Ketegangan Meningkat : Israel Bersiap Dalam Konflik dengan Hamas

Israel

Prolite – Israel mungkin sedang merumuskan strategi untuk serangan darat ke Jalur Gaza setelah memanggil tentara cadangan dalam waktu singkat. Langkah besar ini meningkatkan spekulasi.

Laksamana Madya Daniel Hagari membenarkan, “Kami belum pernah memobilisasi tentara cadangan dalam jumlah sebanyak ini dengan cepat. Kami beralih ke mode ofensif.”

Konflik meningkat saat pejuang dari Gaza menembus pertahanan Israel, mengakibatkan kematian 700 warga dan mengambil beberapa sandera.

eskalasi
Potret Serangan udara Israel menggempur Gaza – Reuters

Hal ini bukan hanya mencoreng citra Medinat Yisrael tetapi juga memicu serangan balasan terkuat mereka, menyebabkan kematian sekitar 500 di Gaza sejak konflik dimulai.

Sebagai tanggapan, Israel meminta penduduk di wilayah tertentu di Gaza untuk mengungsi, terutama di wilayah utara dan timur, menandakan operasi militer yang akan datang.

Meskipun begitu, kelompok Palestina seperti Hamas berpendapat tindakan mereka adalah respons atas pemblokiran Gaza yang berkepanjangan dan penindasan keras di Tepi Barat.

Mereka menganggap serangan ini sebagai hasil dari kebuntuan dalam pembicaraan perdamaian dan usulan pemimpin Israel yang ingin menganeksasi wilayah Palestina.

Di sisi lain, dengan dukungan dari negara-negara Barat, mereka mengutuk keras setiap alasan di balik pembunuhan massal terhadap warga sipil.

Meskipun Mesir dan Qatar telah berusaha menjadi mediator, situasi saat ini berpotensi mengancam inisiatif AS untuk memperbaiki hubungan antara Israel dan Arab Saudi.

Normalisasi seperti ini sebelumnya dapat mengancam impian Palestina untuk penentuan nasib sendiri dan meningkatkan tekanan pada pendukung Hamas seperti Iran.

Dalam perkembangan lain, sumber-sumber menyoroti bagaimana Hamas telah mengelabui selama dua tahun terakhir, menunjukkan citra fokus ekonomi daripada kesiapan perang. Namun, semua ini terbongkar selama serangan yang terbagi dalam empat fase.

Dilansir dari Reuters, kekerasan di Timur Tengah yang pecah akhir pekan ini mendorong investor untuk memindahkan investasi mereka ke aset safe-haven.

Serangan ini memicu ketidakpastian geopolitik yang meningkatkan permintaan emas, dolar AS, dan surat utang AS.

“Setiap kali ada gejolak internasional, dolar menguat,” kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities.

Israel Menyatakan Perang dengan Hamas

Serang Balik Hamas, Israel Bombardir Gaza – Reuters

Sementara itu, Wall Street tampaknya menghadapi risiko geopolitik baru setelah Israel menyatakan perang dengan Hamas. Situasi saat ini juga berdampak pada harga energi, dengan harga minyak melonjak lebih dari $4 per barel.

Serangan Hamas mendapat pujian terbuka dari Iran dan sekutu Libanon mereka, Hezbollah. Namun, Jacobsen menekankan bahwa produksi minyak Iran meningkat, tetapi hubungan mereka dengan AS akan terganggu karena dukungan Iran terhadap tindakan Hamas.

Adapun reaksi Arab Saudi sangat penting untuk diamati, mengingat Washington sedang berusaha mencapai kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi.

David Kotok, ketua dan chief investment officer di Cumberland Advisors, mengungkapkan kekhawatirannya tentang situasi AS yang sedang dilanda disfungsi politik, terutama saat Partai Republik mencari pengganti untuk Kevin McCarthy.




