HJKB 214: Pemkota Bandung Beri Diskon Spesial 80 Persen Tiket Bandros

BANDUNG, Prolite – Menyemarakan Bandung Great Sale 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) menghadirkan promo spesial yang ditunggu-tunggu warga dan wisatawan. Selama periode 13-15 September 2024, tiket Bandros akan ditawarkan dengan diskon besar-besaran hingga 80 persen.

Promo ini memberikan kesempatan kepada warga dan wisatawan untuk menikmati keindahan Kota Bandung dengan harga sangat terjangkau.

Setiap harinya, selama 13-15 September 2024 tersedia 214 tiket Bandros dengan diskon 80 persen.

Tiga Rute Utama Bandros yang Tersedia pada Event Bandung Great Sale 2024 yaitu:

1. Rute Barat
Melalui jalur ini, penumpang akan diajak menjelajahi ikon-ikon Kota Bandung seperti Alun-Alun, Banceuy, Otista, Pasar Baru, Tegalega, hingga Festival Citylink, sebelum kembali ke Alun-Alun melalui Terusan Pasirkoja dan Dewi Sartika.

2. Rute Utara
Dimulai dari Balai Kota, Bandros akan membawa penumpang melalui kawasan Suniaraja, Kebon Kawung, Pasir Kaliki, dan Sukajadi, kemudian melintasi Cihampelas yang terkenal, serta berakhir kembali di Balai Kota melalui Wastukancana, RE Martadinata, dan Merdeka.

3. Rute Timur
Penumpang akan dibawa menjelajahi bagian timur kota. Dimulai dari Metro Indah Mall, melintasi Soekarno Hatta, Ibrahim Adjie, Gatot Subroto, dan Trans Studio Mall, sebelum kembali lagi ke Metro Indah Mall.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara menyatakan, promo ini dihadirkan untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Bandung serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk lebih mengenal kotanya dengan cara yang menyenangkan.

“Ini adalah salah satu upaya Pemkot Bandung untuk mendorong pariwisata lokal dan memberikan pengalaman yang berbeda bagi warga dan wisatawan,” ujar Asep, Sabtu 31, Agustus 2024.

Dengan adanya promo ini, diharapkan semakin banyak orang yang bisa menikmati keindahan dan sejarah Kota Bandung melalui layanan Bandros.

Bagi yang ingin memanfaatkan promo ini, disarankan untuk segera memesan tiket, mengingat jumlahnya yang terbatas.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk berkeliling Bandung dengan Bandros dan nikmati diskon 80 persen selama Bandung Great Sale 2024!




Awasi Gejala Cacar, Segera Lapor Puskesmas

Kasus Cacar Monyet

KOTA BANDUNG, Prolite – Kepala Dinas Kesehatan Anhar Hadian mengatakan pihaknya belum menerima konfirmasi dari Kemenkes bahwa di kota Bandung terdapat warga terjangkit cacar monyet (monkey pox).

“Ya setiap hasil surveillance atau pemantauan yang kita lakukan adalah menyasar seluruh fasilitas kesehatan, rumah sakitnya, klinik utama semuanya juga sudah kita kasih peringatan apabila ada yang menunjukkan gejala seperti cacar monyet segera melaporkan kepada kami dan sampai sejauh ini belum ada yang melaporkan,” jelasnya.

Kata Anhar, pantauan di lapangan, Kota Bandung aman alias belum ditemukan
kasus tersebut.

Untuk tracking sendiri kata Anhar sebenarnya yang memutuskan kasus itu Kemenkes, jadi kalaupun ada yang bergejala akan diambil sampel untuk kirim ke Jakarta.

“Di Jakarta yang memeriksa. Kami menunggu kabar. Tapi tidak ada konfirmasi. Kalau tracing yang tracing yang pasien. Terus dicari alamat nah itu tidak ada. Maksudnya dari sana tidak ada Kalau sudah confirm baru kita lakukan Tracing terhadap Kontakernarnya Terutama keluarga terdekat,” tegasnya.

Himbau Anhar, apabila ada gejala cacar monyet sebaiknya warga langsung ke fasilitas kesehatan, bisa ke puskesmas, rumah sakit ataupun klinik.

“Yang paling gampang ya ke puskesmas
lapor itu bila sudah ada tanda-tanda seperti gejala demam, panas. Kemudian nanti diikuti dengan gejala juga cacar air gitu ya. Muncul seperti cacar baru kita mulai air. Jadi setiap yang panas dilaporkan maksud saya, ciri khasnya ya cacarnya itu. Tidak perlu memikirkan ini cacar monyet atau bukan. Karena gejala cacarnya gitu ya,” ucapnya.

