Sistem Smart City Kota Bandung Curi Perhatian Kemenkopolhukam RI

BANDUNG, Prolite – Sistem Smart City yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mencuri perhatian Kemenkopolhukam RI.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinator Kamtibmas Kemenkopolhukam RI, Brigjen Pol Asep Jaenal Ahmadi menyebut, transformasi digital di Pemkot Bandung ini menginspirasi. Ia berharap, sistem ini dapat diimplementasikan di berbagai Kota/Kabupaten lainnya.

“Kami melihat Kota Bandung salah satu pemerintahan kota yang sudah melaksanakan transofrmasi digital ini,” kata Asep saat melihat sistem Smart City di Bandung Command Center, Kamis 19 September 2024.

Kunjungan kerja ini juga sejalan dengan pembelajaran yang dilakukan Kemenkopolhukam RI dalam mewujudkan konsep smart city yang bisa diterapkan di Ibu Kota Negara (IKN).

Salah satu aspek yang mengesankan bagi Kemenkopolhukam RI adalah terintegrasinya layanan publik dan keamanan yang terpadu di satu ruang, yakni Bandung Command Center. Asep menyebutnya sebagai Smart Security System.

“Adanya integrasi dengan pihak kepolisian yag bisa dikolaborasikan dengan sistem keamanan kota yaitu smart security system,” ujar Asep.

“Semoga ini menjadi pembelajaran dan masukkan bagi kita untuk bisa dikembangkan di daerah daerah lain,” harapnya.

Sedangkan dalam sambutan selamat datangnya, Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan, salah satu branding Kota Bandung adalah Liveable And Loveable City.

Bambang juga menyebut, Bandung merupakan salah satu kota pelopor smart city sejak 2015. Sejumlah inovasi dibuat guna mempermudah akses masyarakat mendapatkan layanan publik.

“Dinamika yang terjadi di Kota Bandung menjadikan percepatan pelayanan publik ini menjadi sangat penting,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Eric M. Attauriq menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemenkopolhukam atas atensi dan apresiasinya mengunjungi Kota Bandung untuk bertukar ilmu soal smart city.

Ia mengaku bangga, upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung, selain membawa manfaat bagi masyarakat, juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

“Semoga dengan kedatangan Pak Asep dan Jajaran dapat menjadi motivasi, dan menjadi saran dan masukkan bagi perkembangan smart city,” ujar Eric.




Great Bandung 2024 Ramaikan HJKB 214 dengan Bazaar Unik Bayar Pakai Sampah

Great Bandung 2024 dalam rangkaian HJKB 214

Great Bandung 2024 Ramaikan HJKB 214 dengan Bazaar Unik Bayar Pakai Sampah

BANDUNG, Prolite – Sebagai salah satu rangkaian Hari Jadi ke-214 Kota Bandung (HJKB 214), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar acara bertajuk Great Bandung di Balai Kota Bandung, Sabtu 21 September 2024.

Salah satu inovasi utama dalam acara HJKB 21 ini adalah Bazaar Bayar Pakai Sampah. Pengunjung dapat menukarkan sampah mereka untuk mendapatkan voucher belanja.

Voucher ini kemudian dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok, pakaian, sepatu, dan barang-barang lainnya. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Bandung dan Yogya Group sebagai penyedia sembako.

Acara Great Bandung 2024 dalam rangkaian HJKB 214 dibuka oleh Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin yang mewakili Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara.

Ia menyampaikan pentingnya inovasi dalam menjaga lingkungan dan mendukung ekonomi lokal. Menurutnya, Great Bandung 2024 di HJKB 214 ini berfokus pada inovasi dan kreativitas dalam menjaga lingkungan hidup, mendukung perekonomian lokal, serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Ronny juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Bandung terkait pengelolaan sampah. Dengan TPA Sarimukti yang akan ditutup pada tahun 2026 dan TPA Legok Nangka yang baru akan beroperasi pada tahun 2029, Pemkot Bandung telah menghadirkan program seperti TPST, magotisasi, dan Kang Pisman untuk mengurangi volume sampah yang mencapai ton per hari.

“Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat ikut berkontribusi untuk menjadikan Bandung lebih bersih dan hijau untuk generasi mendatang,” ungkapnya.

Selain itu, inovasi Bazaar Bayar pakai Sampah tidak hanya membantu mengurangi sampah, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya daur ulang.

Ia berharap acara ini dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, sekaligus mendukung ekonomi lokal dengan mendorong daya saing produk UMKM.

