11 Ribu Hewan Kurban di Kota Bandung Sudah Diperiksa

hewan kurban - ilustrasi

Pastikan Kesehatan dan Kelaikan, DKPP Telah Periksa Hewan Kurban

BANDUNG, Prolite – Sebanyak lebih dari hewan kurban telah diperiksa oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung dari 196 lokasi penjualan hewan kurban.

Tim melakukan pemeriksaan antemortem untuk memastikan kesehatan dan kelaikan hewan kurban.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefullah mengatakan hewan yang akan labeli kalung sehat dan layak berisi barcode yang bisa dipindai melalui aplikasi e-Selamat.

“Barcode tersebut berisi data hewan kurban untuk memudahkan masyarakat kota Bandung untuk mencari hewan kurban. Satu hewan, satu barcode kita lengkapi dengan foto hewannya,” kata Wilsandi saat menjadi narasumber Bandung Menjawab di Balai Kota, Kamis 13 Juni 2024.

Dari struktur telah diperiksa, kata dia, domba yang paling tinggi sekitar ekor, sapi ekor dan kambing hanya 150 ekor

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan hewan yang terjangkit penyakit menular hewan seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penyakit menular lainnya. Hanya ditemukan hewan yang mengalami sakit akibat adaptasi dalam perjalanan.

“Untuk kesehatan kita periksa semua apakah ada penyakit. Alhamdulillah belum ditemukan penyakit yang berdampak luas, hanya penyakit karena perjalanan,” ujarnya.

“Hewan yang sakit dan telah dilakukan perawatan akan diperiksa lagi. Kalau misalnya kondisi membaik dan sudah sehat kita labeli kalung,” imbuhnya.

Ia menyebut hewan yang sakit akan dipisahkan untuk proses pengobatan. Bagi hewan yang tidak layak secara syariah direkomendasikan untuk dikembalikan ke daerah asal.

Proses pemeriksaan hewan ini telah berjalan sejak 28 Mei 2024 hingga 19 Juni 2024 mendatang.

Ia mengimbau masyarakat yang akan membeli hewan kurban untuk lebih selektif dengan memilih hewan yang telah diperiksa dan dilabeli barcode oleh DKPP Kota Bandung

Secara umum, kata dia, ciri-ciri hewan yang sehat yakni matanya bersih bersinar, area pembuangan tidak ada bercak menempel, kotorannya kering, tidak ada luka besar, secara fisik tidak cacat, dan tidak pincang.

“Kami periksa semua. Kami ingin memberikan kemudahan dengan label e selamat. Mudah-mudahan dengan layanan yang diberikan bisa memberikan manfaat dalam memilih hewan yang tepat dari segi kesehatan dan kelayakannya,” kata dia.




Harga Komoditas Cenderung Stabil Jelang Idul Adha

Komoditas jelang idul adha

Belum Ada Kenaikan Harga Komoditas yang Signifikan

BANDUNG, Prolite – Pantauan harga sejumlah komoditas hingga Kamis (13/6/2024) kemarin, oleh Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Bandung terbilang masih stabil.

Tidak ada lonjakan harga yang signifikan. Hanya beberapa komoditas mengalami kenaikan harga namun masih batas normal.

Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Meiwan Kartiwa mengatakan, hingga Kamis kemarin monitoring harga di 7 pasar dibanding Kamis pekan lalu relatif stabil.

“Kalaupun ada kenaikan atau penurunan tidak signifikan,” ujarnya.

Untuk harga beras medium rata rata di 12 ribu -13 ribu dan harga premium 14 ribu-16 ribu termurah.

Cabe rawit merah naik di 40-50 atau rata-rata kenaikan 3 ribu. Untuk cabe merah keriting 41 naik 4 ribu, dari 51 ribu sekarang 55 ribu. Cabe merah tanjung pun naik 2 hingga 3 ribu. Bawang merah relatif turun 44 dari 45, bawang putih bawang bombay masih sama.

Sedang untuk daging sapi masih di 130 -140 ribu, daging ayam 36-40 ribu.

“Mudah-mudahan tetap stabil walau 3 hari lagi lebaran. Kalau naik tidak signifikan. Tetapi pengalaman tahun lalu, untuk Idul Adha itu tidak melonjak, dan stok aman masih tersedia,” tegasnya.




