Anggota DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafied Minta Pemkot Perbanyak Pembangunan Infrastruktur

Anggota DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafied Minta (istimewa).

Anggota DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafied Minta Pemkot Perbanyak Pembangunan Infrastruktur

Prolite – Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi konsisten memberikan fasilitas yang ideal untuk masyarakat dengan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan.

Perencanaan matang diperlukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi guna menunjang proses pembangunan setiap tahunnya. Kesiapan anggaran juga perlu dimaksimalkan.

Sejauh ini lanjut Muin sapaannya, dari segi alokasi anggaran lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)  pembangunan infrastruktur hampir  rampung dikerjakan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA).

“Nah, dari target sudah 90 persen terselesaikan infrastruktur oleh DBMSDA. Itu dari sisi APBD nya,” kata Muin kepada Radar Bekasi.

Sementara dari  sisi keseluruhan infrastruktur di Kota Bekasi, lanjut Muin, masih banyak yang perlu dibangun dan diperbaiki. “Baik jalanan, saluran,  karena masih banyak titik yang berpotensi terjadinya banjir kalau musim hujan berlangsung,” ucapnya.

Masyarakat Kota Bekasi butuh penataan infrastruktur yang lebih banyak lagi begitu juga dengan anggarannya. Maka dari itu, Pemerintah harus benar-benar dalam perencanaannya.

“Kita ingin Pemkot Bekasi bisa membangun lebih banyak lagi infrastruktur. Baik lingkungan maupun di fasilitas umum lainnya,” tukasnya.




Anggota DPRD Kota Bekasi Mustofa Janji Kawal Usulan Warga

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Mustofa

Anggota DPRD Kota Bekasi Mustofa Janji Kawal Usulan Warga

Prolite – Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Mustofa memastikan bakal mengawal usulan yang disampaikan warga Kota Bekasi khususnya Daerah Pemilihan (Dapil) tempatnya hingga terealisasi. Usulan itu beragam mulai dari pembangunan sarana prasarana lingkungan hingga infrastruktur jalan dan lainya.

Dengan menerima seluruh keluhan masyarakat Kota Bekasi maka Mustofa akan menampung hasil reses tersebut.

“Saya akan terus mengawal aspirasi masyarakat yang sudah saya tampung dari hasil reses,” jelasnya.

Oleh karenanya, dirinya berkomitmen penuh untuk mengawal serta memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan warga.

“Hingga saat ini aspirasi masyarakat telah terealisasi dan dalam tahap pengerjaan. Saya akan pastikan aspirasi dapat terserap seluruhnya,” ujarnya.

Namun, bagi masyarakat yang aspirasinya belum terealisasi diminta untuk bersabar, karena ada skala prioritas dan tetap diperjuangkan untuk tahun-tahun berikutnya.

“Saya harap semua aspirasi yang sudah terealisasi bisa bermanfaat untuk masyarakat. Saya minta warga untuk menjaga apa yang sudah diberikan oleh Pemkot Bekasi,” harapnya.




Diperbaiki, Baku Mutu Air Bendungan Jatiluhur Membaik

Bendungan Jatiluhur diperbaiki

Diperbaiki, Baku Mutu Air Bendungan Jatiluhur Membaik

PURWAKARTA, Prolite – Perbaiki baku mutu air di Bendungan Jatiluhur, sektor 14 Satgas Citarum Harum, berikan sosialisasi kepada warga sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Hasilnya, sedikit demi sedikit baku mutu air Bendungan Jatiluhur semakin membaik.

“Awalnya memang baku mutu Bendungan Jatiluhur ini tidak baik. padahal keberadaannya digunakan untuk kebutuhan hidup warga Kabupaten Purwakarta dan sekitarnya termasuk kebutuhan listrik warga Jakarta,” ujar Komandan sektor 14 Citarum Harum, Kolonel czi Bambang Prasetyo, S.E.

Seperti diketahui, Program Citarum Harum sendiri merupakan program pemerintah pusat yang tujuannya untuk membersihkan Daerah Aliran sungai (DAS) Citarum, yang terbentang sepanjang Kabupaten Bandung (Situ Cisanti) hingga Kabupaten Karawang (Muara Gembong).

