3 Pesan Dada Rosada Untuk Wali Kota Terpilih Nanti

dada rosada

3 Pesan Dada Rosada Untuk Wali Kota Terpilih Nanti

BANDUNG, Prolite – Mantan Wali Kota Bandung periode 2003 – 2013 Dada Rosada mengaku menyayangkan kondisi Kota Bandung yang kurang terurus bahkan tidak memiliki bapak ibu atau kepala daerah.

Dada pun berpesan kepada wali kota Bandung mendatang agar meneruskan pembangunan yang telah ia lakukan yang disebutnya untuk memenuhi kepentingan, kebutuhan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya berpesan kepada wali kota yang akan datang berikut 2024-2029 cobalah bangun yang saya rencanakan siap bangun untuk kepentingan masyarakat karena kepala daerah harus memenuhi kepentingan masyarakat, memberi perlindungan dan pelayanan itu yang saya lakukan dulu,” ujarnya.

Menurutnya paska selesai kepemimpinannya tiga mega pembangunan yang sudah dituangkan dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah disebut untuk kesejahteraan warga Bandung tak kunjung diteruskan bahkan diselesaikan.

“Saya mantan walkot 2 kali saya sudah melakukan pembangunan khususnya bagaimana melindungi dan melayani kebutuhan masyarakat secara fisik saja dulu membangun stadion yang asal namanya Dada Rosada sekarang jadi GBLA saya bangun di atas tanah 100 Ha untuk stadion dan menunjang kantor cabor,” ucap Dada.

Ia mengira pembangunannya itu bisa dibangun dan dilanjutkan wali kota selanjutnya, begitu pun masalah sampah.

“Kita mengalami musibah sampah 2005 lalu dan untuk selesaikan kita rancang pabrik sampah PLTSa hasil komparasi ke berbagai negara terakhir Singapura. Masyarakat setuju, dewan setuju tapi tidak diteruskan juga padahal masalah sampah akan merugikan masyarakat,” jelasnya.

Dada juga melihat kondisi seniman budayawan di Kota Bandung tidak ada jaminan hari tuanya karena itu ia membangun 10 Ha lahan di jalan Ciporeat Bandung Timur yang telah diresmikan untuk kepentingan para pelaku seni.

Pada kesempatan itu Dada pun menyampaikan sempat beberapa partai politik mengajukan calon wali kota baik dari pimpinan partai maupun menunjuk yang lain.




Nasdem Umumkan Awangga dan Farhan Bacawalkot Bandung

Bacawalkot Nasdem

Nasdem Umumkan Awangga dan Farhan Bacawalkot Bandung

BANDUNG, Prolite – Nama Rendiana Awangga dan Muhammad Farhan digadang-gadang masuk penjaringan Bacawalkot (Bakal Calon Wali Kota) Bandung dari partai NasDem.

Hal itu terungkap rapat pleno pengurus dengan agenda DPD Kota Bandung yang akan direkomendasikan kepada DPW Partai NasDem Jawa Barat, dan DPP Partai NasDem.

“Bacawalkot (Bakal Calon Walikota) yang ditetapkan adalah Muhammad Farhan, anggota DPR-RI Periode 2019-2024, dan Rendiana Awangga Ketua DPD Partai NasDem Kota Bandung sekaligus anggota DPRD Kota Bandung periode 2014-2019 dan 2019-2024. Kedua nama tersebut merupakan kader terbaik internal Partai NasDem yang telah memiliki pengalaman matang dipemerintahan,” ujar Ketua Bappilu Daerah DPD Partai NasDem Kota Bandung Rizky Mediantoro, Kamis (10/5/2024).

Lanjutnya dalam proses penetapannya, Partai NasDem Kota Bandung tidak membuka pendaftaran Bacawalkot secara terbuka seperti DPD Partai NasDem yang lain. Dalam Pilkada Kota Bandung 2024 kali ini, Partai NasDem percaya diri untuk mengusung kader sendiri, mengingat kedua nama tersebut sudah teruji membersamai Partai NasDem dalam memperjuangkan aspirasi warga dalam membangun Kota Bandung.