Industri Kulit Garut Harus Diimbangi dengan Pengolahan Limbah Yang Baik

dprd jabar-industri kulit garut

Industri Kulit Garut Harus Diimbangi dengan Pengolahan Limbah Yang Baik

GARUT, Prolite – Industri kulit Garut semakin di kenal dikancah internasional. Tentu hal itu tidak lepas dari upaya inovasi dan peningkatan kualitas serta peran serta pemerintah daerah dalam memperkenalkan industri perkulitan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj Lina Ruslinawati mengapresiasi kegiatan yang bertajuk Promosi Bersama Produk Perkulitan Garut TA 2024.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya untuk industri kulit Garut dan terus berinovasi serta berusaha mempertahankan warisan budayanya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,” ujar Lina seusai menghadiri acara di Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Perkulitan Garut, Jalan Sukaregang, Kabupaten Garut, Kamis (13/6/2024).

Dengan dukungan dari masyarakat, Lina menambahkan pemerintah diharapkan produk-produk khas Garut semakin dikenal dan diminati, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sehingga industri perkulitan Garut ini menjadi ikonik sebagai sentra pengrajin kulit khususnya di Jawa Barat.

“Bukan hanya Garut saja yang tersohor sebagai ikonik perkulitan, tetapi juga ikon Jawa Barat sebagai salah satu provinsi yang memiliki sentra-sentra kerajinan yang khas di masing-masing wilayah kabupaten kota,” kata Lina.

Namun demikian, Lina menegaskan bahwa yang tidak kalah penting perihal pengolahan limbah dari kulit. Di antaranya aroma dari limbah kulit yang mengganggu wilayah sekitar pengrajin kulit. Dalam hal ini pemerintah daerah juga harus berperan dalam mencari solusi agar hal itu dapat segera dilakukan langkah konkrit. Karena tidak mungkin hanya dilakukan oleh pelaku usaha dan pemerintah daerah belaka. Pengolahan limbah berbahaya cukup memerlukan biaya yang besar.

“Pengolahan limbah ini jangan dianggap hal yang sepele. Perlu keterlibatan pemerintah pusat untuk menangani pengolahan limbah tersebut,” pungkasnya.




Hewan Kurban Mulai Diperiksa di 113 Titik Penjualan

dkpp - pemeriksaan hewan kurban

Cek Hewan Kurban di Aplikasi e Selamat

BANDUNG, Prolite – Jelang Idul Adha Pemkot Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan pemeriksaan kesehatan ke hewan kurban.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefulloh, mengatakan, hewan kurban yang ada di Kota Bandung harus sehat dan layak karenanya dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di 113 titik penjualan.

“Kita sudah dilapas resmi pada tanggal 28 Mei 2024. Sekarang tim bergerak mulai dari awal kordinasi kewilayahan kecamatan terkait lokasi prosedur dan sebagainya. Sekarang sudah banyak penjual,” kata Wili sapaan akrabnya, Jumat (7/6/2024).

Dari hasil awal pemeriksaan kata dia semua hewan kurban nyaris sehat namun belum layak disembelih karena usia belum cukup.

“Banyak belum masuk keusia, karenanya tidak kita kasih kalung. Ada juga beberapa ekor yang sakit karena perjalanan tapi bukan penyakit berbahaya mungkin karena perjalanan berdebu ke mata, ada juga sariawan kecil. Itu kita pisahkan dan diobati kalau sudah sehat bisa jual lagi,” ujarnya.

Dari 113 titik penjualan per hari kemarin jam 5 sore kata Wili, dari 46 penjual 2700 ekor hewan kurban sudah terperiksa dan penuhi syariat kurban.

Pihaknya masih tetap akan melakukan penyisiran hewan kurban ini sampai malam takbiran.

Kata dia tahun lalu ada 17 ribu yang diperiksa, dan tahun ini penyedian kalung sehat ada untuk 25 ribu ekor.

“Antisipasi lonjakan, pemerikasaan terus kita optimalkan meski dari kuantitas menurun nun kan poluasi bertambah. Tahun ini pemeriksaan juga bertambah dari dokter Unpad, PHI Jabar 1, U Tel yang membuat aplikasi dan menginputnya sehingga lebih cepat,” pungkasnya.

Untuk mengecek hewan kurban sehat, layak atau tidak kata dia masyarakat tinggal scan barcode dibelakang kalung sehat atau unduh aplikasi e Selamat (Sehat, Layak, Makin Tenang) di playstore.