“Nah, kami (TNI,red) ikut membantu membersihkan, mensosialisasikan pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup di sekitar DAS Citarum,” terangnya.

Khususnya di Kabupaten Purwakarta, terkonsentrasi di Bendungan Jatiluhur dan sekitarnya, yang terdiri dari lima Kecamatan, yaitu Kecamatan Jatiluhur, Sukasari, Sukatani, Maniis dan Tegalwaru.

Salah satu tupoksinya adalah membantu penertiban keramba jaring apung (KJA), yang berdasarkan Peraturan Gubernur Jabar No 96 tahun 2022, tentang Tata Kelola Keramba Jaring Apung di kawasan Waduk Cirata, Waduk Saguling dan Waduk Jatiluhur, bahwa Jumlah KJA di kawasan Jatiluhur sebanyak petak.

“Kenyataannya, jumlah KJA sebanyak petak, yang berakibat pada kualitas batu mutu air yang menjadi buruk. Padahal air waduk Jatiluhur digunakan untuk PDAM, irigasi, PLTSA dan lain-lain,” jelasnya.

Untuk itu ada empat tahap yang dilakukan satgas Citarum Harum guna mengurangi KJA yaitu, sosialisasi, pendataan, penertiban dan patroli. Dengan adanya penertiban ini, jumlah KJA yang sebelumnya ada petak, menjadi hanya sekitar 11 ribu petak.

“Patroli dilakukan, untuk mencegah muncul KJA baru setelah ditertibkan,” tuturnya.

Di sisi lain, Satgas Citarum Harum juga memberikan sosialisasi kepada warga, agar lebih peduli dengan kondisi alam sekitar. Dengan harapan kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga, pada gilirannya bisa menjadi gaya hidup, di samping kondisi air Bendungan Jatiluhur jadi lebih baik.

Sementara itu, salah seorang relawan yang ikut mengelola Kawasan Jatiluhur, Pendi, mengatakan, sejak ada program Citarum Harum, sekarang memang sudah ada peningkatan kualitas air.

“Kalau sebelumnya, kondisi airnya tidak terlalu baik. Sekarang lebih bersih,” jelanya.

Selain itu, KJA juga lebih sedikit, sehingga lebih tertib.

“Dari pihak satgasnya sendiri, rutin memberikan sosialisasi kepada warga, sehingga sosialisasi yang dilakukan secara rutin jadi lebih mengena,” tuturnya.

Perbaikan ini, lanjut Pendi, tentunya bisa meningkatkan sektor pariwisata di kawasan Bendungan Jatiluhur. Sehingga, pada gilirannya bisa membantu perekonomian warga sekitar. ditambah sekarang banyak investor dari pihak swasta yang berinvestasi, sehingga memiliki banyak spot wisata.

Beberapa spot wisata yang bisa dinikmati di Waduk Jatiluhur di antaranya, Istora Resto and Cafe Jatiluhur Valey resort. Selain itu, sejak dua bulan lalu, juga ada floating caffee, yang menjadi salah satu destinasi wisata baru.

Caffee camp juga tersedia untuk wisata keluarga yang ingin menginap, sampai wisata outbond yang disediakan secara bundling.

“Sekarang memang banyak wisatawan yang datang ke Waduk Jatiluhur. Terlebih setelah ada investor dari luar sehingga ada banyak wahana baru di Jatiluhur,” tuturnya.

Pendi berharap Program Citarum Harum tetap dilaksanakan, agar masyarakat punya kepedulian terhadap lingkungan. Agar lingkungan lebih terjaga dan bisa memberikan penghidupan kepada warga sekitar. (*)




Sakedap Drive Thru: Solusi Mudah untuk Perizinan UMKM di Kota Bandung

BANDUNG, Prolite – Dalam upaya meningkatkan akses dan kenyamanan bagi pelaku usaha mikro, Sakedap (Sarana Anjungan Kemudahan Perizinan) kini menawarkan layanan Drive Thru di Mall Pelayanan Publik Kota Bandung.