Kurang Sumber Air, Perumda Tirtawening Jajaki Hingga Jatiluhur

Sumber air jatiluhur

Kurang Sumber Air, Perumda Tirtawening Jajaki Hingga Jatiluhur

BANDUNG, Prolite – Kekurangan sumber air bahan baku mengolah air bersih, Perumda Tirtawening melakukan penjajakan kerjasama ke Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur Kabupaten Purwakarta.

Hal itu dilakukan guna mencoba mencari alternatif air untuk ke depan apabila terjadi kembali cuaca ekstrem el nino.

“Mungkin terjadi lagi ke depan maka kita harus progresif mencari sumber air yang kita manfaatkan salah satunya ke waduk Jatiluhur yang merupakan waduk akhir dari beberapa waduk yang ada di cekungan Bandung mulai dari Saguling, Cirata dan terakhir Jatiluhur,” ujar Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi, Selasa (10/10/2023).

Pada penjajakan ini Perumda mengundang anggota DPRD untuk melihat secara riil langsung kondisi cadangan sumber air di cekungan Bandung ini meski kondisi puncak el nino.

Dengan demikian jika disetujui Perumda bisa memastikan masih ada tersisa air dari waduk tersebut. Karena saat ini sumber air dari sungai-sungai di Kota Bandung sudah tidak ada.

Terkait akan ada kerjasama atau tidak, menurut Sonny harus bisa bekerjasama, karena apabila tidak memanfaatkan kesempatan itu, Sonny bingung memikirkan cara apa lagi bisa menghadirkan air yang cukup di kota Bandung.

Disinggung untuk biaya perpipaan guna mengalirkan air dari PJT II ke Kota Bandung. Sonny akui berbanding lurus dengan layanan yang besar itu maka membutuhkan biaya besar juga.

sumber air
Ketua DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan (kiri), Direktur Pengembangan Usaha PJT II Dikdik Permadi Yoffana (tengah), Direktur Utama Perumda Tirtawening Sonny Salimi (kanan).

“Pada prinsipnya kami ingin memastikan yang terhormat bahwa dari DPRD itu bisa ikut melihat bahwa kondisi puncak kekeringan ini kita masih ada sumber air di sini, artinya kita sama-sama sepaham bahwa kita bisa manfaatkan ini untuk mengairi Bandung. Karena selama ini yang memanfaatkan sumber air di bendungan ini bukan Kota Bandung, tapi Jakarta, Bekasi padahal airnya dari Citarum,” terangnya.

Teknisnya sendiri kata Sonny, yang jelas harus diolah kemudian di pompakan ke Kota Bandung setelah dipompakan di ketinggian baru di alirkan secara gravitasi ke Kota Bandung.

Di lokasi yang sama Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan menyampaikan, setelah mendapat informasi dari PJT bahwa ada tawaran alternatif sumber air untuk Kota Bandung.

“Tentu kondisi Kota Bandung saat ini merasakan kita tergantung dari pusaran kota Bandung, dari PJT kita harus lakukan penjajakan kita harus membuka ruang pembahasan makanya kita di undang hari ini tentu kita mendengarkan papaparan tidak hanya terkait dengan anggaran. Kami dapat informasi akan didukung dari pemerintah pusat jadi sementara ini belum ada dari APBD Kota Bandung,” jelas Tedy.

Tedy berharap, setelah mendapat informasi positif dari PJT2 Jatiluhur ini pihak terkait bisa membahasnya kemudian.

“Ada peluang positif kita dan terimakasih pada Perumda Tirtawening yang sudah progresif. Yah mudah-mudahan, siapa pun pemimpinnya nanti, air kebutuhan pokok harus diupayakan, di saat kondisi kita seperti ini dan kita melihat kondisi puncak el Nino air masih tetap terkendali. Ya tadi, kabar baiknya ada dorongan dari pemerintah pusat,” tutup Tedy.

Sementara Direktur Pengembangan Usaha PJT II Dikdik Permadi Yoffana mengatakan bahwa PJT II merupakan salah satu BUMN yang diamanahi untuk melakukan pengusahaan dan pengelolaan sumber daya air.