“Disitu terlihat status sehat dan layaknya hewan kurban bahkan foto hewannya tak kan sama, sehingga tidak bisa dipindah-pindah kalung sehatnya,” tegasnya

Wili pun mengingatkan aga masyarakat kota Bandung memilih hewan sehat dan layak dari yang sudah diperiksa atau sudah berkalung.

“Lebih baik sudah ada kalung periksa kesehatan fisik antimortem karene hewan itu dehat dan usia sesuai syari’at,” bebebrnya.

Masih kata Wili, sudah dua tahun ini penjual hewan tidak ada yang di trotoar pasalnya sudah ada surat edaran agar para penjual berkoordinasi dengan kewilayahan lurah, camat yang menentukan lokasi penjualan. Selain itu Satpol PP pun sudah komitmen apabila menemukan penjual hewan kurban di trotoar maka akan ditertibkan.

Sementara Vidi penjualan hewan kurban ‘Kabayan’ mengaku senang ada pemeriksaan hewan seperti itu dan gratis. Pasalnya, dengan dikalungi sehat, semakin membuat masyarakat percaya bahwa hewan yang dijualnya sehat.

Untuk harga sendiri kata Vidi, domba kelas A sekitar Rp 3,1 juta dan Rp 2,8 juta. Untuk domba super 1 Rp 4,3 juta, super 2 Rp 3,9 juta, dan super 3 Rp 3,5 juta. Di lokasinya terdapat 49 ekor domba dan 17 ekor sapi.




Pawai Budaya Rakernas Apeksi 2024, Kota Bekasi Ambil Bagian

Rakernas Apeksi 2024

Kota Bekasi Meriahkan Pawai Budaya Rakernas Apeksi 2024

BALIK PAPAN, Prolite – Pawai Budaya Rakernas Apeksi 2024 yang diselenggarakan di sepanjang jalan raya arteri depan Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Kota Balikpapan berlangsung meriah, Rabu (05/06/2024).

Turut hadiri pada Rakernas Apeksi 2024 Wakil Presiden Terpilih Republik Indonesia 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, Pj. Ketua TP PKK Kota Bekasi, Yolla Kusuma beserta jajaran.

Rakernas Apeksi 2024

Pemerintah Kota Bekasi pun menjadi salah satu peserta dari rangkaian kegiatan pawai budaya rakernas ini yang memperlihatkan beberapa pakaian khas adat dan batik Kota Bekasi sendiri.

Pertunjukan berlangsung meriah dan disambut gembira oleh warga Kota Balikpapan, Pj. Ketua TP PKK Kota Bekasi, Yolla Kusuma mengatakan bahwasannya Kota Bekasi memiliki beragam pakaian khas khususnya batik dan kerajinan dari Kota Bekasi yang tentunya disediakan di stand Kota Bekasi.

“Saya beserta jajaran sangat mengapresiasi kegiatan ini dikarenakan ini merupakan salah satu ajang pameran budaya sekaligus memperkenalkan apa saja yang dimiliki oleh masing-masing daerah serta dapat menumbuh kembangkan UMKM yang ada di daerah lain khususnya Kota Bekasi, ” ujar Yolla

“Kami mempersiapkan seluruh peserta mulai dari pakaian hingga tarian yang kita miliki untuk dapat dipertunjukkan kepada seluruh warga masyarakat yang ada di Kota Balikpapan dan Alhamdulillah kami mendapatkan apresiasi yang begitu luar biasa di sini,” tutupnya.




Korban Pipa Pecah Terima Bantuan Sembako Pemkot Bandung

Pemkot Bandung Kirim Bantuan Sembako ke Korban Pipa Pecah

BANDUNG, Prolite – Pj Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Hikmat Ginanjar menyampaikan keprihatinannya terhadap kejadian pipa pecah dan meledak serta longsor di jalan Maleer Utara RT 01 Kelurahan Maleer dan RT 02 RW 05 Kelurahan Cibangkong Kecamatan Batununggal Rabu (5/5/2024) kemarin.

“Pertama tentu saja pemerintah Kota Bandung ikut perhatian dengan kejadian ini dan ini juga kejadian di luar dugaan maka sudah barang tentu kita semua mencoba membuat police lane dan Insya Allah secara teknis nanti mereka akan menyelesaikan dan harapan dari Pak RW tadi untuk menyegerakan yang di sepanjang sungai itu,” ujar Hikmat di lokasi.