Inisiatif ini bertujuan untuk mempermudah proses perizinan, khususnya dalam mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB), yang merupakan syarat penting bagi pelaku usaha untuk menjalankan bisnis secara resmi.

Layanan Drive Thru ini buka dari hari Senin hingga Jumat, mulai pukul hingga . Dengan konsep ini, masyarakat dapat mengurus NIB tanpa harus antri lama, yang sering kali menjadi kendala bagi para pelaku UMKM yang memiliki waktu terbatas. Layanan Sakedap dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin mengakses perizinan dengan lebih cepat dan efisien.

Ani Handayani, seorang pemilik warung nasi di kawasan Bandung mengaku terbantu atas layanan ini.

“Karena jadwal Sakedap di kecamatan tempat saya tinggal sudah terlewat, saya langsung menuju Drive Thru di MPP untuk membuat NIB. Prosesnya cepat dan mudah, dan NIB sangat bermanfaat untuk usaha saya,” ujarnya.

Ani menambahkan, dengan memiliki NIB memungkinkan usahanya untuk mendapatkan akses ke berbagai bantuan dan program pemerintah yang dapat mendukung pertumbuhannya.

Dengan adanya Sakedap Drive Thru, diharapkan pelaku usaha di Kota Bandung dapat lebih mudah mengakses perizinan dan menjalankan usaha mereka dengan lebih percaya diri.

Pemerintah setempat juga mengungkapkan harapan bahwa layanan ini dapat meningkatkan jumlah pelaku UMKM yang terdaftar, sehingga berkontribusi lebih baik pada perekonomian lokal.

Melalui inovasi ini, Sakedap berharap dapat menciptakan ekosistem yang lebih mendukung bagi para pelaku usaha, terutama di tengah tantangan yang dihadapi oleh sektor UMKM.

Dengan demikian, diharapkan pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung dapat terus meningkat, memberikan manfaat bagi masyarakat luas.




Anggota DPRD Kota Bekasi Agus Rohadi Ajak Masyarakat Manfaatkan Hasil Pembangunan Infrastruktur Lingkungan  

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Agus Rohadi

Anggota DPRD Kota Bekasi Agus Rohadi Ajak Masyarakat Manfaatkan Hasil Pembangunan Infrastruktur Lingkungan

Prolite – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Agus Rohadi, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan hasil pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah Kota Bekasi, utamanya terkait infrastruktur lingkungan.

Dijelaskannya, banyak usulan warga yang berfokus pada pembangunan infrastruktur lingkungan sudah terealisasi, tinggal pemanfaatan dan perawatan yang perlu dilakukan sehingga usia pakai bisa lebih lama.

Untuk pembangunan sarana prasarana lingkungan beragam, menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah. Ada yang mengusulkan sekretariat RT/ RW, perbaikan jalan, drainase, mini hall hingga fasilitas olahraga untuk warga seperti lapangan futsal.

”Dari aspirasi warga itu beragam, ada usulan perbaikan jalan, lalu sekretariat RT/RW, lapangan futsal, mini hall tergantung kebutuhan masing-masing wilayah,” tambahnya.

Selain pembangunan yang diusulkan warga, pihaknya juga mendorong Pemerintah Kota Bekasi membangun fasilitas pendukung dalam penanganan permasalahan lingkungan. Utamanya pencegahan banjir saat musim penghujan.

”Ya pembangunan drainase, normalisasi itu juga kita dorong, yang saat ini perlu dimaksimalkan Pemkot Bekasi, termasuk pembangunan polder air sebagai upaya meminimalisir titik banjir di Kota Bekasi,” jelas Anggota Dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Lanjut Agus, secara keseluruhan pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi saat ini sudah berjalan secara bertahap. Meski tidak dilakukan serentak, pembangunan diharapkan selesai tepat waktu.

 




DPRD Kota Bekasi Saifuddaullah Dorong Persamaan Persepsi Tentang Penyediaan Alat Kontrasepsi untuk Remaja dan Pelajar

DPRD Kota Bekasi, HM Saifuddaullah

DPRD Kota Bekasi Saifuddaullah Dorong Persamaan Persepsi Tentang Penyediaan Alat Kontrasepsi untuk Remaja dan Pelajar

Prolite – DPRD Kota Bekasi Saifuddaullah membutuhkan kesamaan persepsi dari semua pihak tentang upaya kesehatan sistem reproduksi usia sekolah dan remaja, sebagaimana diatur dalam PP nomor 28 tahun 2024. Salah satunya terkait dengan ketentuan terkait dengan penyediaan alat kontrasepsi.