Masih kata Anhar adanya penyakit ini Indonesia belum menerapkan pembatasan kunjungan kepada warga asing, warning atau travel warning.

“Apapun sejauh yang saya ketahui ya. Karena pasti Kementerian kasih tahu kami kalau misalnya seperti itu. Jadi tidak ada kewajiban orang pulang dari luar negeri harus lapor atau dideteksi suhu dan lain sebagainya,” paparnya.

Sejauh ini Indonesia belum-belum menerapkan pembatasan apapun, begitu tes-tes. Namun ia menegaskan warga sendiri harus melakukan pencegahan.

“Tidak ada yang spesifik ya, kondisi sekarang ya.

Maksud saya, apakah warga kemudian harus keluar memakai masker?

Tidak ada juga. Hal seperti itu, memakai masker bukan karena hal tersebut ya. Maksudnya, kalau mau pakai masker karena memang cuaca sedang panas, banyak debu segala macam, ya sok aja. Jadi yang penting barangkali Kalau di wilayah atau di keluarganya ada yang menunjukkan seperti cacar, segera laporkan kepada kami. Bisa ke puskesmas, bisa ke rumah sakit, bisa ke fasilitas kesehatan.

“Sebenarnya karena kami sudah memberikan peringatan juga kepada semuanya. Penularannya sendiri lebih ke cacarnya bukan seperti covid semburan bersin atau batuk. Iya, yang istimewa itu, dari cacar monyet itu cara penularannya, kita searching ya nanti ya, bisa melalui udara, bisa melalui penetrasi seksual, bisa melalui sentuhan. Jadi memang itu kemudian menyebabkan WHO mengeluarkan peringatan potensi kedaruratan bahwa penularannya bisa melalui udara juga,” pungkasnya.




Implementasi Perda Nomor 4, Satpol PP Kota Bandung Tertibkan PKL

Satpol PP Kota Bandung

Satpol PP Kota Bandung Tertibkan PKL Mulai Dari Taman Musik Hingga Stasiun Timur

BANDUNG, Prolite – Satpol PP Kota Bandung menertibkan sejumlah PKL dan bangunan liar di beberapa kawasan, antara lain: Taman Musik, sepanjang Jalan Belitung (termasuk Taman Lalu Lintas), Jalan Kebon Sirih (sekitar Rumah Dinas Gubernur Jabar) hingga Jalan Stasiun Timur.

Kepala Bidang Ketentraman Umum dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Kota Bandung, Yayan Ruyandi menyatakan, ini merupakan kolaborasi antara Satpol PP, aparat kewilayahan beserta OPD lainnya dalam mengimplementasikan Perda Nomor 4 Tahun 2011.

“Perda tersebut mengatur kawasan untuk PKL. Oleh karenanya, kegiatan hari ini, kami identifikasi keberadaan PKL berdasarkan regulasinya,” ucap Yayan, Selasa 13 Agustus 2024.

“Kawasan Taman Musik, ini sudah mutlak tidak boleh. Zona merah. Lalu sepanjang Jalan Belitung, termasuk ada di sana Taman Lalu Lintas, tidak boleh karena berada di kawasan militer. Lalu sepanjang Jalan Kebon Sirih, juga tidak boleh karena ada di dekat Rumah Dinas Gubernur,” tegasnya.

Pantauan Humas Kota Bandung, kawasan yang biasanya dihuni para PKL tersebut tampak sepi. Meski begitu, seluruh alat jualan yang tertinggal di kawasan ini diangkut oleh Satpol PP Kota Bandung.

Tak hanya itu, akses penujang untuk berjualan juga ikut diangkut. Seperti instalasi kelistrikan di Taman Musik. .

Karena berulang kali melakukan penertiban dan hasilnya selalu sepi PKL saat ditertibkan, Yayan mendorong aparat kewilayahan aktif menggencarkan pengawasan pengendalian soal Perda 4 Tahun 2011 ini, termasuk keberadaan PKL dan Bangunan Liar di dalamnya.

“Kontak Satpol PP Kota Bandung. Kami akan tertibkan,” tegasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini melibatkan 257 personel, antara lain Satpol PP Kota Bandung, aparat kewilayahan termasuk Babinsa/Babinkamtibmas, serta OPD Kota Bandung terkait mulai dari Disciptabintar, DPKP, DSDABM, Dishub, serta Diskominfo.