Penetapan ini juga jauh hari dilakukan oleh Partai NasDem Kota Bandung, untuk menjaga kebiasaan Partai yang memulai lebih awal bursa calon pemimpin yang akan mengikuti kontestasi politik, sebagai bentuk Pendidikan Politik agar masyarakat lebih cepat mengenal calon pemimpinnya.

“Kedua bakal calon Walikota Bandung dari Partai NasDem ini akan menjalani rangkaian tahapan internal termasuk menjalin komunikasi dengan Partai Politik lain di Kota Bandung. Diharapkan dalam Pilkada 2024 ini, warga Kota Bandung dapat merasakan kontestasi politik yang berkualitas, dan melahirkan pemimpin lima tahun kedepan yang membawa perubahan,” tandasnya.




Bacawalkot Bandung, PKS Usung Umi Oded dan Asmul

Ahmad Rahmat Purnama - bacawalkot bandung

Umi Oded dan Asmul Resmi Bacawalkot Bandung dari PKS

BANDUNG, Prolite – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menyebut dua nama kadernya untuk menjadi bakal calon wali kota (Bacawalkot) Bandung pada pilkada mendatang.

Ketua DPD PKS Kota Bandung Ahmad Rahmat Purnama mengatakan PKS sudah memilih dua kader terbaiknya yakni Siti Muntamah kini sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan Asep Mulyadi sebagai anggota DPRD Kota Bandung.

“Ada dua orang kader terbaik kami yakni ibu Siti Muntamah anggota DPRD Prov Jabar isteri almarhum mantan Wali Kota Bandung Oded M Daniel dan pak Asep Mulyadi anggota DPRD Kota bandung, kami sudah menginformasikan sosialisasi dengan berbagai pihak sehingga masyarakat semakin kenal kami butuh masukan masyarakat,” ujar Ahmad di Trunojoyo, Senin (6/5/2024).

Bahkan kata Ahmad pihaknya pun sudah berkomunikasi politik dengan berbagai pihak dan partai.

“Sebetulnya sudah disampaikan oleh DPW, mereka resmi kandidat Bacawalkot untuk disampaikan ke DPP. Hingga akhirnya DPP yang akan mengeluarkan SK hanya 1 untuk kemudian daftar ke KPU,” ucapnya.

Kapan pengesahan satu nama itu Ahmad pun mengaku tidak tahu. Karena sepenuhnya keputusan DPW.

Dan karena kedua nama itu merupakan anggota DPRD Provinsi dan Kota Bandung atau sebagai pejabat publik sehingga sudah banyak diketahui masyarakat, PKS mengganggap keduanya mumpuni menjadi cawalkot.

“Tinggal dimata masyarakat dan berbagai pihak. Kita juga mencari calon wali kota. Untuk nama Irfan Hakim belum ya, kalau Melly dan Farhan sudah tapi tidak langsung hanya melalui Gerindra. Kita sih bisa siapa saja selain artis tersebut cuma itu juga kan belum diputuskan,” tandasnya.




“Braga Beken” Braga Bebas Kendaraan Bakal Dipermanenkan

braga beken

“Braga Beken” Braga Bebas Kendaraan Bakal Dipermanenkan

BANDUNG, Prolite – Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono mengatakan, Braga Beken (Braga Bebas Kendaraan) akan diteruskan hingga nanti jadi permanen.

Namun memang pada pelaksanaan hari pertama Sabtu (4/4/2024) kemarin memang masih ada beberapa hal yang harus dievaluasi.

Beberapa hal yang masih harus diperhatikan adalah, kantong parkir, yang masih membingungkan pengunjung. Sehingga, meskipun beberapa kantor pemerintahan sudah ditunjuk sebagai kantong parkir tapi tetap kurang efektif.