“Jadi kita ada 5 wilayah sungai, wilayah kerja kita salah satunya memang adalah di sungai Citarum ini. Yang kita kelola ini waduk Ir. H Djuanda memang sejak awal untuk memasok air baku kebutuhan masyarakat, irigasi, dan Industri,” jabarnya.

Terkait dengan permintaan Perumda Tirtawening, kata Dikdik secara prinsip PJT II siap melakukan kerjasama sehingga bisa berpartisipasi dalam memenuhi pasokan air bersih untuk Kota Bandung.

“Tentunya kami akan berkolaborasi juga dengan BUMN lain diantaranya dana rekas sebagai holding kami yang akan mensupport dari sisi pendanaan. Dalam satu tahun kami mempunyai gold tahun 2030 itu 100 pesen masyarakat bisa mengakses air minum, dengan hadirnya sebetulnya 2027 bisa 100 persen,” ucapnya.

Masih kata Dikdik, PJT II menyanggupi permintaan pasokan sumber air ke Kota Bandung yang ingin dialiri air sebanyak liter per detik. Kepastian itu setelah dilakukan evaluasi kajian dan diskusi dengan PUPR.

“Ia baru Kota Bandung dari Bandung raya yang mengajukan LPS ini. Wilayah yang kita aliri selama ini ke Karawang, Bekasi, Jakarta dan juga ke irigasi daerah Subang,” jelasnya.

Selama musim kemarau, Dikdik juga menyampaikan bahwa di PJT II Jatiluhur ini terjadi penyusutan dari normal rata-rata di level 103, saat ini di kondisi level 93. Tetapi masih ada ruang batas minimumnya sehingga masih bisa memasok air untuk masyarakat.

Dan sempat mengalami paling kritis penyusutan air pada Februari 2003 pada saat itu level ketinggian di 75 yang berarti air menyusut sekali.




Eskalasi Kekerasan di Timur Tengah : Israel Retaliasi Serangan Hamas, Ketegangan Merambah ke Wilayah Tetangga

eskalasi

Prolite – Dilansir dari Reuters, eskalasi kekerasan telah mencapai puncaknya antara Israel dan Palestina setelah serangan mendalam oleh pejuang Hamas yang menewaskan ratusan warga Israel.

Menanggapi serangan tersebut, Israel melancarkan serangan udara yang menghancurkan blok perumahan, masjid, terowongan, dan rumah-rumah pejabat Hamas di Gaza, menewaskan lebih dari 300 orang, termasuk 20 anak-anak.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan tegas menyatakan balas dendam, menegaskan tekad negaranya dalam menghadapi ancaman.

Situasi di perbatasan Lebanon semakin memburuk ketika Hezbollah, yang didukung oleh Iran, terlibat dalam pertukaran tembakan artileri dan roket dengan Israel.

Ilustrasi eskalasi di Alexandria, Mesir – Edi Wahyono

Tragedi lainnya terjadi di Alexandria, Mesir, di mana dua wisatawan Israel dan pemandu pariwisata tewas ditembak oleh orang yang belum dikenal.

Menyusul peristiwa-peristiwa tersebut, Israel memobilisasi puluhan ribu tentaranya di sekitar Gaza, dan warga Israel di wilayah perbatasan mulai dievakuasi.

Di tengah-tengah ketegangan yang meningkat, ribuan warga Palestina mencari perlindungan, dengan lebih dari orang berlindung di sekolah-sekolah yang dikelola oleh PBB.

Terlepas dari bahaya, pejuang Hamas berhasil melarikan diri kembali ke Gaza dengan puluhan sandera, yang meliputi tentara dan warga sipil Israel. Ini menandai salah satu taktik baru yang dilakukan oleh Hamas dalam perang asimetrisnya dengan Israel.

Peningkatan kekerasan juga tampak di Tepi Barat, wilayah lain yang dikuasai Israel, yang menciptakan tekanan tambahan bagi Israel.

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dalam pernyataannya menekankan bahwa konflik tidak akan terbatas pada Gaza saja tetapi akan menyebar ke Tepi Barat dan Yerusalem.