Pemkot melalui Dinas Sosial kata Hikmat, sudah mensupport bantuan sembako dan lain-lain untuk keperluan warga di wilayah tersebut khususnya yang terdampak pipa pecah.

“Dan laporan dari aparat kewilayahan, melalui pa camat juga Ibu Lurah, ada 95 warga terdampak. Insya Allah ini juga menjadi perhatian. Kebutuhan air bersih nanti PDAM juga akan persiapkan tanki. Saya kira itu langkah-langkah yang diperlukan untuk jangka pendek saat ini,” tandasnya.

Terkait kerusakan bangunan yang terdampak pipa pecah sendiri kata Hikmat, berkat kesigapan aparat kewilayahan juga RW, RT l, para tokoh dan masyarakat yang bergerak bersama sebagian besar sudah selesai, sudah bersih dan mereka sudah bisa beraktivitas kembali. Sedang untuk bangunan yang rusak akan jadi perhatian.

“Ya, nanti PDAM secara teknis mungkin perbaiki itu semua. Untuk hal lain nanti secara teknis. Ya, memang harus ada, kontrol dan maintenance ya dalam segala hal juga bisa ada,” ujarnya lagim

Disinggung warga bergotong royong membersihkan, Hikmat mengaku bangga. Artinya masyarakat itu masih guyub dan kebersamaannya luar biasa.

“Saya kira ini kan cermin bagi kita bahwa di era global l ini sinergitas kolaborasi itu ternyata faktor pertama. Kalau dulu bahasanya gotong royong, sekarang ini sinergitas kolaborasi. Dan semua kolaborasi bagaimana meringankan beban saudara-saudaranya. Ini terpanggil dari hati sumber yang paling dalam,” pungkasnya.




Pipa PDAM Meledak, 2 Rumah Ambruk Tergerus Air

Pipa PDAM Meledak

Pipa PDAM Meledak, Belum Diketahui Penyebabnya

BANDUNG, Prolite – Pipa PDAM meledak di Jalan Maleer Utara RT 01 Kelurahan Maleer dan RT 02 RW 05 Kelurahan Cibangkong Kecamatan Batununggal. Akibatnya dua rumah warga ambruk tergerus air.

Gubernur Jawa Barat Bey Muchmudin saat meninjau lokasi didampingi Dirut Perumda Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi pada Rabu (5/5/2024) malam tadi membenarkan ada pipa PDAM meledak yang jebol pada pukul WIB. Pipa tersebut merupakan aliran distribusi air dari jalur Cikalong Pangalengan ke Badak Singa Kota Bandung.

Kata Bey, PDAM respon cepat dan untuk memastikan alat berat masuk. Bey memohon masyarakat saat pembersihan reruntuhan bangunan menjauh jangan mendekat pengerjaan.

“Ini tiga hari pertama harus dibersihkan dulu apakah kena sebelah! atau konstruksi 3 hari, memang akan ada gangguan bagi pelanggan tadinya dua pipa, satu dari sini satu lagi PDAM. PDAM akan bekerja cepat silakan di pantau, ini musibah,” tandas Bey.

Terkait korban yang kehilangan rumah sendiri kata Bey, akan segera dibahas.

“Sebaiknya kalau punya saudara tinggal dulu di sana. Dirut PDAM akan rapat dengan camat, RW kewilayahan,” ujarnya.

Ditambahkan Dirut Perumda Tirtawening Sonny Salimi, pihaknya belum bisa berkomentar banyak, pasalnya dugaan awal pun harus dicek dahulu setelah dibersihkan.

“Yang pasti pipanya jebol, yang terdampak sekitar 90 ribu tapi tidak berhenti total tetap produksi cuma kuantitas berkurang,” ujar Sonny.

Diketahui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung berhasil menutup sementara pipa PDAM meledak untuk menghentikan air.

Begitupun dengan aliran listrik yang telah diputus sementara di lokasi untuk menghindari arus pendek listrik.

Berdasarkan laporan tertulis dari Diskar PB Kota Bandung kronologi kejadian pukul WIB terdengar suara ledakan di kediaman seorang warga bernama Bambang. Saat dicek terlihat air keluar dengan deras dari bawah tanah.

Pemilik rumah dibantu warga mengevakuasi keluarga dan beberapa barang berharga. Setelah itu, tiba-tiba rumah Bambang dan tetangganya roboh. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi Emergency Call 113 Diskar PB Kota Bandung untuk meminta bantuan.