“Masih perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi lebih gencar. Karena kita tidak tahu, apa kendala kantong parkir ini. Apa karena belum tersosialisasikan atau bagaimana” katanya.

Bambang menegaskan, untuk parkir terutama di lahan milik pemerintah selama pelaksanaan Braga Beken adalah gratis.

“Kalau ada yang meminta tarif parkir, laporkan kepada saya,” terang Bambang.

Hal lain yang juga dievaluasi adalah, kemacetan. Bambang mengakui memang ada kemacetan selama pelaksanaan Braga Beken, namun semua masih terkendali.

“Saya mendapatkan laporan dari Kapolrestabes yang menyatakan ada kemacetan memang tidak bisa dihindari ya. Tapi Alhamdulillah semua masih batas aman,” tegasnya.

Di sisi lain, Bambang menerima laporan ada pekerja rumah makan yang kerepotan mendistribusikan bahan makanan ke restorannya. Karena harus banyak memanggul bahan makanan.

“Itu juga hal yang harus dievaluasi,” terangnya.

Jika Braga Beken ini dinilai berhasil, maka Bambang mengatakan, tidak menutup kemungkinan hal ini akan diterapkan juga di tempat lain.




AMS Deklarasikan Dukung Sonny Salimi Maju Cawalkot Bandung

AMS - Sonny Salimi - cawalkot

AMS Deklarasikan Dukung Sonny Salimi Maju Cawalkot Bandung

BANDUNG, Prolite – Angkatan Muda Siliwangi (AMS) resmi mendeklarasikan Dirut Perumda Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi sebagai calon Wali Kota Bandung lima tahun ke depan.

Alasan AMS melabuhkan pilihan hatinya kepada Sonny Salimi, kata M Zenal Insan karena Sonny Salimi merupakan keluarga besar Angkatan Muda Siliwangi (AMS) dan kebetulan menjabat sebagai wakil ketua dewan penasehat.

“Beliau adalah kadar AMS terbaik ini hasil keputusan rapat dari rapat harian pleno sampai rakor dan dibawa rakerdis jadi sudah bulat mengutus beliau supaya maju untuk di walkot, itu mau ke satu mau kedua mudah-mudahan Bandung ini ada perubahan untuk ke depan Bandung lebih baik,”ujar Zenal usai deklarasi.

Masih kata Zenal keputusan dukungan itu atas dasar pertimbangan dan masukan para tokoh dari para ketua rayon sampai pengurus.

Zenal berpesan agar Sonny Salimi mengutamakan program dibidang sektor pendidikan sektor sosial.

Lanjut Zenal, untuk dukungan sendiri pengurus dan anggota AMS dari tingkatan distrik, rayon, hingga sub rayon itu sekitar .

“Kalau pengurus saja sekitar orang jadi kita termasuk anggota yang sudah terdaftar ada ,” ucapnya seraya mengatakan jika Sonny tidak lolos di partai maka pihaknya akan mendukung di jalur independen.

Sementara itu Sonny Salimi mengaku dukungan ini sebagai mandat yang harus ia terima dan tidak boleh dikecewakan.

“Pertama pasti innalillahi wa innailaihi rojiun ya, saya tidak menduga ya teman-teman distrik Kota Bandung itu memberikan mandat yang luar biasa beratnya dan berharganya sekaligus. Berharga karena ini sebuah amanah yang luar biasa untuk bisa meneruskan pembangunan Kota Bandung tentunya ini harus menjadi perhatian buat saya, ya saya tidak boleh memberikan atau tidak boleh mengecewakannya yang memberikan mandat,” ucapnya.

Sonny pun menyampaikan bahwa ia harus bisa merealisasikan siapa pun yang terutama AMS yang percaya memberikan mandat. Selain itu Sonny mengaku akan berupaya keras untuk tidak mengecewakan.

Soal keinginan AMS Sonny bikin terobosan pendidikan.