“Kami undang OPD karena kegiatan ini juga memerlukan sinergi. Misalnya, jika ada pelanggar di kawasan trotoar, kami akan tindak. Lalu setelah trotoarnya bersih, DSDABM bisa melakukan tindakan. Misalnya dengan memasangi bolar atau menata trotoar tersebut. Kami juga turut serta, kami kerjakan semuanya bersama,” pungkas Yayan.




Vidi Aldiano & Ricky Harun Meriahkan DIGISEF 2024 di Ciwalk Bandung – Simak Jadwalnya!

DIGISEF 2024

BANDUNG, Prolite – Bagi kamu yang berada di Bandung dan sekitarnya, ada acara seru yang sayang banget untuk dilewatkan!

Bank Indonesia Jawa Barat menghadirkan Digital and Sharia Economic Festival atau Digisef 2024 yang akan berlangsung pada 9 – 11 Agustus 2024 di Union Square, Cihampelas Walk, Kota Bandung.

Acara ini nggak cuma gratis, tapi juga terbuka untuk umum, jadi semua orang bisa ikutan!

DIGISEF 2024

Digisef 2024 menghadirkan berbagai kegiatan menarik yang pastinya bakal bikin akhir pekan kamu lebih berwarna.

Mulai dari layanan publik, lomba mewarnai, travel fair, hingga booth keuangan.

Ada juga penampilan spesial dari YOW Music, Ricky Harun, Mama Lita dari MasterChef Indonesia, dan Vidi Aldiano! Wah, pastinya seru banget!

Jadwal Lengkap Digisef 2024

@bank_indonesia_jabar

Berikut ini jadwal lengkap acara selama tiga hari penuh:

  • Jumat, 9 Agustus 2024
    • West Java Tourism Talk (WJTT) Vol. 4: Diskusi seputar “Strategi & Inovasi Pengembangan Pariwisata Ramah Muslim di Jawa Barat” bersama Dr. Sapta (Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center), Masrura Ramidjal (PPHI – VP of Institutional Cooperation), dan Ghaida Tsurayya (Influencer).
    • Penampilan YOW Music: Menghibur pengunjung dengan musik keren dari YOW Music.
  • Sabtu, 10 Agustus 2024
    • Sharia Economic Forum: Pembahasan tentang “Pemberdayaan Ekonomi Produktif Melalui Optimalisasi Dana ZISWAF” bersama Dr. Banu Muhammad Haidlir (Dosen FEB UI dan Nazhir Wakaf) dan Ir. Rachmat Ari Kusumanto (Wakil Ketua 1 Bidang Penghimpunan BAZNAS JABAR).
    • Demo Olahan Pangan: Seru-seruan bareng Mama Lita dari MasterChef Indonesia S5 yang bakal ngasih demo masak!
    • Fashion Show IN2MF: Menyaksikan fashion show keren dari Indonesia International Modest Fashion Festival.
    • NGETEH: Ngobrol Tentang Digital dan Ekonomi Halal: Diskusi santai tapi penuh inspirasi!
  • Minggu, 11 Agustus 2024
    • Ruang Riung Syariah: Dengerin kisah inspiratif tentang tren halal lifestyle bersama Ricky Harun.
    • Final Perlombaan Da’i Muda: Saksikan para finalis Da’i Muda dalam kompetisi yang penuh semangat.
    • Penampilan Spesial Vidi Aldiano: Tutup minggu kamu dengan penampilan spesial dari Vidi Aldiano yang siap menghibur!

Bandung QRIS Run di Gedung Sate

@konserbandung

Selain di Cihampelas Walk, rangkaian acara Digisef 2024 juga akan berlangsung di Gedung Sate pada tanggal 11 Agustus 2024. Jangan lupa catat tanggalnya dan siap-siap ikut Bandung QRIS Run!

Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa langsung cek akun Instagram resmi Bank Indonesia Jabar di @bank_indonesia_jabar.