Kesamaan persepsi ini penting setelah memperhatikan kontroversi yang muncul akhir-akhir ini.

“Persepsi yang ditangkap kan jadi liar, seolah-olah ada seks bebas. Ini kan perlu pemahaman yang sama,” kata Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, HM Saifuddaulah.

Pada Pasal 103 Ayat (4) PP nomor 28 tahun 2024disebutkan bahwa pelayanan kesehatan reproduksi usia sekolah dan remaja salah satunya meliputi penyediaan alat kontrasepsi. Bunyi aturan tersebut adalah sebagai berikut:

‘Pelayanan kesehatan reproduksi sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) paling sedikit meliputi: a. deteksi dini penyakit atau skrining, b. pengobatan, c. rehabilitasi, d. konseling, e. penyediaan alat kontrasepsi’.

Pada Ayat (4) diatur bahwa pelayanan kesehatan reproduksi yang meliputi penyediaan alat kontrasepsi tersebut dilakukan melalui sistem konseling yang dilakukan oleh tenaga kesehatan, konselor, dan/atau konselor sebaya yang memiliki kompetensi sesuai kewenangannya.

Saifuddaulah menggarisbawahi tentang makna penyediaan alat kontrasepsi untuk siswa dan remaja yang dapat menciptakan persepsi salah mengenai seksualitas di usia remaja.

“Ini berpotensi mempromosikan pemikiran bahwa hubungan seksual di usia muda adalah hal yang dapat diterima, asalkan dilakukan dengan penggunaan kontrasepsi, tanpa memberikan cukup penekanan pada risiko dan konsekuensi jangka panjang dari perilaku seksual prematur,” Saifuddaullah.

Maka dari itu, lanjutnya, pemahaman yang utuh dari PP tersebut juga penting untuk memastikan pelaksanaannya di daerah. Paling penting, semua pihak harus menangkap substansi dari PP tersebut.

“Justru yang terpenting kan edukasi, bagaimana pelajar memahami tentang seks bebas itu dilarang. Tidak hanya dalam norma sosial, tapi juga norma agama,” tambah Saifuddaullah .




Anggota DPRD Kota Bekasi Aminah Ajak Orang Tua Bijak Mendidik Anak

Anggota DPRD Kota Bekasi, Aminah (istimewa).

Anggota DPRD Kota Bekasi Aminah Ajak Orang Tua Bijak Mendidik Anak

Prolite – Anggota DPRD Kota Bekasi, Aminah merasa terpanggil dengan sederet kasus yang melibatkan anak, mulai dari aksi tawuran, tindak kekerasan, hingga asusila masih menjadi momok di Kota Bekasi.

Aminah menyebutkan peran semua pihak penting untuk mengantisipasi itu, keterlibatan demi mewujudkan Kota Bekasi yang ramah dan aman bagi anak-anak. Menurutnya, peran orang tua sangat diperlukan bagaimana mengawasi dan bijak dalam mendidik anak sehingga mereka tidak terjerumus pada hal negatif.

Dia mencontohkan kasus tawuran remaja yang masih kerap terjadi setiap pekannya. Hal itu menuntut orang tua untuk kerja ekstra melakukan pengawasan.

“Orang tua harus berperan aktif menjaga anak dari aksi tawuran. Karena di Kota masih ada remaja yang terlibat tawuran setiap minggunya,” kata Aminah dikutip Radar Bekasi.

Terutama, di jam malam, orang tua jangan membiarkan anaknya terlalu bebas dan harus ada batasan-batasan yang diberikan.

“Anak tidak pulang, cari anaknya sampai ketemu dan menasehatinya. Warga yang merasa kehilangan ayam saja sibuk mencarinya tapi bila anak anaknya tidak pulang  malah dibiarkan. Orang tua harus bijak mendidik anaknya,” imbuhnya.