“Pasti ya hari ini ya yang namanya pembangunan itu kan istilahnya continous improvement enggak akan pernah selesai kenapa enggak akan pernah selesai karena pembangunan ini setiap orang kan terus berkembang biak sementara infrastruktur apakah sejalan atau sama, kecepatan ini dengan perkembangan,” tuturnya.

Disinggung bila tidak ditunjuk partai yang ia daftar untuk cawalkot atau Gerindra Sonny enggan mempermasalahkan.

“Yang penting buat saya ikhtiar ini menjadi pahala kalau hasil mah kan itu urusan Allah Subhanahu Wa Ta’ala jadi nothing to lose ya, pahala di dalam konteks Pilkada itu ada di ikhtiarnya ya hasilnya biar Allah yang memutuskan. Dari dulu 50 juta tahun yang lalu itu sudah diputuskan siapa Wali Kota nanti tetapi saya hanya mencari pahala kita semua mencari pahala dengan apa ? berikhtiar,” pungkasnya.




1500 Perwakilan Buruh Bertemu Pemerintah dan Pengusaha

buruh

Diskusi Buruh, Pengusaha dan Pemerintah Demi Bandung Yang Kondusif

BANDUNG, Prolite – Pada pertemuan 1500 buruh se Kota Bandung dengan para pengusaha, pemerintah, dan stake holder. Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono menyampaikan bahwa pertemuan itu guna
upaya untuk bisa tuker pikiran.

Dengan demikian buruh bisa menyampaikan aspirasi di depan para pengusaha yang dilibatkan sehingga mencari titik temu.

“Bagaimana Kota Bandung bisa berjalan kondisif, aman ini tujuan kita seperti itu, diskusi seperti ini saya pikir ini hal baik bisa masing-masing mengevaluasi dan membuat sebuah rencana ke depannya tapi tetap punya koridor-koridor yang harus dipedomani,” jelasnya.

Terkait upah minimum kota (UMK) kata Bambang itu klasikel di mana peningkatan upah kemudian ada sebuah regulasi, daya pikir dan lainnya.

“Ini menurut saya kita cari formula yang efektif dan produktif dan soal upah itu kita punya hitungan setiap tahun ada penyesuaian sudah diatur peraturan pemerintah. Formula bagaimana tripartit pelaku usaha, serikat dan pemerintah produktif dan ideal tidak saling melemahkan satu lain cari win-win solution. Nah itu dia satu diantaranya sebuah aspirasi harus ada regulasi memayunginya supaya konsern tidak salah perda ada sedang ada revisi nanti di perwalkan,” tuturnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung Andri Darusman bahwa pihaknya memang mengadakan peringatan mayday. Jika tahun lalu hanya pengurus saja, guna memfasilitasi aspirasi buruh pekerja.

“Beda dengan tahun lalu penyampaian aspirasi tidak di jalan, kalau di jalan kan ganggu lalu lintas. Tahun kemarin kemping tahun ini pengurus anggota sekitar 1500 serikat, kita ada kan disini tidak dijalan. Di sini ada tauhsyiah, hiburan, santunan, dan penyampaian aspirasi lebih baik ke depan, mudah-mudahan dengan kemasaan kegiatan ini menghibur refresh bagi buruh pekerja tingkatkan rasa dan pikiran hati kita meraih kesejahteraan,” harapnya.




Hari Buruh, Jaminan Kehilangan Pekerjaan Jadi Aspirasi Utama

mayday - hari buruh

Hari Buruh, Jaminan Kehilangan Pekerjaan Jadi Aspirasi Utama

BANDUNG, Prolite – Ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia Hermawan mengaku peringatan hari buruh atau biasa dikenal mayday pada tanggal 1 Mei lalu pihaknya tetap turun ke jalan.

Namun karena undang-undang cipta kerja adalah kewenangan pusat maka buruh tidak melakukan aksi demo hari buruh di Kota Bandung melainkan di Jakarta.