Dia juga menyoroti isu sensitif seperti Masjid Al-Aqsa di Yerusalem dan pemblokiran berkepanjangan yang diberlakukan oleh Israel terhadap wilayah Palestina.

Menyikapi Eskalasi Ini, Komunitas Internasional Bergerak Cepat

Presiden AS, Joe Biden menyikapi eskalasi kekerasan – NET

Amerika Serikat, melalui Presiden Joe Biden, dengan tegas mengutuk serangan tersebut, memberikan peringatan khusus kepada Iran dan negara-negara lain yang mendukung serangan terhadap Israel.

Namun, dengan lonjakan kekerasan ini, banyak yang mempertanyakan keamanan dan intelijen Israel, negara yang selama ini dikenal memiliki kemampuan intelijen kelas dunia.




Tradisi Sedekah Laut di Muara Mundu Kabupaten Cirebon Berlangsung Meriah

Tradisi Sedekah Laut di selenggarakan di Muara Mundi Kabupaten Cirebon (Rizki Oktaviani/ Prolitenews).

Tradisi Sedekah Laut di Muara Mundu Kabupaten Cirebon Berlangsung Meriah

KABUPATEN CIREBON, Prolite – Untuk melestarikan tradisi juga budaya leluhur acara Sedekah Laut di selenggarakan oleh Pemerintah Desa Mundu pada Minggu (8/10).

Tradisi sedekah laut ini bertujuan untuk bentuk rasa yukur atas hasil alam yang sudah di berikan kepada para nelayan selama ini.

Acara yang dilakukan Pemerintah Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dapat di saksikan oleh seluruh masyarakat sekitar.

Kegiatan sedekah laut atau Nadran tersebut, dihadiri Dpmpd Jawa Barat, Ir. H. Dicky Saromi, Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, , Kadis Dpmpd Kabupaten Cirebon Nanan Abdul Manan, Camat Mundu H. Anwar Sadat, Muspika Kecamatan Mundu, para Kuwu, perangkat dan lembaga desa serta undangan terkait lainnya yang diiringi hampir puluhan ribuan masyarakat desa Mundu Pesisir dan sekitarnya.

Acara yang berlangsung sangat meriah ini membuat banyak masyarakat yang penasaran dengan prosesi budaya leluhur kita.

Rizki Oktaviani/Prolitenews
Rizki Oktaviani/Prolitenews

Banyaknya warga masyarakat yang sudah berkumpul sejak pagi hari untuk menyaksikan pesta laut yang berlangsung setiap setahun sekali.

Pesta laut ini diharapkan kedepannya dapat dijadikan sebagai wahana informasi dan promosi seni dan budaya di daerah pesisir laut.

Dengan diadakannya pesta laut dengan melarung sesaji dan tabor bunga di tengah laut ini bertujuan untuk meminta perlindungan kepada sang pencipta untuk para nelayan.

Toyacirebononline
Toyacirebononline

Sesaji yang di tempatkan pada miniature kapal dengan isian kepala kerbau dan berbagai hasil alam serta beberapa macam bunga di larungkan setelah prosesi doa selesai.

Bukan hanya sedekah laut saja masyarakat juga dapat menyaksikan festival layang-layang Internasional yang juga di selenggarakan bersamaan dengan pesta laut berlangsung.

Dengan diasakannya festival layang-layang Internasional maka di harapkan dapat meningkatkan potensi wisata Muara Mundu di masa mendatang.




Prakiraan Cuaca 10 Oktober 2023 : Hujan Segera Mengunjungi Jaksel dan Jaktim Malam Ini

Prakiraan cuaca

JAKARTA, Prolite – BMKG telah merilis prakiraan cuaca untuk sebagian wilayah di Ibu Kota DKI Jakarta pada hari ini, Selasa (10/10/2023). Berdasarkan informasi yang diperoleh dari situs web resmi BMKG, berikut adalah rangkuman prakiraan cuaca:

Ilustrasi hujan – iStockphoto

Pagi ini, Jakarta Barat dapat menantikan cuaca cerah, sementara di siang harinya diperkirakan akan mendung, dan malam hari cenderung berawan.