“Sampah yang sebelumnya dianggap sebagai masalah kini dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya dengan nilai ekonomi,” ujarnya.

Beberapa pengunjung yang hadir di Great Bandung 2024 dalam rangkaian HJKB 214 mengungkapkan antusiasme. Salah satunya diungkapkan Ayi, seorang Ibu Rumah Tangga yang sengaja hadir membawa sampah untuk ditukarkan voucher yang dapat dibelikan berbagai kebutuhan. Ia mengaku senang dengan harga-harga terjangkau yang ditawarkan di bazaar.

“Saya tadi beli baju dan beberapa kebutuhan lainnya dengan harga yang sangat murah. Sebagian saya bayar pakai voucher yang saya dapat dari menukar sampah botol plastik,” ungkapnya.

Senada dengan Ayi, Bubun Widarta, warga Lengkong juga sengaja datang ke acara Great Sale untuk membeli apron dan barang lainnya menggunakan sampah anorganik yang dibawanya.

“Saya tadi membeli apron dan beberapa barang lainnya. Ke depannya, saya berencana untuk mengumpulkan sampah plastik agar bisa digunakan untuk mendapatkan voucher di acara seperti ini,” ujarnya.

Great Bandung 2024 juga menghadirkan Bazar UMKM yang menampilkan produk dari 30 kecamatan di Bandung. Ada pula lomba kreasi daur ulang sampah dengan peserta dari kecamatan.

Selain itu, ada pula pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat. Sekitar 300 orang berkesempatan untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar dan obat-obatan secara gratis.




Penetapan Pimpinan dan Fraksi DPRD Kota Bekasi Periode 2024-2029 Ini Nama-namanya

Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi (istimewa).

Penetapan Pimpinan dan Fraksi DPRD Kota Bekasi Periode 2024-2029 Ini Nama-namanya

Prolite – DPRD Kota Bekasi menggelar rapat paripurna pengumuman pengusulan calon pimpinan dan penetapan calon pimpinan definitif DPRD Kota Bekasi periode 2024-2029 dan pengumuman susunan dan keanggotaan fraksi-fraksi DPRD Kota Bekasi periode 2024-2029.

“Penetapan Ketua Dewan dan Fraksi berlangsung kemarin, (Jumat 20 September 2024) siang,” ungkap Plt Sekretaris DPRD Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen.

Pimpinan DPRD Kota Bekasi bakal diisi parpol-parpol pemenang Pileg 2024. Yaitu, PKS (11 kursi), PDI Perjuangan (9 kursi), Partai Golkar (8 kursi) dan Partai Gerindra (6 kursi).

Informasinya, PKS bakal mengusulkan Sardi Effendi, PDI Perjuangan Oloan Nababan, Partai Golkar Faisyal dan Partai Gerindra Puspa Yani.

Sementara fraksi-fraksi yang akan terbentuk, antara lain FPKS (PKS), FPDIP (PDIP), Fraksi Partai Golkar (Partai Golkar dan PSI), Fraksi Gerindra (Gerindra dan Demokrat), Fraksi PKB (PKB), dan Fraksi PAN (PAN dan PPP).

Berikut jumlah kursi parpol di DPRD Kota Bekasi:

PKS 11 kursi
PDIP 9 kursi
Partai Golkar 8 kursi
Partai Gerindra 6 kursi
PAN 5 kursi
PKB 5 kursi
Partai Demokrat 2 kursi
PPP 2 kursi
PSI 2 kursi




Penataan 10 Ribu PKL, DPRD Kota Bekasi Garap Payung Hukum

PKL Kota Bekasi (Radar Bekasi).

Penataan 10 Ribu PKL, DPRD Kota Bekasi Garap Payung Hukum

Prolite – Program penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bekasi tak cuma berakhir pada aksi penertiban dan relokasi.

Di sisi lain, DPRD Kota Bekasi tengah menggarap sebuah regulasi yang akan menjadi payung hukum program penataan PKL. Tak hanya membahas soal penertiban, regulasi ini juga akan memuat program permodalan untuk para PKL, dimana dananya berasal dari APBD.

Informasi yang didapat Radar Bekasi, draft Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan pedagang kaki lima sudah ditahap konsultasi dengan Biro Hukum Provinsi Jawa Barat.

Anggota DPRD Kota Bekasi, Dariyanto menyampaikan, Perda tentang Penataan dan Pemberdayaan pedagang kaki lima didasari atas perubahan peraturan di tingkat kementerian. Perda tersebut nantinya akan menjadi payung hukum terhadap penganggaran dari keuangan daerah, salah satunya untuk akses permodalan.