Sedang untuk di lokal Kota Bandung sendiri peringatan hari buruh digelar di Harris Hotel Festival Citylink pada Minggu 5 Mei 2024. Di mana 1500 pengurus serikat dan anggotanya dikumpulkan untuk menyampaikan aspirasi.

“Kita menyuarakan aspirasi perda 4 tahun 2018 untuk direvisi. Perda ini sangat jelas posisinya muatan lokalnya bisa kita tuangkan dalam perda. Kita minta perda yang direvisi itu mau tidak mau harus menyesuaikan banyak hal,” kata Hermawan.

Aspirasi kedua yakni terkait BPJS kata Herman di perda ini tidak ada jaminan kehilangan pekerjaan. Namun buruh banyak di PHK tapi tidak mendapatkan jaminan pekerjaan lagi, karenanya buruh mendorong perda tersebut.

Lanjutnya aspirasi ketiga yakni muatan lokal yang sangat penting, karena prinsip buruh untuk upah sudah ditetapkan nasional sehingga tidak mungkin bisa negosiasi dengan pihak pemkot. Namun demikian Pemkot bisa memiliki kebijakan lakukan mengurangi pengeluaran buruh pekerja.

“Upah ditetapkan nasional tapi apa sih pemerintah kota bisa lakukan untuk mengurangi pengeluaran buruh pekerja. Misal bis bagi buruh sekarang kan 1 rupiah kalau dulu hanya 2 armada yang disiapkan oleh pemerintah kota sekarang 5 koridor bisa ditetapkan. Namun belum efektif semua maka kami minta direvisi cepat. Imi sudah berjalan 3 bulan tapi tapping baru bisa menggunakan BRI tapi tidak efektif,” keluhnya.

Begitu pun soal rusunawa kata Hermawan baru 50 unit, tapi itu mengurangi pengeluaran buruh karena hanya bayar Rp 125 ribu per bulan untuk air.

“Kalau ngontrak udah berapa ya, sekarang 500 – 700, nah sembako deleveri itu harus diperwalkan itu belum berjalan rumah belum nambah juga belum ada perwalnya. Kami mendorong perwal dikeluarkan di perda revisi ini, kami mendorong itu kalau undang-undang penyesuaian silahkan tapi kalau mulok karena kewajiban wali kota melalui perwal ada teknis menjabarkan tapi bagaimana supaya baik itu, kita dorong,” tutupnya.




KPU Kota Bandung Resmi Tetapkan 50 Anggota DPRD Periode 2024-2029

KPU Kota Bandung

KPU Kota Bandung Resmi Tetapkan 50 Anggota DPRD Periode 2024-2029

BANDUNG, Prolite – Ketua KPU Kota Bandung Wenti Frihadianti telah menetapkan 50 anggota DPRD periode lima tahun kedepan hasil pemilihan legislatif Febuari lalu.

Kata Wenti untuk perhitungan kursinya pakai metode dan menggunakan format yang sesuai dengan perundang-undangan yang di mana hasilnya itu secara otomatis keluar.

Evaluasi pelaksanaan Pemilu sendiri kata Wenti, ketika melakukan seleksi terbuka untuk badan ad hoc KPU Kota Bandung akan lebih antisipasi dengan salah satu syarat-syarat administratifnya yaitu surat keterangan kesehatan.

“Mungkin ke depan pun dengan pihak Pemerintah Kota Bandung kita diantisipasinya lebih laih. Karena sebenarnya kita sudah ada pemberian vitamin, sudah dianggarkan ditiap KPPS bahkan termasuk dengan pihak dinkes atau Puskesmas buka layanan di pada hari pelaksanaan hari H,” ujar Wenti usai penetapan di Preanger, Kamis (2/5/2024).

Ke depan, KPU Kota Bandung akan lebih mengontrol lagi untuk masalah dari sisi kesehatan. Lebih selektif.