Di sisi lain, di Jakarta Pusat, pagi hari diperkirakan cerah, di siang hari diprediksi akan ada awan berawan, dan malam harinya masih berawan.

Kawasan Jakarta Selatan berencana untuk pagi yang cerah berawan, tetapi siang hari mungkin diselingi dengan hujan ringan, sementara malam harinya diperkirakan akan ada hujan petir.

Di samping itu, di Jakarta Timur, pagi hari dimulai dengan cuaca cerah berawan, siang hari akan tetap berawan, dan malam hari bisa mengalami hujan petir.

Sementara di Jakarta Utara, pagi hari diprediksi cerah, siang harinya kemungkinan akan ada awan berawan, dan malam harinya tetap berawan.

Di Kepulauan Seribu, pagi hari cerah berawan, siang hari masih diprediksi cerah berawan, dan malam harinya diperkirakan tetap berawan.

Penting untuk dicatat bahwa BMKG telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dari sore hingga malam hari.

Ilustrasi prakiraan cuaca – pixabay

Oleh karena itu, penting bagi semua warga Jakarta untuk tetap waspada terhadap perubahan dan prakiraan cuaca yang mungkin terjadi dan menjaga kewaspadaan selama hari ini.




Pemkot Gelar Shalat Istisqo, Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi

shalat istisqo

Pemkot Gelar Shalat Istisqo, Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi

BANDUNG, Prolite – Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan mengapresiasi shalat istisqo bersama-sama seluruh warga Kota Bandung itu sebagai upaya memohon turun hujan.

“Jadi ini mudah-mudahan bisa disosialisasikan melalui Pemerintah Kota Bandung, warga kota Bandung bersama-sama shalat istisqo meminta kepada Allah,” ucap Tedy.

shalat istisqo

Masalah kekeringan harapan DPRD kota Bandung kata Tedy, diharapkan pemkot Bandung bersama Perumda Tirtawening membantu titi-titik yang sangat rawan kondisi air hari ini.

Begitupun terkait kerjasama Perumda Tirtawening soal air baku di Saguling.

“Baru besok kita akan melakukan pembahasan, baru kita di undang mereka akan memaparkan,” ucapnya.

“Kita tentu terus berupaya mencari alternatif air dengan kondisi sangat terbatas dan tergantung yah. Sehingga berbagai alternatif harus di upayakan dan kalau pun memang jadi tentu tidak membebani masyarakat seperti itu,”tegasnya seraya mengatakan besok akan menunggu dulu seperti apa paparannya.




Kemarau Panjang, Shalat Istisqo Digelar di Balai Kota Bandung

shalat istisqo

Kemarau Panjang, Shalat Istisqo Digelar di Balai Kota Bandung

BANDUNG, Prolite – Imbas kemarau panjang dan kekeringan di beberapa wilayah Kota BAndung, Pemkot Bandung menggelar Shalat Istisqo di Balai Kota, Senin (9/10/2023).

Shalat ini diikuti oleh Forkopimda dan berbagai element pemerintahan dan masyarakat yang dipimpin oleh Khotib Prof. Miftah Faridl dan sebagai Imam Munir dari MUI Kota Bandung.

Sekertaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna menyampaikan pelaksanaan shalat istisqo  sebagai bagian ikhtiar kita sebagai manusia bermunajat kepada Allah SWT memohon ampunan apabila selama ini kekhilafan kesalahan itu selalu kita sebagai manusia melakukan seperti itu.

“Kita memohon ampunan sambil kita berupaya memohon kepada Allah SWT bahwa saat ini musim kemarau demikian panjang kita merasakan banyak sekali penderitaan penderitaan yang kita rasakan mungkin air juga semakin sulit, kemudian untuk keberlangsungan hidup kita juga tentunya air adalah keniscayaan,” ucap Ema.

Ema mengakui, ia melihat masyarakat sudah banyak mengalami kesulitan air, baik untuk air minum dan sebagainya.

