melihat kondisi situasi aksi demo saat ini memanas, Pemkot Bandung mengelar doa bersama.

Doa bersama dilakukan oleh Wali Kota Bandung bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setelah shalat Ashar di mesjid Al Ukuwah, Senin (1/9/2025).

Wali Kota Bandung M Farhan mengatakan  kegiatan tersebut dengan harapan demo yang dijamin pemerintah berjalan lancar, aman, dan tentram.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, kegiatan untuk rasa yang dijamin oleh konstitusi pun sedang berlangsung sekarang, tapi pada saat bersamaan juga kegiatan di Kota Bandung semua berjalan lancar. Sudah bekerja, tapi ketiga jangan sampai lupa bersyukur bahwa apa yang kita lakukan ini tidak lepas dari rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Farhan.

Farhan menyampaikan juga beberapa hal sekarang sedang dilaksanakan adalah rapat dan pertemuan di semua kecamatan. Menyusun program yang bernama Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota.

Kata Farhan program itu bisa berbagai macam bentuk, seperti sejak Sabtu malam pihaknya telah mencanangkan Siskamling.

Lalu dalam rangka saling menjaga, jaga warga, jaga kota juga kegiatan ini tidak hanya melibatkan aparat dan juga RTRW tapi juga para dewan.

“Jadi 50 anggota dewan perwakilan sepakat selama kegiatan warga jaga warga ini akan kembali ke dapil masing-masing ikut bersama warga saling menjaga, baik untuk menjaga secara fisik maupun untuk menjaga secara kejahteraan. Nah ini hal yang paling penting yang bisa disampaikan pada kesempatan sore hari ini,” jelas Farhan.

Masih kata Farhan program Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota ini bukan untuk pengamanan rumah dinas ataupun rumah para anggota dewan.

‘Kalau itu kan bagian dari pengamanan obvit ya, cuma ada sendiri protokolnya. Warga jaga warga itu sebetulnya jaga wilayah. Makanya leading sektornya ada di setiap kecamatan. Jadi hari ini nih, kecamatan semua koordinasi bikin musyawarah warga. Nah, karena di setiap kecamatan itu ada perwakilan dewan ya, maka dewan harus ikut datang. Untuk ikut bagian dari masyarakat yang warga jaga warga,” tegasnya.




Lahan Parkir Balai Kota Bandung Se

BANDUNG, Prolitenews – Kabar akan ada demo lanjutan hari ini membuat balai Kota Bandung tampak sepi. Hanya terlihat beberapa gelintir PNS lalu lalang di kantor kerja Wali Kota Bandung tersebut.

Pantauan di lapangan pintu gerbang masuk dan keluar rapat tertutup bahkan tampak gerbang dilapisi besi bersiku dan berroda membentang.

Tamu yang bermaksud ke balai kota oleh petugas keamanan dilarang masuk dan diarahkan kepintu lain dan kendaraan parkir jauh dari balai kota.

Karenanya parkir kendaraan roda empat yang hari biasa penuh hilir mudik keluar masuk hari ini mendadak kosong melompong begitupun di parkir roda dua, tampak sepi.

Selain kendaraan tamu dan pegawai, kendaraan wali kota dan wakil pun tak ada terlebih hari ini tak ada agenda kegiatan wali kota di kantornya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Epi Hendarin mengatakan arahan wali kota Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap bekerja seperti biasa, jadwal seperti biasa juga bahkan mereka tidak ada work from where (WFH).

“Kerja seperti biasa pakai baju seragam sesuai aturan, misal hari ini apa yang pakai sudah ditetapkan, tidak ada WFH ya,” jelas Epi saat dihubungi, Senin (1/9/2025).

Terkait sepinya lahan parkir diakui Epi memang arahan wali kota agar tidak parkir didalam gedung balai kota, baik itu kendaraan pribadi ataupun kendaraan dinas.

“Ya untuk antisipasi saja ya,” singkatnya.




Komunitas Motor Bersihkan Vandalisme Bekas Demo

BANDUNG, Prolitenews – Puluhan orang tergabung komunitas motor ‘Rebound for Humanity’ menggelar aksi pengecatan ulang fasilitas umum yang dipenuhi coretan vandalisme termasuk bekas aksi demonstrasi beberapa waktu lalu di sekitaran Dago, Senin, 1 September 2025.

Pendiri Rebound for Humanity, Baba, mengatakan gerakan sosial tersebut sebagai bukti rasa peduli terhadap Kota Bandung yang porak poranda usai terjadi kerusuhan pada 29 Agustus 2025. Mereka pun membawa beberapa ember cat berwarna putih untuk menutupi aksi vandalisme.

“Rebound for Humanity, itu adalah gerakan sosial, social movement, dengan aksi-aksi sosial. Nah, salah satunya hari ini kita melakukan kegiatan ini,” ujar Baba, saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurut Baba, aksi serupa bukan kali pertama dilakukan. Komunitas yang digagasnya tersebut kerap mengadakan kegiatan pembersihan maupun pengecatan mural secara rutin. Bahkan, setiap momentum Hari Kemerdekaan 17 Agustus, Rebound for Humanity menjadikan agenda ini sebagai kegiatan tahunan.

“Sebenarnya bukan pertama kali kita lakukan. Rutin tahunan setiap 17 Agustus kita menggelar kegiatan pengecatan mural atau membersihkan vandalisme,” sahutnya.

Sekitar 20 orang relawan sudah bergabung dan jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah. Baba juga menyebutkan ada partisipasi dari sejumlah tokoh publik yang siap ikut ambil bagian, termasuk Eddi Brokoli serta beberapa personel grup band KOIL.

Baba berharap, semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk turut menjaga ruang publik tetap bersih dan nyaman, serta menghadirkan wajah Bandung yang indah bagi warga maupun wisatawan.




Farhan Pastikan Kondisi Kota Bandung Terkendali

BANDUNG, Prolitenews – Pasca demo diwarnai anarkis di berbagai daerah termasuk Kota Bandung, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan, kondisi Kota Bandung tetap aman dan terkendali.

Menurutnya, meski sempat terjadi bentrokan, situasi berhasil dilokalisasi dan tidak meluas ke wilayah lain.

“Semalam memang terjadi bentrok, tetapi kita berhasil lokalisir hanya ada di daerah DPRD Provinsi saja. Alhamdulillah, Kota Bandung tetap terkendali,” ujar Farhan di Cihampelas, Minggu (30/8/ 2025).

Ia memgatakan, jajaran Pemerintah Kota Bandung bersama aparat keamanan serta elemen masyarakat bergerak cepat untuk menjaga situasi. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) 24 jam.

Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga empat sektor vital agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal, yakni sekolah, pasar, rumah sakit, dan rumah ibadah.

“Apabila ada warga yang ingin menyuarakan aspirasi melalui aksi demo, silakan. Mereka tetap akan dilindungi. Jika ada yang terluka, pemerintah akan mengurus penanganannya,” kata Farhan.

Ia mengungkapkan, dari tujuh orang yang sempat dirawat akibat kericuhan, enam orang sudah diperbolehkan pulang.

Sementara satu orang masih dalam penanganan medis lanjutan dan akan menjalani operasi setelah kondisi fisiknya pulih.

Farhan memastikan, pemerintah hadir untuk memastikan keamanan, serta menjamin aksi aspirasi tetap berada dalam koridor damai.

“Kami akan selalu menjadi pihak yang pertama hadir ketika aksi selesai, memastikan tidak meluas, dan menjaga Bandung tetap aman,” tegasnya.