“Dipastikan lagi, sebelum masuk ke tahapan seleksi terbuka kita melakukan evaluasi juga terhadap kinerja dari badan ad hoc sendiri baik, PPK, PPS, ataupun ke sekretariatan jadi itupun menjadi acuan buat kami ketika memang nantinya PPK yang memang mendaftar kembali yang pernah menjadi PPK sebelumnya. Nah itu menjadi catatan buat kami karena bagaimanapun kami berupaya untuk meningkatkan kualitas dari SDM ad hoc sendiri, bahkan termasuk nantinya di saat teknisnya sendiri,” ujarnya.

KPU Kota Bandung
KPU Kota Bandung.

Wenti juga menyampaikan untuk perekrutan PPK, karena sehubungan pemenuhan kuotanya belum sampai di dua kali. Sedang minimalnya dua kali minimal secara regulasi, sehingga untuk di lima kecamatan kemarin dilakukan perpanjangan sampai dengan hari ini.

“Seperti di Antapani, Coblong, Cidadap, karena belum mencapai pemenuhan kuotanya belum sampai di dua kali minimal, maka kita melakukan perpanjangan gitu dan hari ini pun kita masuk pada pendaftaran pembentukan TPS itu,” tandasnya.

Lanjutnya hingga kurang lebih sudah ada 400 pendaftar untuk diseleksi sebanyak 150, sehingga setiap kecamatan 5 orang per kecamatan.

Terkait beberapa catatan dari Pemkot disampaikan Asda 1 bahwa, kata Wenti KPU Kota Bandung nanti akan koordinasi dengan disdukcapil.

Karena di tahapan pilkada ini dilakukan juga pemutakhiran data pemilihnya dan termasuk data potensialnya.

Disinggung persiapan Pilwalkot, kata Wenti, baru masuk ke tahapan pembentukan badan ad hoc PPK dan PPS, sayembara jingel dan maskot. Dan itu masih dalam proses tahapan penjurian dan rapat koordinasi terkait masalah dukungan perseorangan.

Sedang soal honor PPK lanjut dia belum ada hanya saja yang jelas tidak akan melebihi dari Pemilu.

Dalam kesempatan itu Wenti pun menyampaikan terkait pendaftar cawalkot dari independen akan ada pengumuman di tanggal 5 sampai 7 terus tanggal 8 penyerahan dukungan perseorangannya.

“Seperti mengisi form pengisian dukungan ataupun penyerahan E-KTP pada tanggal 5-7 Mei dan syaratnya itu mengumpulkan pendukung dan tersebar di 16 Kecamatan kurang lebih 50% + 1 ya dari 30 kecamatan di kota Bandung jadi 6,6,5% dari jumlah DPT kota bandung,” tutupnya.

Ditempat yang sama Asda I Pemerintahan Asep Gufron menyampaikan tahapan ini cukup panjang dan luar biasa menyikapi tahapan pemilu dari awal sampai akhir.

“Kita bersyukur hari ini sudah tetapkan calon-calon yang akan menduduki ya, jabatan anggota DPRD Kota Bandung. Pemerintah menyampaikan apresiasi ucapan terimakasih bahwa kota bandung itu setiap ada event pesta demokrasi berjalan aman dan lancar tidak terjadi gesekan apalagi sampai pertumpahan darah walaupun dinamika politik itu pasti tapi kita mengedepankan bagian penyelesai dengan cara musyawarah dan mufakat dan ini clear bisa dilaksanakan,” tuturnya.

Asep melihat semua tahapan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Kalaupun ada perdebatan itu sah-sah saja.