“Kedua, kita buatkan payung hukum agar dalam penganggaran APBD itu bisa dimasukkan,” katanya.

Dalam regulasi ini nantinya pedagang kaki lima digolongkan dalam beberapa jenis. Sesuai dengan media berjualan dan bangunan yang digunakan. Dariyanto juga menyampaikan bahwa kedepan pemerintah tidak sekadar melakukan pendataan terhadap PKL.

“Dengan adanya perda ini mereka akan lebih diakui (mendapat kepastian hukum), lebih bisa terjamin mereka dalam berusaha. Tentu dengan mengikuti ketentuan zonasi dan golongan yang diatur,” ucapnya.

Terakhir menyangkut dengan keindahan kota, penataan dan pemberdayaan PKL diperlukan seiring dengan semakin bertambahnya jumlah PKL di Kota Bekasi. Diharapkan para pedagang kaki lima dapat tertata lebih rapih dan layak dalam menjalankan usahanya.

“Tentunya dengan peningkatan pendapatan dari masyarakat itu akan kembali lagi pada pemasukan bagi pemerintah kota. Karena ada zonasi yang diatur dan juga ada retribusi yang dipungut untuk PAD Kota Bekasi,” tambahnya.

Sekadar informasi Perda Penataan dan Pemberdayaan sbelumnya terbit pada tahun 2015. Sembilan tahun berjalan, jumlah pedagang kaki lima  di Kota Bekasi saat ini berkisar di angka 10 ribu pedagang kaki lima.




Prestasi! Kota Bandung Raih 98 Penghargaan Dalam Setahun

BANDUNG, Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tercatat telah meraih 98 penghargaan sepanjang September 2023 hingga 2024. Sejumlah penghargaan yang menjadi sorotan, antara lain:

Penghargaan pada Peringatan HUT Ke-79 Jabar:
1. Kinerja pengelolaan data kemiskinan terbaik tingkat kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat 2024 (Dinas Sosial).
2. Kinerja terbaik dalam mendukung peningkatan pelayanan administrasi kependudukan di Jawa Barat 2024 (Disdukcapil).

Penghargaan Lainnya:
1. Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terbaik kategori kota (Digital Government Award SPBE Summit 2024).
2. Inovasi Gerakan Pangan Murah (GPM) terbaik (Badan Pangan Nasional / Bapanas Award 2024).
3. Terbaik I kategori kabupaten/kota pengendali inflasi/SPHP dan kategori inovasi gerakan pangan murah kabupaten/kota terbaik (Bapanas Award 2024).

Atas capaian tersebut, Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan apresiasi. Menurutnya, ini merupakan hasil dari strategi menghadirkan layanan publik yang maksimal.

“Setahun terakhir, kita sudah memberikan kontribusi, yang membuat Kota Bandung mulai dilirik. Berbagai event digelar, memantik pertumbuhan UMKM, ekonomi, serta pariwisata di Kota Bandung,” ujar Bambang dalam Rapat Pimpinan di Balai Kota, Rabu 18 September 2024.

Meski begitu, Bambang mengakui, sejumlah pekerjaan rumah masih harus diselesaikan Pemkot Bandung. Antara lain menekan angka pengangguran dan gini rasio.

“Data menunjukkan, angka pengangguran masih cukup tinggi. Begitu juga gini rasio dan kemiskinan. Ini harus kita cari solusinya, kita harus optimis,” pesannya.

Dalam Rapat Pimpinan tersebut, dibahas juga berbagai aspek pelayanan publik secara menyeluruh. Mulai dari reaktivasi potensi kawasan wisata di Kota Bandung, pertumbuhan ekonomi, estimasi kebutuhan investasi dan pembiayaan tahun 2025-2029, dan food waste management.

Selain itu, dibahas pula beberapa kegiatan yang akan diselenggarakan Pemkot Bandung. Seperti kegiatan Mapag Hujan, sebagai antisipasi potensi bencana saat musim hujan tiba.

Serta kegiatan yang masih jadi rangkaian Hari Jadi ke-214 Kota Bandung (HJKB 214), antara lain: Bandung Berbagi, Ziarah Makam Leluhur Bandung, Doa Bersama Lintas Agama, dan Upacara Puncak HJKB.