“Makanya kita hari ini di bimbing oleh para ahli Alhmdulillah shalat di pimpin dari Kementrian Agama yang ada di Kota Bandung khatibnya shalat istisqo di pimpin langsung oleh ketua MUI Kota Bandung dan kita banyak di ingatkan supaya kehidupan kita ke depan lebih baik lebih banyak melakukan amal shaleh yang lebih baik,” tandasnya.

Pihaknya memperhatikan berbagai hal yang menjadi kebutuhan masyarakat supaya apa yang diharapkan masyarakat bisa diwujudkan melalui kegiatan ibadah hari ini yaitu melaksanakan shalat istisqo.

“Shalat Istisqo, shalat yang tidak bisa sembarangan, shalat yang tidak bisa dilaksanakan secara rutin tetapi ini ada ke khususan dan itu pun setelah berkoordinasi berkonsultasi baru hari ini bisa dilaksanakan sesuai dengan apa yang menjadi arahan para ahli,” bebernya.

Di kewilayahan juga dilaksanakan istisqa dengan harapan doa dikabulkan. Namun dalam shalat istisqo ini Penjabat Wali Kota Bandung tidak hadir karena sedang sakit.

“Mohon maaf pak PJ hari ini sedang terganggu kesehatannya setelah ini pun saya akan menengok beliau mudah mudahan beliau secepatnya pulih dan kembali memimpin kota Bandung yang sama sama kita cintai,” ucapnya.

Wilayah yang tedampak kekeringan sendiri kata Ema, sebenarnya kalau disebut kekeringan seperti di daerah lain tidak tetapi persoalan masalah air minum memang terjadi karena Kota Bandung tidak memiliki air baku.

Terlebih air dari Perumda Tirtawening terbatas di atas 90 persen mendekati 100 persen dan itu tergantung daerah lain.

Kalau daerah lain sumbernya tidak ada, bisa maka sekarang ada keterbatasan dalam saluran baik untuk air minum dan mandi bagi masyarakat.

“Yah makanya hal yang paling utama bagi kita adalah air harus segera hadir melalui air hujan itu yang menjadi sumber utama baik itu sumber air baku yang ada di luar wilayah kota Bandung kemudian kita bagaimana kita memanfaatkan air hujan untuk memberikan daya dukung tambahan kebutuhan air minum air mandi yang menjadi kebutuhan kita semua tentunya masyarakat,” tegasnya.

Untuk bantuan air bersih sendiri kata Ema, pihak PDAM atau perumda Tirtawening selalu menyuplai dengan mobil tengki sebanyak 5 – 10 ribu liter.

Selain berkurangnya air bersih di musim kemarau inj Kota Bandung pun kini banyak terjadi kebakaran, seperti yang terjadi di pasar Kosambi.

“Wlau pun saya belum tau yang menjadi faktor penyebab tetapi alhmdulillah secepatnya bisa ditanggulangi mudah-mudahan hal ini kembali tidak terjadi. Saya minta kepada jajaran DKPB termasuk kepada lurah dan camat dan relawan kebakaran jadi mereka yang lebih optimal itu mengingatkan jangan sampai kendor kewaspadaan supaya tidak terjadi hal yang tidak diharapkan diantaranya bencana dari kebakaran,” tandasnya.




34 Anak di KBB Keracunan , Bakteri Bacillus Careus Jadi Penyebabnya

Ilustrasi bakteri Bacillus Careus yang menyebabkan puluhan siswa di KBB keracunan masal (Halloh Sehat).

34 Anak di KBB Keracunan , Bakteri Bacillus Careus Jadi Penyebabnya

BANDUNG, Prolite – Keracunan masal terungkap bakteri yang ada di dalam jajan cimin yang membuat puluhan siswa di SDN 3 Jati, Kabupaten Bandung Barat.

Keracunan yang terjadi di SDN jati 3 pada kamis (28/9) lalu mengakibatkan 34 siswa harus dilarikan ke beberapa rumah sakit di Kabupaten Bandung Barat.

Bukan hanya itu peristiwa tersebut ternyata merenggut nyawa seorang bocah berinisial RNN (9).