“Tapi kan tidak terjadi sampai adanya gesekan yang mencederai terhadap pesta demokrasi itu harus tetap kita jaga sampai kepada nanti. Kita masih ada PR ya, pemilihan kepala daerah pada tanggal 27 November tentunya harus kita siapkan secera matang lagi mulai dari data pemilih, kesiapaan prasana, petugas juga sama, KPPS, PPS, panwas dan sebagainya, termasuk regulasinya yang di keluarkan KPU. Kemarin kita sudah mulai dirapatkan bagaimana kita menyempurnakan. Nanti pada saat Pilkada minimal kita sudah menyelesaikan , menyempurnakan walaupun tidak signifikan,”

Catatan bagi KPU Kota Bandung sendiri kata Asep, data pemilih tanggal 27 itu ada pemilih pemula dan ini menjadi konsentrasi, KPU Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung.

“Kami pasti akan memfasilitas untuk e-KTP dan mungkin tidak akan mengenal wakil libur sabtu minggu, kita layani untuk memberikan hak politiknya kepada warga masyarakat pada tanggal 27 November sudah berusia 17 tahun sehingga punya hak aspirasi politik untuk memilih nanti mungkin siapa kepala daerah yang dia pilih,” ujarnya.

Catatan kedua pihaknya sinergis, komunikasi yang bagus sehingga persoalan sekecil apapun segera diselesaikan dan yang ketiganya pihaknya mempersiapkan juga petugas KPPS yang lebih siap. Pasalnya kemarin ada petugas yang meninggal.

Sehingga evaluasi nanti KPU Kota Bandung depan harus seperti apa kendati pilkada nanto tidak seberat pemilu yang kemarin saat pemilihan Presiden, DPR RI, DPR provinsi dan juga DPRD kota/ Kabupaten se-Indonesia yang memang cukup melelahkan.

“Walaupun sebetulnya kami sudah mengantisipasi ya kesehatan, kita kasih vitamin sebelum itu di cek darahnya apakah tinggi atau tidak, termasuk kalau misalnya ada gangguan. Ini akan menjadi perhatian kami dinas kesehatan, terus dipantau setiap PPS takut terjadinya sesuatu. Tapi kan yang namanya meninggal urusan Allah Yang Maha Kuasa, ada yang sudah beres tahapan Pemilu seminggu kemudian meninggal,” pungkasnya.




Braga Free Vehicle Bakal Bikin Kota Bandung Lebih Nyaman

Braga Free Vehicle

Pj Wali Kota Optimis Braga Free Vehicle Buat Kota Bandung Lebih Nyaman

BANDUNG, Prolite – Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono meyakini penerapan kawasan Braga Bebas Kendaraan atau Braga Free Vehicle pada akhir pekan akan membuat suasana salah satu ikon Kota Bandung ini menjadi jauh lebih nyaman.

Ia menilai, Jalan Braga merupakan kawasan legendaris yang menjadi daya tarik wisatawan ke Kota Bandung. Namun, kondisi padat di kawasan Jalan Braga.

“Kita coba kembalikan legend dan heritage-nya Jalan Braga. Jadi siapapun yang ingin menikmati Jalan Braga ini bisa menikmati kawasan ini dengan maksimal,” ujar Bambang dalam Bandung Menjawab, Senin 29 April 2024.

Memasuki tahap awal implementasi, ia meyakini agenda ini pasti memiliki tantangan. Apalagi, Jalan Braga sudah dikenal dan sudah biasa dilintasi pengendara roda dua maupun empat selama 24 jam.

Meski begitu, Bambang menyebut Pemkot Bandung mencoba berbagai upaya untuk mereduksi dampak berjalannya Braga Free Vehicle, seperti dampak kemacetan ataupun lahan parkir di kawasan tersebut.

Kata Bambang, kantor-kantor pemerintahan di kawasan Braga bisa digunakan sebagai kantong parkir selama Braga Free Vehicle berlangsung.

Beberapa kantong parkir yang dipersiapkan, antara lain di kawasan Balaikota Bandung, Taman Dewi Sartika, Dinas Sumber Daya Air Jawa Barat, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Bank BJB, Bank Bandung, Basemen Alun-alun Bandung serta Kantor Pos Jalan Banceuy.