Gelar Rapat Paripurna Pembentukan Fraksi DPRD, PSI Gabung Golkar, Demokrat-PPP Masih Tercecer

Rapat Paripurna Pembentukan Fraksi DPRD, PSI Gabung Golkar, Demokrat-PPP Masih Tercecer (Radar Bekasi).

Gelar Rapat Paripurna Pembentukan Fraksi DPRD, PSI Gabung Golkar, Demokrat-PPP Masih Tercecer

Prolite – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mulai menjalani Rapat Paripurna demi tahapan pembentukan unit kerjanya. Mulai dari membentuk fraksi, penunjukan pimpinan, dan mengisi alat kelengkapan dewan (AKD).

Jumat ini, jajaran legislatif kota patriot ini akan menggelar rapat paripurna perdananya terkait penyampaian pembentukan fraksi.

“Rencananya  Selasa kita akan paripurna ya. Mudah-mudahan (surat) seluruh fraksi sudah masuk dan  saya berharap surat untuk pimpinan definitif sudah masuk,” ungkap Ketua Sementara DPRD Kota Bekasi, Saifuddaulah.

Sejauh ini hanya enam partai yang mampu membentuk fraksi sendiri. Di antaranya, Fraksi PKS, Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PAN, Fraksi PKB.

Di luar itu, Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang hanya mampu mengirimkan masing-masing dua orang wakilnya, masih tercecer. Belakangan, PSI dikabarkan bergabung dengan Fraksi Golkar.

“PSI masuk ke Fraksi Golkar, sudah berkirim surat ke kita,” kata Plt Sekretaris DPRD Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain.

Usai pembentukan fraksi, para anggota DPRD kemudian akan melakoni tahapan penunjukan jajaran pimpinan. Terdapat empat partai yang berhak mengisi jajaran elite tersebut. Masing-masing PKS, PDI Perjuangan, Golkar, dan Gerindra.

Masing-masing parpol berhak mengusulkan nama pimpinan definitif untuk dikirimkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat lalu kemudian diparipurnakan.

Usai memiliki pimpinan, para anggota dewan lalu membahas komposisi pembentukan AKD yang disambung dengan penyusunan draft Tata Tertib DPRD.

“Setelah itu dibentuk pansus oleh pimpinan definitif, baru setelah itu AKD,” tambahnya.




2 Penghargaan Bergengsi CNN Indonesia Award 2024 Disabet Kota Bandung

2 Penghargaan Bergengsi CNN Indonesia Award 2024 Disabet Kota Bandung

BANDUNG, Prolite – Pemkot Bandung meraih 2 penghargaan sekaligus pada ajang bergengsi CNN Indonesia Award 2024 “Jawa Barat Menyala Untuk Indoensia Maju” di Trans Luxury Hotel, Selasa 17 September 2024 malam.

Penghargaan pun diterima oleh Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brilyana.

Dua Penghargaan tersebut yaitu Outstanding Food Program to Reduce Inflation Rate dan Extraordinary Concern for The Elderly.

Terkait Outstanding Food Program to Reduce Inflation Rate, Pemkot Bandung dinilai berinovasi melalui gerakan pangan yang mampu dalam mengendalikan inflasi. Inovasi Gerakan Pangan Murah (GPM) diinisiasi oleh Pemkot Bandung sukses mengendalikan laju inflasi daerah.

Sebelumnya, berkat inovasi ini pun, Kota Bandung dinobatkan sebagai kota terbaik dalam pengendalian inflasi oleh Badan Pangan Nasional.

GPM masif dilakukan di berbagai wilayah Kota Bandung untuk memastikan bahan pokok dapat dijangkau masyarakat yang berada di tinggal pinggiran kota.

Tak hanya itu, penghargaan terkait Extraordinary Concern for The Elderly, Pemkot Bandung dinilai memiliki kepedulian tinggi dalam menyejahterakan masyarakat terutama lansia.

Pemkot Bandung pun sudah mendeklarasikan ini sebagai kota ramah lansia. Di Kota Bandung terrdapat 8 sekolah lansia memberikan pelayanan kesehatan dan cara mendapatkan kesehatan di hari tua.

Pemkot Bandung menggandeng Lembaga Lansia Indonesia untuk melakukan rehabilitasi sosial, perlindungan dan jaminan sosial untuk pemberdayaan sosial. Bahkan di Kota Bandung pun sudah hadir Perda yang mengatur kesejahteraan lansia.

“Penghargaan ini untuk warga Kota Bandung yang mampu memanfaatkan program yang telah digagas oleh Pemkot Bandung. Seperti Gerakan Pangan Murah dan kesejahteraan lansia,” ungkap Kepala Diskominfo, Yayan A. Brilyana usia menerima penghargaan.