Jadi, yuk ajak teman-teman dan keluarga kamu buat seru-seruan bareng di Digisef 2024! Rasakan keseruan festival ini dan nikmati berbagai acara yang pastinya bakal bikin weekend kamu jadi nggak terlupakan! 🎉




Kolaborasi Pentahelix, Pemkot Bandung, Paguyuban Pasundan dan Apindo Buka Ratusan Lowongan Kerja

Job Fair - Pemkot Bandung - Paguyuban Pasundan - Apindo

Kolaborasi Pentahelix, Pemkot Bandung, Paguyuban Pasundan dan Apindo Buka Ratusan Lowongan Kerja

BANDUNG, Prolite – Pemkot Bandung bersama Paguyuban Pasundan dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bandung menggelar Job Fair Career Expo dalam rangka Milangkala ke-111 Paguyuban Pasundan dan HUT RI ke-79 di Kompleks Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Sabtu 3 Agustus 2024.

Hal ini merupakan wujud nyata kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi dan para pelaku usaha dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran di Kota Bandung.

Job Fair ini digelar secara gratis, dengan melibatkan sekitar 22 perusahaan swasta dari berbagai sektor bidang usaha dengan membuka ratusan lowongan kerja.

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, saat ini tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung mencapai 8,83 persen atau sekitar 116 ribu orang. Data ini mengalami penurunan jika dibandingkan pada saat pandemi. Namun bagi Bambang angka tersebut masih tergolong tinggi.

Untuk itu kolaborasi Pentahelix sangat dibutuhkan untuk mengakselerasi penurunan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung.

“Menurunkan angka pengangguran tidak akan pernah bisa kalau hanya mengandalkan pemerintah. Oleh karenanya hari ini saya berikan apresiasi juga kepada Apindo bekerja sama dengan Paguyuban Pasundan yang sudah bisa menyelenggarakan job fair ini,” kata Bambang.

Bambang menyebut sepanjang Januari – Juli 2024, Pemkot Bandung telah menggelar lebih dari 20 kali job fair yang bekerjasama dengan berbagai pihak.

“Tentunya ini menjadi sebuah motivasi sebuah semangat mengurangi tingkat pengangguran secara formal,” ujarnya.

Tak hanya penyerapan tenaga kerja, Pemkot Bandung juga terus mendorong hadirnya para wirausahawan baru yang tentunya dapat membuka lapangan kerja bagi dirinya maupun orang lain.

“Kewirausahaan ini menjadi sangat amat penting. Kita diskusi dengan berbagai macam elemen pendidikan pelaku usaha, bagaimana kita bisa menciptakan dan memberikan ruang bagi sebagian besar masyarakat Bandung. Khususnya untuk bisa membangun kemandirian dengan berbagai macam pilihan profesi,” ungkapnya.

Ia menargetkan penurunan angka pengangguran bisa turun sampai ke angka 6 persen. Hal ini, bisa dilakukan jika semua stakeholder bergerak bersama.

“Kita bersama butuh semua stakeholder untuk mengejar target ini. Saya optimis untuk kita bangkit dari angka yang menurut saya tidak begitu nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Apindo Kota Bandung, Ahmad Kosim Asmari mengatakan, tujuan dari job fair ini adalah setiap lulusan yang telah diwisuda dapat terserap di dunia kerja.

“Kami kolaborasi dengan Pemkot dan paguyuban Pasundan, ini bentuk nyata membantu Pemkot Bandung, setiap lulusan untuk mencari kerja,” ujarnya.

Apindo, kata dia, selalu siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk membuat job fair lainnya.

Di tempat yang sama, Ketua PB Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi mengatakan penyelenggaran job fair ini sebagai upaya kolaborasi menurunkan angka pengangguran di Kota Bandung.

Ia pun juga mendorong para lulusan perguruan tinggi untuk mulai menciptakan lapangan kerja sendiri dengan berwirausaha.

“Carilah, ciptakanlah lapangan kerja sendiri. Wirausaha ini harus kita tingkatkan. Ini motivasi bagi semua untuk menyiapkan diri menghadapi dunia usaha. Kegiatan ini menyongsong hari depan lebih baik,” katanya.

Sebagai informasi, selain job fair dalam rangka Milangkala ke-111 Paguyuban Pasundan juga digelar kegiatan donor darah, pemeran UMKM, hasil olahan pangan dan pameran perguruan tinggi.




Pantau Pasar Pangan Segar Aman, Pemkot dan Bapanas Pastikan Kestabilan Harga

Pangan Segar

Pemkot Bandung Bersama Bapanas Pastikan Kestabilan Harga dan Keamanan Pangan Segar

BANDUNG, Prolite – Langkah-langkas strategis terus dilakukan demi menjaga kestabilan harga pangan pokok yang ada dan memastikan keamanan pangan segar di pasar.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Tim OKKPD Provinsi Jawa Barat, Bulog Sub Divre Bandung, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung terus menggencarkan pengecekan kondisi pangan pokok strategis.