Adapun parkir on street yang disiapkan antara lain di kawasan Viaduc, Jalan Cikapundung, serta Jalan Braga Pendek.

“Nanti juga akan diberlakukan rekayasa lalu lintas sedikit, untuk mengurai potensi antrean kendaraan,” terang Bambang.

Selain penataan parkir dan rekayasa lalu lintas, Pemkot Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) juga menyiapkan Bandung Tour on Bus (Bandros) sebagai salah satu angkutan yang bisa dimanfaatkan wisatawan yang menginap di hotel-hotel di kawasan Kota Bandung.

Nantinya akan ada tiga rute yang akan dilewati oleh Bandros antara lain:

1. Rute Dago – Jalan Braga, melintasi sepanjang Jalan Ir. H. Djuanda menuju Hotel Kedathon.
2. Rute Pasteur – Jalan Braga, melintasi Jalan Pasteur, lalu belok ke Jalan Cihampelas, Jalan Wastukancana, dan berakhir di kawasan Braga.
3. Rute TSM – Jalan Braga, melintasi Jalan Gatot Subroto, menuju Jalan Asia Afrika, dan berakhir di kawasan Braga.

“Kita coba menangkap para wisatawan yang ingin menikmati Kota Bandung lewat transportasi massal seperti Bandros,” terang Bambang.

Ia optimis, Braga Free Vehicle akan memberi dampak positif, khususnya bagi kenyamanan wisatawan dan juga citra positif Jalan Braga yang selama ini dikenal sebagai area ikonik di Kota Bandung.

“Kami akan terus lakukan evaluasi. Dan tentunya kami meyakini Braga Free Vehicle akan memberi dampak positif,” pungkasnya.

Sebagai informasi, penerapan Braga Free Vehicle mulai dilakukan pada 4—5 Mei 2024 mendatang. Secara teknis, nantinya kawasan Jalan Braga akan bebas kendaraan mulai hari Sabtu pukul WIB hingga Minggu malam pukul WIB.




Braga Free Vehicle, Akhir Pekan Jalan Braga Bakal Bebas Kendaraan

Braga Free Vehicle

Disbudpar: Braga Free Vehicle Dibikin Syahdu Nan Romantis

BANDUNG, Prolite – Braga Free Vehicle (BFV) atau Braga bebas kendaraan akan diujicoba akhir pekan ini. Pemkot Bandung disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono setiap akhir pekan yakni pada hari Sabtu dan Minggu direncanakan bakal menerapkan ujicoba bebas kendaraan di jalan Braga.

Selama pelaksanaan Braga Free Vehicle itu para pelaku seni Kota Bandung akan digandeng Dinas Budaya dan Pariwisata untuk membuat suasana Jalan Braga semakin syahdu dan romantis.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bandung Arief Saifuddin menyampaikan bahwa di jalan Braga itu bukan tempat hingar bingar sehingga tidak cocok jika diberikan alunan musik keras-keras.

“Tetapi yang pasti kita berharap wisatawan datang ke Bandung bisa menikmati jalan Braga ini. Nanti juga pemanis-pemanis seni yang soft bukan yang keras sehingga betul-betul Braga yang romantis yang syahdu,” ucap Arief usai mendampingi Pj Wali Kota pada acara Bandung Menjawab di Jalan Braga, Senin (29/4/2024).

Kata Arief musik atau seni yang akan hadir nanti saat menikmati sekeliling jalan Braga adalah musik yang jauh dari hingar bingar.

Bukan itu saja, akan ada juga tradisi seni kota Priangan yang juga ditampilkan, seperti tradisi seni sunda ataupun modern.

“Yang pasti betul-betul wisatawan jalan menikmati itu kena kesyahduannya ke romantisannya. Nanti sanggar seni binaan kita, bareng-bareng pemusik trotoar jalan Braga juga ikut meramaikan disini,” tegasnya.