“Penghargaan ini pun menjadi dorongan bagi kami (pemerintah) untuk terus menghadirkan inovasi agar pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal, ” imbuhnya.




Forkopimda Komitmen Kawal Pemilu Kondusif Dalam Rakor Tahapan Pilwalkot 2024

Forkopimda Komitmen Kawal Pemilu Kondusif Dalam Rakor Tahapan Pilwalkot 2024

BANDUNG, Prolite – Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono beserta jajaran Forkopimda Kota Bandung menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Bandung Tahun 2024 di Harris Convention Center, Selasa 17 September 2024.

Dalam rapat tersebut, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara KPU Kota Bandung dengan Kejaksaan Negeri Kota Bandung dan Polrestabes Bandung terkait tahapan Pilwalkot Bandung 2024.

“Kami jajaran Forkopimda menyaksikan penandatanganan kesepakatan antara KPU, Polrestabes dan juga Kejari mengenai penyelenggaraan Pilwalkot 2024,” ujar Bambang.

Dalam berbagai kesempatan, Bambang mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Bandung untuk mengawal Pilwalkot 2024 berlangsung kondusif. Selain itu, ia mendorong tren positif partisipasi pemilih Kota Bandung harus dipertahankan.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Budi Sartono menyebut, pihaknya akan mengawal maksimal tahapan Pilwalkot 2024.

Polrestabes Bandung akan memetakan data, tentunya melihat (Daftar Pemilih Tetap) DPT dan juga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kata Budi, Polrestabes akan menempatkan pengamanan sesuai dengan keadaan di lapangan.

“Alhamdulillah, sementara masih kondusif. Berkaca pada Pilpres Februari lalu pun kami masih kondusif,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Kota Bandung, Wenti Frihadianti menyebut, KPU sebagai alat yang diberi legitimasi hukum oleh negara untuk melaksanakan kedaulatan demokrasi membutuhkan kolaborasi dan sinergisitas dengan semua pemangku kepentingan untuk menyukseskan Pilwalkot 2024.

Menurutnya, pelaksanaan Pilwalkot merupakan faktor utama yang sangat penting untuk dikelola bersama.

“KPU tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelenggarakan Pilwalkot 2024, sehingga perlu bekerja sama dengan berbagai lembaga,” ujar Wenti.

“Setiap tahapan memiliki potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu hasil dari Pilwalkot. Maka diperlukan kolaborasi antara aparat penegak hukum dan penyelenggaraan Pilwalkot,” katanya menambahkan.

Saat ini KPU Kota Bandung telah melaksanakan tahapan administrasi perbaikan pada pendaftaran Pilwalkot 2024. Pada 22-23 September 2024. KPU akan menetapkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Walikota Bandung di Pilwalkot 2024, dan melakukan pengundian nomor urut pasangan calon.

Sebagaimana Pilkada Serentak 2024, Pilwalkot Bandung akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.




Bebersih Bandung Jelang HJKB 214 Libatkan Warga dan Komunitas

Bebersih bandung

Warga dan Komunitas Antusias Bebersih Bandung

BANDUNG, Prolite – Antusiasme tinggi ditunjukkan warga dan komunitas yang bergotong royong Bebersih Bandung membersihkan jalan, trotoar, drainase, serta melakukan pengecatan vandalisme dan membersihkan tumpukan sampah liar pada Bebersih Bandung dalam memperingati Hari Jadi ke-214 Kota Bandung (HJKB).

Salah satunya ditunjukan oleh Komunitas Tionghoa Peduli. Dengan penuh semangat puluhan anggotanya bergotong royong membersihkan trotoar Jalan Soekarno. Salah satu perwakilan Komunitas Tionghoa Peduli, Stenick Yustanto mengatakan komunitasnya merasa terpanggil untuk memelihara kebersihan kota Bandung.

Selain ikut serta dalam Bebersih Bandung, pihaknya juga membagikan 500 kaos bagi warga dalam event tersebut

“Kita sediakan seragam untuk ikut bebersih Kota Bandung sebanyak 500 kaos. Semoga Kota Bandung dengan Pemkot yang ada sekarang depan bisa lebih solid mewujudkan Bandung bersih dan rapih,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan, Ketua Wilayah 1 Lions Group, Lion Irwandi. Ia bersama 40 anggota Lions Group juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan Bebersih Bandung.