Pemantauan Pasar Pangan Segar Aman dan pengawasan keamanan pangan digelar di Pasar Modern Batununggal Indah, Kota Bandung, Sabtu 27 Juli 2024.

Termasuk juga memastikan pangan segar yang beredar di masyarakat, khususnya di wilayah Kota Bandung, aman dan layak konsumsi. Semua dilakukan untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Pengawasan ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa produk pangan yang dijual memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.

Selama kegiatan, dilakukan pengujian beberapa pangan segar secara langsung di dua titik, yaitu di ruang Pos Pantau Pasar Pangan Segar Aman dan di Mobil Mini Lab Food Safety Kota Bandung.

Beberapa komoditas pangan segar yang diuji meliputi tomat, cabai merah besar, bawang merah, daging ayam, ikan kembung, jeruk impor, dan beras.

Pengujian dilakukan menggunakan Rapid Test Kit untuk pestisida, formalin, chlorin, dan durante. Hasil pengujian menunjukkan semua sampel dinyatakan negatif dan aman untuk dikonsumsi.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kondisi Pasar Moderen Batununggal Indah sudah tertata dengan baik, baik dari segi higiene sanitasi maupun tata letak zonasi pangan segar asal tumbuhan, hewan, dan ikan.

“Tim ICS (Internal Control System) di pasar ini juga bekerja dengan baik dan konsisten dalam menjalankan tugas serta SOP demi menjaga keamanan pangan,” tulis laporan yang diterima Humas Bandung.

Selain pengawasan keamanan pangan, dilakukan juga pemantauan terhadap harga pangan pokok di Pasar Modern Batununggal Indah. Hasilnya, harga pangan pokok masih dalam batas normal dan stabil, tidak melampaui batas harga tertinggi yang ditetapkan.

Pasar ini juga menyediakan Beras SPHP, program unggulan dari Badan Pangan Nasional yang bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Kepala Bulog Sub Divre Bandung, Kepala Bidang Konsumsi DKPP Provinsi Jawa Barat, Kepala OKKPD Provinsi Jawa Barat, serta Plt. Kepala Bidang Keamanan Pangan DKPP Kota Bandung, Rima Rosmiati, beserta tim dari Bidang Keamanan Pangan.




Sister City Park, Komitmen Kemitraan 11 Kota di Dunia

sister city

Sister City Park Menambah Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung

BANDUNG, Prolite – Sebagai komitmen meningkatkan kemitraan dengan kota-kota di dunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung hadirkan taman baru yaitu Sister City Park di Jalan Seram.

Taman tersebut diresmikan oleh Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, Jumat 26 Juli 2024.

Sister City merupakan sebuah konsep hubungan sosial antar masyarakat dan budaya dari dua kota dengan daerah atau kota yang secara geografis, adminitratif, dan politik berbeda.

“Ini sebagai pengingat bahwa Kota Bandung sudah bekerja sama dengan berbagai negara dalam meningkatkan akselerasi khususnya Sister City,” kata Bambang.

Ia mengungkapkan, hadirnya Sister City Park membuat taman di Kota Bandung bertambah menjadi 601 titik.

“Ini persembahan kami untuk membuat nyaman warga Bandung,” ungkapnya.

Bambang yakin hadirnya taman di Kota Bandung mampu menarik wisatawan untuk datang ke Kota Bandung. Kendati demikian, ia meminta agar perawatan dilakukan dengan baik dan berkala.

“Saya yakin ini memberikan dampak positif. Warga di luar Bandung akan berkunjung kesini. Maka saya minta kepada DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) untuk merawatnya,” tutur Bambang.

Lebih lanjut Bambang mengatakan hadirnya taman ini pun menambah Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung. Sehingga diharapkan kualitas udara lebih segar.

“Posisi RTH Kota Bandung sekitar 12,8 persen. Ini masih menjadi PR kita ke depan. Semua terus berupaya untuk mencari dan membuat ruang terbuka hijau yang bisa kita manfaatkan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala DPKP Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi menyampaikan, pembangunan taman tersebut dilaksanakan selama 2 tahap, mulai tahun 2022 – 2023.

“Pembangunan ini sebagai komitmen kami kepada delegasi negara yang telah menjalin kerja sama. Jadi kita menyediakan informasi kepada masyarakat tentang 11 negara yang bekerja sama dengan Kota Bandung,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat 30 jenis tanaman yang berada di Sister City Park. Mulai dari flamboyan, mahoni, hingga kastuba.