Setelah dilakukan pemeriksaan leb dengan sempel cimin yang mengakibatkan puluhan siswa dilarikan ke rumah sakit.

detik
detik

Kepala Bidang P2P pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar, Rochady mengungkapkan, bakteri bacillus careus ditemukan terkandung dalam sampel bahan makanan yang diperiksa oleh Labkesda Jabar.

“Untuk hasilnya memang ada beberapa bakteri jamur. Tapi kalau dilihat memang tendensi yang membuat diare itu yang bacillus careus (bakteri),” ungkap Rochady Dikutip dari .

Bakteri bacillus careus yang terdapat dalam bahan cimin itu lah yang membuat reaksi komplikasi terhadap saluran pencernaan manusia.

Bakteri ini diindikasi terdapat pada bahan baku terigu dengan tepung singkong.

“Bakteri itu menyebabkan salah satunya bikin mual dan muntah, diare (jika dikonsumsi) karena dia (bakteri) ngeluarin toksin, dan toksinnya itu yg bisa menyebabkan diare,” papar Rochady.

Namun untuk orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah maka bakteri bacillus careus akan memberikan reaksi lebih terdapat orangnya.

Seperti salah satu anak yang meninggal pasca mengkonsumsi makanan tersebut, diketahui bahwa anak tersebut mengidal talasemia dan rutin berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin.

“Kalau pada orang-orang yang punya daya tahan tubuh yang menurun, itu pasti kumannya akan lebih dominan. Tapi kalau daya tahan tubuhnya bagus, dan langsung diberikan anti biotik itu akan lebih bagus,” tegas Rochady.




“Mapag Hujan” Giat Persiapan Menyambut Musim Hujan Serentak di 30 Kecamatan

mapag hujan

Mapag Hujan Digelar Serentak di 30 Kecamatan, Pj Wali Kota: Ini Budaya Baru Menjaga Lingkungan

BANDUNG, Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar Mapag Hujan serentak di 30 Kecamatan. Secara simbolis, kegiatan ini dibuka oleh Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono di Jalan SOR GBLA (kawasan Kolam Retensi dan Rumah Pompa Rancabolang), Kamis 5 Oktober 2023.

Bambang mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya Pemkot Bandung untuk meminimalisir dampak tingginya curah hujan. Mengingat dalam waktu dekat, wilayah Pulau Jawa, khususnya Kota Bandung akan memasuki musim penghujan.

Secara teknis, Mapag Hujan adalah kegiatan membersihkan sungai, serta lahan-lahan resapan air yang ada di Kota Bandung. Harapannya, sungai dan lahan resapan ini akan menampung air hujan.

“Kita ajak seluruh lapisan masyarakat. Yuk, ini akan jadi budaya baru, kebiasaan baru menjaga lingkungan,” ujar Bambang.

mapag hujan

“Data yang saya dapatkan, kita (Kota Bandung) ini dilintasi 46 anak sungai. Ini tentu jadi prioritas. Selain itu saya tekankan juga kepada rekan-rekan, sedimen dan sampah dari hasil pembersihan ini harus dikelola, sehingga tidak menimbulkan masalah baru,” pesannya.

Selain membersihkan sungai, Bambang menyebut perlunya mitigasi drainase makro dan kawasan resapan sebagai pengendali air limpasan sebagai upaya penanganan banjir.

Sejauh ini, Pemkot Bandung telah membangun 9 kolam retensi, membuat lebih dari sumur resapan, dan lebih dari drumpori.

“Koordinasi dengan internal di Pemkot Bandung, juga dengan tetangga kita (Kabupaten Bandung) terus dilakukan. Jadi di sini kita bersama-sama,” kata Bambang.

Adapun soal potensi titik banjir, Bambang menyebut saat ini ada tujuh titik potensi banjir di Kota Bandung. Salah satunya wilayah Pasir Koja.