Petugas Diskar PB Kota Bandung tiba di lokasi pukul WIB. Tim langsung melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan Ketua RW dan RT setempat.

Saat tiba di lokasi, air masih meluap ± 50 cm, petugas langsung berkoordinasi dengan pihak kewilayahan, PDAM Tirta Wening, PLN, DSDABM dan BBWS Citarum dan melakukan penutupan sementara pipa PDAM meledak di lokasi.

Terdapat 2 rumah yang terdampak rusak berat (roboh) di RT 01 RW 05 kelurahan maleer dengan 2 KK 10 Jiwa. Selain itu terdapat pula 77 KK di RT 02 RW 05 Kelurahan Cibangkong yang terdampak banjir serta terdapat kirmir yang ambruk.

Saat ini petugas Diskar PB beserta kewilayahan, PDAM Tirtawening, dan DSDABM Kota Bandung masih berada di lokasi kejadian untuk tindakan lebih lanjut.




Lanud Husein Sastranegara Dukung Operasi TMC

TMC

TMC: Teknologi Modifikasi Cuaca

BANDUNG, Prolite – Lanud Husein Sastranegara mendukung penuh kegiatan penerbangan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Operasi ini serentak dilaksanakan di beberapa kota besar di Pulau Jawa, yakni Bandung, Malang, dan Solo. Lanud Husein Sastranegara berperan sebagai posko utama operasi TMC.

Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian mengatakan, operasi ini bertujuan untuk meningkatkan debit air waduk sesuai target, sehingga kebutuhan air bagi pertanian, industri, dan masyarakat dapat terpenuhi.

TMC
Kolonel Pnb Alfian saat menjelaskan operasi TMC.

“Kami berharap operasi ini dapat memberikan dampak positif bagi ketersediaan air di seluruh Pulau Jawa,” kata Alfian.

Oleh karenanya, Alfian menilai, pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan selama operasi.

“Koordinasi yang baik antara Lanud Husein Sastranegara dan tim teknis dari Kementerian PUPR sangat penting untuk memastikan efektivitas penyebaran garam dan keselamatan operasi,” ujar Alfian.

Diketahui, operasi ini melibatkan pesawat TNI AU Casa-212 dengan nomor registrasi A2114 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.

Pesawat tersebut dipiloti oleh Mayor Pnb Samsu Alam dan Lettu Pnb Arya Mahendra.

Setiap sorti penerbangan membawa 800 kg garam dengan harapan dapat memicu hujan untuk menambah volume air waduk.

Operasi TMC dijadwalkan berlangsung dari 1 Juni hingga 10 Juni 2024, dengan target meningkatkan debit air waduk di berbagai wilayah di Pulau Jawa.




Dorong Kinerja Bisnis, Perumda Pasar Juara Kota Bandung Terapkan Transformasi Digital di 37 Pasar

Perumda Pasar Juara Kota Bandung

Dorong Kinerja Bisnis, Perumda Pasar Juara Kota Bandung Terapkan Transformasi Digital di 37 Pasar

BANDUNG, Prolite – Untuk menaikan kelas Perumda Pasar Juara terus melakukan pembenahan salah satunya melalui penerapan QR Code Ruang Dagang guna peningkatkan potensi pendapatan dari retribusi serta penguatan database pedagang pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Juara, Pradana Aditya Wicaksana mengatakan penerapan teknologi informasi dan digitalisasi itu sejalan dengan visi transformasi Pasar Juara untuk Indonesia. Hal ini diakukan sebagai komitmen dalam mewujudkan dan mendorong kinerja berkelanjutan Perumda Pasar Juara melalui inovasi, pemanfaatan teknologi dan kolaborasi.

Kata dia, dengan memanfaatkan kekuatan teknologi, pasar dilengkapi dengan alat dan platform digital yang menyederhanakan operasional, meningkatkan transparansi, dan memperluas akses pasar.

QR Code Ruang Dagang sendiri akan memudahkan para pedagang dalam melakukan pembayaran retribusi kios dagang secara digital sehingga mendorong pendapatan Perumda Pasar Juara.

Selain itu, QR Code Ruang Dagang juga diharapkan akan meningkatkan pendapatan hingga 100 persen. Adapun realisasi pendapatan sebelum penerapan digitalisasi telah meningkat dari 14 persen menjadi 70 persen.