“Warga dapat menikmati dan mendapatkan pengetahuan negara mana saja dan penjelasan kerja sama dengan Pemkot Bandung,” ujarnya.

Berikut 11 kota yang menjadi Sister City Pemkot Bandung:

1. Namur (Belanda)
2. Linzou (China)
3. Suwon (Korea Selatan)
4. Yingko (China)
5. Hamamatsu (Jepang)
6. Petaling Jaya (Malaysia)
7. Seoul (Korea Selatan)
8. Kawasaki (Jepang)
9. Braunschweig (Jerman)
10. Foty Worth (Amerika)
11. Toyota (Jepang). (*)




Perumda Tirtawening Gandeng IKADIN Tertibkan Penagihan Tunggakan

perumda Tirtawening

Sonny: Perumda Tirtawening Perluas Kerjasama Maksimalkan Pelayanan dan Menyelamatkan Aset

BANDUNG, Prolite – Selamatkan aset-aset negara Perumda Tirtawening melakukan penandatanganan kontrak kerja sama (MoU) dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Advokasi Indonesia (IKADIN) Kota Bandung.

Direktur Utama Perumda Tirtawening Sonny Salimi mengatakan kerjasama dilakukan dalam rangka memaksimalkan pelayanan dan menyelamatkan atau mengurusi aset.

Selain itu banyak hal dirasa Perumda Tirtawening perlu bantuan hukum. Hal itu dilakukan agar semua tunggakan dan aset Perumda tertib sehingga tidak terus menjadi pertanyaan kenapa tidak selesai masalah tersebut.

“Walaupun kita sudah kerjasama dengan beberapa lembaga seperti kejaksaan dan kita ingin bersinergi dengan semua. Ini agar bisa mempercepat masalah-masalah yang bisa diselesaikan. Seperti sertifikasi atau aset penagihan apa saja,” terang Sonny usai MoU di hotel Aston, Jl Pasteur dengan jumlah, Kamis (25/7/2024) malam.

Terkait penagihan, menurut Sonny ini memang kerjasama yang baru dibangun. Namun penagihan ini perlu dilakukan terutama untuk pelanggan yang susah ditagih dan tunggakannya sudah bertahun-tahun.

“Yang susah tidak mau bayar, siapa pun mau pelanggan golongan industri ataupun golongan rumah tangga. Tagihannya nanti tergantung jumlah pemakaian,” jelasnya.

Begitu pun terkait Aset yang belum di sertifikasi.

“Aset yang bisa pun masih ada yang bermasalah seperti Maribaya sudah disertifikasi tapi dibatalkan. Hal-hal seperti ini kita terbatas kemampuannya,” tegasnya.

Kerjasama hukum ini kata Sonny tidak ada bedanya dengan kejaksaan, hanya saja karena banyak dan sudah bertahun-tahun maka kerjasama pun diperluas.

“Sama kejaksaan masih, berbeda lembaga tapi objek sama. Ya kan, kejaksaan punya keterbatasan lingkup wilayah, IKADIN juga. Target saya semua jadi tertib, yang penting kita semua bisa mematuhi hak dan kewajiban,” harapnya.

“Jadi bukan masalah parah tidak parah soal ini tapi kan kita ditanya terus misal oleh BPK kenapa tidak selesai dan ini membuat kinerja keuangan tidak bagus,” tutupnya.

Hal sama disampaikan Ketua DPC IKADIN Jutek Bongso, bahwa kerjasama antara Perumda Tirtawening dengan DPC IKADIN Kota Bandung, dalam bentuk kerjasama di bidang hukum.

“Konsultasi hukum mengenai kontrak, aset, apa saja yang bermasalah. Ini merupakan bagian menyelamatkan aset negara juga,” ucapnya.

Begitupun soal tagihan macet pihaknya akan membantu dengan cara melayangkan surat himbauan bayar kepada pelanggan.

“Kita tidak ke lapangan hanya konsultasi advokat umumnya. Menulis surat menghimbau segera bayar karena kan ada hak dan kewajiban, tidak ada sanksi, kira-kira tidak dituruti baru ambil langkah hukum,” tegasnya.