Begitupun lingkungan, Aminah menginginkan masyarakat di lingkungan juga berperan aktif mendorong lingkungan yang aman serta ramah anak.

”Kita di DPRD akan terus menyuarakan dan mengawasi anak-anak di Kota Bekasi. Kita harapkan semua pihak terlibat agar Kota Bekasi menjadi kota yang aman bagi anak-anak,” tukasnya.




Koswara Resmi Jadi Penjabat Wali Kota Bandung Gantikan Bambang

BANDUNG, Prolite – A. Koswara resmi menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Bandung menggantikan Bambang Tirtoyuliono, Jumat 20 September 2024. Serah terima digelar di Balai Kota Bandung.

Acara dimulai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, diikuti dengan pemberian cenderamata sebagai simbol peralihan tanggung jawab.

Bambang Tirtoyuliono, yang telah menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Bandung selama satu tahun, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama masa jabatannya.

Bambang mengungkapkan, setiap tindakan kecil yang dilakukan dapat membawa perubahan besar bagi Kota Bandung.

“Saya sangat berterima kasih atas kolaborasi yang terjalin. Berkat kerja keras dan komitmen kita bersama, berbagai pencapaian berhasil diraih. Setiap tantangan yang kita hadapi selama ini telah kita lalui dengan baik. Mari kita teruskan sinergi ini untuk mewujudkan Bandung yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujar Bambang.

Bambang merasa masa jabatannya berjalan cepat telah diwarnai oleh komitmen dan semangat untuk memajukan Kota Bandung.

“Setiap langkah dan tindakan yang saya ambil adalah untuk Bandung yang lebih baik. Saya berharap Wali Kota yang baru dapat melanjutkan apa yang telah kita mulai,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Bandung yang baru, A. Koswara, mengungkapkan kebanggaannya bisa menggantikan posisi sahabatnya, Bambang Tirtoyuliono.

Koswara menekankan pentingnya melanjutkan program-program yang telah dirintis sebelumnya, serta meminta dukungan semua pihak dalam menjalankan tugas barunya.

“Saya pertama kali datang ke provinsi, dibimbing oleh Pak Bambang. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk meneruskan pola kerja yang telah beliau bangun. Saya yakin perangkat daerah di Kota Bandung sangat mumpuni karena telah dibina dengan baik,” ujar Koswara.

Salah satu prioritas yang akan menjadi fokus utama Koswara adalah penyelesaian masalah transportasi di Bandung.

Menurutnya, transportasi merupakan sektor krusial yang berdampak pada sektor-sektor lainnya.

“Ini menjadi PR besar kita bersama. Kita akan segera membahas langkah-langkah yang harus diambil untuk menyelesaikan persoalan ini,” jelasnya.

Koswara menyatakan siap berlari lebih cepat untuk membawa Kota Bandung menjadi kota yang lebih baik lagi.

Dengan optimisme dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, ia berharap dapat melanjutkan pembangunan yang sudah dirintis dan membawa Bandung ke masa depan yang lebih cerah.

Serah terima jabatan ini menandai babak baru bagi Kota Bandung, yang diharapkan terus berkembang di bawah kepemimpinan yang baru.




PDIP Belum Serahkan Nama Fraksi Usai Ketua DPRD Kota Bekasi Tahun 2024-2029 Ditetapkan

Ilustrasi PDIP belum serahkan nama fraksi (google).

PDIP Belum Serahkan Nama Fraksi Usai Ketua DPRD Kota Bekasi Tahun 2024-2029 Ditetapkan

Prolite – PDIP belum serahkan susunan nama fraksi usai di lakukannya penetapan Sardi Efendi sebagai ketua DPRD Kota Bekasi tahun 2024-2029 mendatang.

Namun PDIP Kota Bekasi memiliki 9 kursi hasil Pemilu Legislatif 2024 lalu sontak hasil ini menempatkan PDIP di posisi ke dua setelah PKS.

Pemilihan Terpisah, Plt Sekretaris DPRD Kota Bekasi Alexander Zulkarnaen mengungkapkan, belum adanya nama perwakilan PDIP di pimpinan DPRD Kota Bekasi dan belum ada susunan fraksi PDIP, terkendala surat di PDIP.