“Kami ingin membangun fundamental teknologi untuk Perumda Pasar Juara Kota Bandung, sebagai langkah awal transformasi tidak hanya terbatas pada penerapan kemajuan teknologi digital tetapi berlanjut pada infrastruktur fisik pasar. Hal ini didorong untuk menggabungkan kekuatan, memanfaatkan keahlian, dan berkontribusi dalam mewujudkan pasar yang lebih tangguh, inklusif, dan sejahtera bagi semua,” ujar Adit usai softlaunching Pasar Melek Teknologi, di Pasar Sederhana, Kota Bandung, Senin (3/6/2024).

Adit menjelaskan pihaknya melakukan digitalisasi pembayaran retribusi melalui QR Ruang Dagang secara bertahap di Unit Pasar Sederhana yang memiliki sekitar ruang dagang.

Kemudian akan dilanjutkan menyeluruh ke 37 Pasar di Kota Bandung yang berada di bawah pengelolaan Perumda Pasar Juara Kota Bandung dengan total sekitar ruang dagang.

“Dilakukan secara bertahap dan tertib, supaya pembenahan ini sesuai dengan kebutuhan dan sesuai harapan para stakeholders. Kami targetkan dapat diterapkan seluruhnya pada September tahun ini,” kata Adit.

Penerapan digitalisasi di Perumda Pasar Juara Kota Bandung ini, kata dia, kegiatan dalam rangka menyelaraskan dengan arah pembangunan Kota Bandung dan prestasi yang diraih Pemerintah Kota Bandung di masa kepemimpinan Pj. Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono yang berhasil mendapatkan Digital Government Award SPBE Summit 2024 melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaik pada kategori Kota.

Menurutnya, penerapan digitalisasi di Pasar Sederhana merupakan langkah awal yang diharapkan akan menjadi fundamental untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman dan arah kebijakan pemerintah Kota Bandung.

Melalui pembayaran digital, lanjut Adit, pihaknya merevolusi cara berbisnis, mendorong efisiensi, dan daya saing.

“Selain itu, penerapan digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi operasional pasar dan memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya para pedagang,” kata Adit.

Sementara itu, Pakar Kebijakan Publik dari Unpad, Yogi Suprayogi Sugandi mengapresiasi upaya Perumda Pasar Juara menerapkan digitalisasi pembayaran retribusi pedagang pasar melalui QR Code Ruang Dagang.

Menurutnya, penerapan teknologi informasi sudah menjadi keharusan demi menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang serba digital.

Selain itu, dia juga berharap Perumda Pasar Juara terus konsisten melakukan transformasi digital serta gencar melakukan sosialisasi kepada para pedagang pasar.

“Sosialisasi kepada para pegang perlu 360 derajat, tidak bisa parsial karena penggunanya adalah pedagang. Yang dilakukan Perumda Pasar Juara sudah cukup baik, meski ada kendala tapi jangan jadi halangan tapi harus jadi tantangan. Saya yakin Pemkot Bandung akan mendukung karena kemaslahatannya sangat banyak,” kata Yogi.




Jumat Bebas Kendaraan Dievaluasi, Masih Banyak ASN Bawa Kendaraan

Jumat Bebas Kendaraan

Jumat Bebas Kendaraan Dievaluasi, Masih Banyak ASN Bawa Kendaraan

BANDUNG, Prolite – Program Friday Car Free atau Jumat Bebas kendaraan di lingkungan kantor pemerintah kota Bandung rupanya tak membuat para abdi negara ini melepas kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi publik.

Malah para ASN ini tetap membawa kendaraan namun tidak memarkir di kantor melainkan di bahu-bahu jalan sekitar balai kota.

Menanggapi itu Plh Sekretaris Daerah Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan bahwa pihaknya sudah menghimbau.

“Kami sebetulnya sudah mengimbau kepada aparatur sipil negara dan semua sebagai langkah antisipatif beberapa kendaraan shuttle di sudut kota untuk bisa membawa ASN ke balaikota. Saya kira nanti akan jadi bahan evaluasi setiap minggu yang menjadi kendala itu akan kita sesuaikan. Tentunya kita sering mengingatkan, mekanisme, menaati itu semua” jelas Hikmat.

Namun demikian kata Hikmat yang pasti saat ini kawasan balaikota tidak ada kendaraan dan bisa low carbon sehingga masyarakat bisa menikmati oksigen yang bagus.