“DPC Ikadin bukan dept collector kita cari cara humanis untuk di. Kita undang pelanggan bermasalah ke kantor. Dan nantinya sesuai penugasan dari Tirtawening. Harapan kami ini saling menguntungkan saling mendapatkan manfaat. Kita sendiri bisa meluaskan kerjasama, ini tidak gratis tapi gak akan semahal perorangan artinya institusi negara berbeda dan kita akan coba terobos bahwa harusnya kerjasama kantor dengan lembaga itu lebih menguntungkan ketimbang perorangan atau B to B. Kita ini se-Indonesia sekian puluh ribu, itu kekuatan yang besar untuk dikerahkan dan potensi menguntungkan,” paparnya.




Koperasi Rangkul Teman, Kiat Perumda Pasar Juara Berantas “Bank Emok”

Koperasi Rangkul Teman,

Koperasi Rangkul Teman, Kiat Perumda Pasar Juara Berantas “Bank Emok”

BANDUNG, Prolite – Berantas bank emok, Perumda Pasar Juara bekerjasama dengan koperasi Rangkul Teman. Koperasi tersebut akan memberikan permodalan bagi para pedagang di seluruh pasar tradisional Kota Bandung.

Direktur Utama PD Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana mengatakan adanya koperasi Rangkul Teman ini guna meringankan pedagang namun bersifat tidak memaksa.

“Di sini tidak ada jaminan, intinya adalah kami Perumda pasar berupaya membantu pedagang dengan membantu permodalan supaya dua arah jangan hanya mengambil retribusi saja tapi tidak solusi buat pedagang,” ujar Aditya sapaan akrabnya disela launching koperasi Rangkul teman di pelataran kantor sekaligus pasar Sederhana, Rabu (23/7/2024).

Koperasi Rangkul Teman ini kata dia akan membantu permodalan supaya ekonomi berjalan. Pasalnya koperasi yang ada saat ini belum optimal.

“Nanti terintegrasi dengan kami, bagaimana langkah-langkah nya. Nanti terkontrol oleh Perumda, apakah menguntungkan atau merugikan. Ini kami kasih solusi, sehingga kami paham kondisi pedagang dan seperti apa,” tuturnya.

Lanjut dia selama ini permodalan pedagang lebih ke modal sendiri atau pinjaman melalui perbankan.

“Soalnya tergantung pedagang karena ini bukan paksaan ini hanya solusi pilihan bantu pedagang. Kita ingin koperasi ini hadir di seluruh pasar, ” ungkapnya lagi.

Ditambahkan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bandung, TB Agus Mulyadi bahwa kerja sama ini dibangun sebagai alternatif bagi pedagang untuk mengembangkan potensi maupun permodalannya.

Selain itu, koperasi hadir berfungsi edukasi dan literasi keuangan.

“Seperti kita tahu bagaimana pedagang ini males ke bank harus pakai baju bagus dan lainnya. Makanya kita jemput bola, ini adalah pilihan bukan wajib ke koperasi. Kalau koperasi kan sukarela ada aktivitas anggota simpanan pokok dan wajib,” tuturnya.

Masih kata TB sapaan akrabnya, fungsi BUMD disini tidak harus pada layanan keuntungan saja tapi juga fungsi sosial layanan. Bahkan kedepan, koperasi ini harus berkolaborasi dengan bank Bandung, sehingga masing-masing baik Perumda Pasar, Bank Bandung, dan Rangkul Teman berjalan sehat.

Pada kesempatan itu TB pun menyampaikan dari 4 BUMD yang sehat adalah Perumda Tirtawening dan PT BII.

“Semua BUMD tumbuh sehat. Perumda Pasar naik, skor tingkat kesehatannya 70-60%. Yang BII dan PDAM skornya kan B, BB, A, AAA, dilihat kinerja. Bobot besar keuangan tiap BUMD kan beda-beda. Ya Perumda Pasar paling sulit karena tidak hanya distribusi tapi lain persoalan. Kami harap sebelum tutup tahun Perumda Pasar sehat,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Koperasi Rangkul Teman Doni Maradona menyampaikan soal koperasi tidak harus ada simpan namun hanya pinjam, karena pihaknya tidak ingin ada ungkapan koperasi ini menarik uang dari masyarakat.

“Karena kekhawatir tadi ya trauma gak bisa tarik padahal itu kesalahan manusia. Jadi kami tidak utamakan simpan tetapi tergantung orang peroranganya kalau dia mau bisa kita bukain tapi kita tidak memaksakan ya,” ujar Doni.

“Kalau ada simpan dikira seakan-akan kita menarik, kita gak begitu sih,” jelasnya lagi.