Menurutnya, partisipasi ini merupakan kebanggaan untuk bersama mewujudkan kebersihan di Kota Bandung terutama menjelang Hari Jadi ke-214 Kota Bandung.

“Kota Bandung ini harus kita pelihara dengan cara ya seperti hari ini kita melakukan bebersih agar jadi tempat kota wisata dan semua orang yang datang ke Bandung merasa aman nyaman dan bersahabat,” ujarnya.

“Kita harus selalu memberikan contoh yang terbaik untuk dan dari kota Bandung sendiri. Selamat hari ulang tahun kota Bandung yang ke 214 sukses selalu,” imbuhnya.

Selain komunitas adapula organisasi masyarakat yang hadir dalam Bebersih Bandung. Salah satunya, DPD LDII Kota Bandung.

Ketua DPD LDII Kota Bandung, Edi Sunandar mengaku menyebar seluruh anggotanya untuk bergotong royong di seluruh wilayah Kota Bandung. Selain itu, ia bersama 125 anggota lainnya pun melakukan bersih-bersih di sekitar Jalan Asia Afrika.

“Acara bersih-bersih Bandung ini sangat positif dan banyak kemaslahatan. Tentunya bersih-bersih ini dalam rangka kita menciptakan lingkungan yang baik yang sehat yang asri juga,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan hanya di momen-momen tertentu saja, melainkan setiap hari warga Kota Bandung bisa menjaga lingkungannya.

“Dari semula sering membuang sampah sembarangan menjadi kita buang sampah pada tempatnya. Bahkan lebih jauh lagi kita bisa memilah sampah sehingga masih bisa berdaya guna masih bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.




HJKB 214, Bambang: Ekonomi Bertumbuh, Warga Bahagia

HJKB 214

HJKB 214, Bambang: Ekonomi Bertumbuh, Warga Bahagia

BANDUNG, Prolite – Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menghadiri acara puncak peryaan HJKB 214 yaitu Pawai Kendaraan Hias di Balaikota, Minggu 15 September 2024.

Ia menyebut, HJKB merupakan acara tahunan merayakan hajat lahirnya Kota Bandung. Pada gelaran 2024, HJKB hadir dengan konsep berbeda.

“Peserta Pawai Kendaraan Hias ini tidak hanya dari Kota Bandung saja, melainkan juga kota dan kabupaten lainnya,” ujar Bambang.

Menurut data yang diterima Humas Kota Bandung, terdapat 91 kendaraan hias yang mengikuti pawai. Selain dari OPD dan Kewilayahan, tampil juga kendaraan dari Kota/Kabupaten lainnya seperti Kabupaten Indramayu, Kota Sukabumi, hingga Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu, ada juga penampilan kendaraan hias dari unsur swasta seperti Cihampelas Walk, hingga Bolu Susu Lembang.

Di sisi lain, Bambang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Bandung, karena sepanjang berlangsungnya pawai. Harus ada rekayasa kendaraan serta antrean di sejumlah ruas jalan.

“Harus ada berbagai rekayasa lalu lintas. Namun, kami merasa hal tersebut akan terbayarkan dengan rasa syukur yang begitu meriah. Kemeriahan hari ini membawa harapan, kita dapat menjadi daya tarik wisata. Tidak hanya lokal, melainkan nasional,” ucap Bambang.

Ia memastikan, seluruh rangkaian HJKB 214 akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Bandung guna menghadirkan acara tahunan yang lebih baik ke depannya.

“Berbagai rangkaian HJKB 214 ini akan menjadi bahan evaluasi. Baik itu Pawai Kendaraan Hias, ataupun Bandung Great Sale. Tahun depan harus lebih baik lagi,” katanya.

Bambang optimis, momentum HJKB 214 dapat mendongkrak ekonomi dari sektor wisata. Hal ini tercermin dari okupansi hotel yang mencapai 100 persen sepanjang 13-15 September 2024 dan mendulang keuntungan mencapai hampir Rp24 miliar.

“Ini baru hotel. Belum lagi resto, UMKM, efeknya akan luar biasa. Momentum ini harus jadi titik awal masyarakat tumbuh,” ujar Bambang.

Ia berharap, HJKB 214 jadi momentum kolaborasi bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Bandung dalam menghadirkan kota yang maju berkelanjutan.

“Beri yang terbaik bagi Kota Bandung. Ekonomi harus tumbuh, warga luar Kota Bandung jadi ‘addict’ (ketagihan) datang ke Kota Bandung,” harapnya.