Alexander Zulkarnain mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali mengirim surat ke PDIP untuk nama-nama di kursi pimpinan DPRD dan susunan fraksi PDIP.

Ilustrasi (freepik).
Ilustrasi (freepik).

“Kalau ditanya kenapa PDIP belum ada namanya di wakil ketua 1 dan fraksi, sampai sekarang belum ada surat dari PDIP yang masuk ke kita,” ungkap Alex, sapaan akrabnya dikutip , Jumat (20/9)

Terkait pelantikan ketua dewan definitif, Alex menyatakan pihaknya akan menunggu persetujuan gubernur Jabar.

“Senin (23/9/2024) kita baru mengirim surat ke gubernur. Kita menunggu. Dan harsebagai ketua apan kita bisa secepatnya mendapatkan surat dari gubernur agar secepatnya ketua dewan definitif dilantik,” tutupnya.




Sah, Sardi Efendi Ketua DPRD Kota Bekasi 2024-2029

Sardi Efendi Ketua DPRD Kota Bekasi 2024-2029

Prolite – Sah, Sardi Efendi ditetapkan sebagai ketua DPRD Kota Bekasi 2024-2029. Kursi ketua dewan itu mewakili PKS Kota Bekasi sebagai juara dengan 11 kursi hasil Pemilu Legislatif 2024 lalu.

Sementara, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPRD belum menentukan perwakilannya di unsur pimpinan DPRD Kota Bekasi periode 2024-2029. Pun begitu dengan susunan fraksi PDIP.

Padahal, PDIP Kota Bekasi memiliki 9 kursi hasil Pemilu Legislatif 2024 lalu. Hasil ini menempatkan PDIP berada di urutan kedua setelah PKS yang mendapatkan 11 kursi.

Belum adanya perwakilan PDIP di unsur pimpinan DPRD Kota Bekasi periode 2024-2029 dan unsur fraksi, terungkap dalam rapat Paripurna Pengusulan dan Penetapan Pimpinan Dewan Definitip dan Susunan Fraksi di DPRD Kota Bekasi, Jumat (20/9/2024).

Salah satu anggota DPRD dari PDIP Samuel Sitompul membenarkan belum ada perwakilan PDIP di kursi pimpinan dewan dan fraksi dengan alasan belum ada surat mandat dari DPP PDIP.

“Masih menunggu surat mandat dari DPP PDIP siapa yang akan menjadi Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bekasi,” ungkap Samuel.

Untuk diketahui, paripurna hari ini telah menetapkan 3 kursi pimpinan DPRD Kota Bekasi dari PKS, Partai Golkar dan Partai Gerindra.  Serta menetapkan susunan fraksi-fraksi, minus PDIP.

Berikut daftar nama-nama pimpinan di DPRD periode 2024-2029:

Ketua DPRD Sardi Effendi (PKS), Wakil Ketua 2 Faisal (Partai Golkar) dan Wakil Ketua 3 Puspayani (Partai Gerindra).

Sementara, berikut daftar susunan 6 fraksi DPRD Kota Bekasi.

  1. Fraksi PKS

Ketua : Saifuddaulah

Sekretaris : Bambang Purwanto

Bendahara : Ii Marlina

  1. Fraksi PDIP

  1. Fraksi Partai Golongan Karya Solidaritas

Ketua : Sarwin Edi Saputra

Wakil Ketua : Dariyanto

Sekretaris : Tanti Herawati

Bendahara : H. Edi

  1. Fraksi Partai Gerindra Demokrat

Penasihat : Tahapan Bambang Sutopo

Ketua : Misbahuddin

Wakil Ketua : Murfati Lidianto

Sekretaris : Arwis Sembiring Meliala

  1. Fraksi Partai Amanat Nasional Pembangunan

Ketua : Evi Mafriningsianti

Wakil Ketua : Nawal Husni

Sekretaris : Abdul Muin Hafied

Bendahara : Aminah

  1. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa

Ketua : Ahmad Murodi

Sekretaris : Alit Jamaludin

Bendahara : Wildan Fathurrahman