Sola bunga sendiri kata Doni bisa dibicarakan dengan pengaju pinjaman.

“Enggak sebenarnya enggak, makanya saya bilang silahkan ajukan sama beliau nanti dihitung-hitung. Menurut saya itu biasa sih orang bertanya begitu tapi kalau belum berpengalaman mencoba menjalani pinjaman ini susah juga belum dicoba,” ucapnya.

Alasan pinjaman per 15 hari harus sudah dibayar. Pasalnya berdasarkan pengalaman perputaran keuangan di pasar terbilang cepat.

“Modal di pasar itu kan perputarannya cepat sehingga seumpama kalau mereka lama jangka waktu membayarnya nanti akan terpakai untuk beli-beli yang lain. Itu kan meringankan pedagang, jadi dia mengalokasikan keuangan juga. Ada kredit macet dibawah 15% tapi masih bisa ditemui di tagih, kita bunga tidak berbunga. Ini sementara pinjam khusus bagi pedagang karena sebelum covid sudah untuk umum tapi sekarang pedagang dulu,” tutupnya.




Jelang Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX, Kang DS Ajak Masyarakat Ikut Meramaikan

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX Siap Digelar di Soreang, Kabupaten Bandung

KAB. BANDUNG, Prolite – Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX kembali hadir sebagai ajang bergengsi untuk mengeksplorasi dan memamerkan berbagai varietas tanaman pangan unggulan.

Acara yang akan dibuka oleh Menteri Pertanian RI ini diadakan pada 27-30 Juli 2024 di Gedung Budaya Soreang bertema “Mewujudkan Kemandirian Benih Tanaman Pangan Untuk Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

Kegiatan ini menawarkan berbagai inovasi dalam perbenihan yang siap mendukung petani lokal meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan nasional.

Ajang tahunan ini akan menampilkan varietas-varietas tanaman pangan yang tahan terhadap hama, penyakit, dan kondisi lingkungan tertentu, seperti padi, jagung, umbi-umbian, dan aneka sayuran. Selain itu, ada juga pameran produk pertanian unggulan serta gelar teknologi pangan dari seluruh Indonesia sebagai media pembelajaran bagi masyarakat dan petani.

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

Dengan adanya kegiatan ini, para petani diharapkan dapat memahami pentingnya pemilihan benih yang tepat serta cara mengelola benih dengan baik sehingga bisa meningkatkan praktik pertanian dan mendorong tercapainya ketahanan pangan yang lebih baik.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengungkapkan pentingnya acara ini bagi sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Bandung.

“Kabupaten Bandung memiliki potensi pertanian yang besar dengan berbagai komoditas pertanian unggulan sehingga sangat sesuai terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan Gebyar Perbenihan Nasional Ke-IX ini,” jelasnya.

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

Bupati Dadang berharap kegiatan ini dapat menggerakkan sektor ekonomi dengan kedatangan para peserta dari seluruh Indonesia serta dapat membuka peluang investasi di bidang pertanian.

“Saya mengajak kepada semua warga masyarakat Kabupaten Bandung, baik masyarakat perbenihan maupun umum untuk hadir dan mendukung kegiatan gebyar perbenihan yang akan dilaksanakan di Gedung Budaya Soreang,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ningning Hendasah juga mengundang seluruh masyarakat untuk meramaikan acara ini sebab acara ini terbuka dan gratis untuk masyarakat umum.

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

“Di sini akan ditampilkan berbagai display varietas padi unggulan, gelar teknologi, gelar produk KUKM Kabupaten Bandung, berbagai lomba, diskusi ilmiah, dan seluruh rangkaian kebutuhan benih di Kabupaten Bandung. Semuanya bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat,” paparnya.

Beragam kegiatan menarik telah disiapkan untuk menyemarakkan acara ini, antara lain:

– Gelar Teknologi Benih Tanaman Pangan
– Display Varietas Benih Tanaman Pangan
– Sosialisasi Regulasi Perbenihan Tanaman Pangan
– Pameran dan Display Produk Perbenihan Tanaman Pangan
– Klinik Konsultasi Perbenihan
– Job Fair Industri Perbenihan
– Pameran Produk UMKM
– Forum/Saresehan/Temu Bisnis
– Aneka Perlombaan
– Aneka Hiburan (Angklung Udjo, Band, Stand Up Comedy, dll.)
– Donor Darah

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi petani lokal, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran bagi seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.