Terkait solusi, Bambang menyebut pembersihan gorong-gorong dan penambahan resapan air sebagai salah satu upaya jitu untuk meninimalisir dampak banjir di titik-titik tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan mengapresiasi kegiatan Mapag Hujan yang diselenggarakan serentak di 30 kecamatan.

Ia berharap, kegiatan ini tidak sekadar jadi seremoni belaka, tetapi menjadi rutinitas baru yang harus dilakukan seluruh elemen masyarakat di Kota Bandung.

“Kita mengenal rutinitas Jumsih atau Jumat bersih. Saya rasa ini perlu dilakukan. Kegiatan masif seperti ini sangat perlu dilakukan untuk sama-sama menjaga lingkungan di Kota Bandung,” pesannya.

Sebagai informasi, 30 titik pelaksanaan kegiatan Mapag Hujan bisa anda lihat melalui unggahan di Instagram @humas_bandung atau @dsdabmkotabdg.




Inovasi Terbaru : Desa Perikanan Modern Sebagai Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi

Desa Perikanan Modern

Prolite – Desa Perikanan Modern sebuah inovasi berbasis teknologi informasi komunikasi dan manajemen yang berkelanjutan telah diperkenalkan sebagai usaha untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Dilansir dari , Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memperkenalkan sebuah gagasan inovatif berupa Desa Perikanan Modern atau yang dikenal dengan SMART Fisheries Village (SFV).

Inisiatif ini menekankan pada pembangunan Kampung Nelayan Maju (KALAJU) serta Kampung Perikanan Budi Daya dengan bantuan teknologi canggih, pemanfaatan aset secara maksimal, serta kerja sama dengan berbagai pihak.

Kampung Perikanan Budi Daya – KKP

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM) bertanggung jawab dalam pelaksanaan program ini. Hingga saat ini, banyak kemajuan signifikan telah dicapai melalui inisiatif Desa Perikanan Modern.

Dalam pertemuan pemantauan kemajuan kegiatan Desa Perikanan Modern yang diselenggarakan di Bogor, I Nyoman Radiarta, Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) membagikan informasi terkini.

Kepala BRSDM I Nyoman Radiarta – Humas BRSDM

Menurutnya, saat ini, ada 10 desa dan 12 Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang sedang dikembangkan untuk mendukung program prioritas ekonomi biru, termasuk Kampung Nelayan Maju dan Kampung Perikanan Budi Daya.

“Kami terus mendorong penggunaan teknologi yang sesuai dalam pengembangan SFV sebagai salah satu prioritas utama kami,” kata Nyoman.

Desa Perikanan Modern tidak hanya menekankan aspek pembangunan fisik tetapi juga aspek sosial dan kelembagaan untuk meningkatkan daya saing desa serta mengembangkan kapasitas masyarakat setempat.

Model bisnis dari Desa Perikanan Modern bersinergi erat dengan visi BPPSDM, mengintegrasikan pendidikan, pelatihan, penyuluhan, dan inkubasi bisnis/UMKM modern yang ditujukan untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, kesempatan kerja, kelestarian lingkungan, serta digitalisasi.

Dengan pendekatan semacam ini, diharapkan Desa Perikanan Modern dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa.

“Kami memiliki visi agar dengan pendekatan ini, SFV benar-benar dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan kemandirian desa,” tambah Nyoman.

Inti dari SFV adalah pembangunan perikanan berbasis teknologi informasi komunikasi dan manajemen berkelanjutan untuk mendukung kemajuan ekonomi desa.

Salah Satu Contoh Desa Perikanan Modern, Budidaya Ikan di Kabupaten Magelang – sinakkan

 

Desa Perikanan Modern mengandalkan benih berkualitas tinggi, teknologi informasi komunikasi, manajemen yang efisien, dan keberlanjutan untuk memacu perkembangan desa di masa depan.

Dengan pendekatan ini, desa perikanan yang sebelumnya kurang diperhatikan kini dapat bertransformasi menjadi lebih maju dan terorganisir.

Menteri KKP, Wahyu Trenggono, menyatakan komitmen KKP untuk terus mendukung peningkatan kampung nelayan dan kampung budi daya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.