Wali Kota Bandung Resmi Daftar Ketua Asprov PSSI Jabar

BANDUNG, Prolitenews – Wali Kota Bandung M Farhan mengajukan secara resmi sebagai calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat.

“Saya belum bisa komentar. Saya daftar. Alhamdulillah sudah lengkap secara administrasi, tidak ada masalah,” jelas Farhan usai meninjau pasar modern di Batununggal, Rabu (3/12/2025).

Farhan juga mengaku dulu bekerja di Persib dan sekarang menjadi Wali Kota.

“Pengurus Askot-nya sudah ada. Kebetulan juga ada beberapa misi yang disampaikan oleh Ketua Umum PSSI dan juga oleh Pak Gubernur untuk membuat sebuah kolaborasi agar Jawa Barat tetap menjadi salah satu epicentrum penting dalam persepakbolaan Indonesia.” ujarnya.

Sempat disinggung terkait sepak bola di Jawa Barat, kata Farhan dari segi prestasi Pekan Olahraga Nasional (PON) baik.

“Kemudian juga yang menarik adalah klub di Jawa Barat yang masuk Liga 1 itu sekarang praktis hanya Persib yang konsisten.

Nah, ini harus menjadi motivasi untuk klub-klub lain agar bisa masuk juga, dari Liga 2 naik ke Liga 1,” paparnya.

“Memang itu bukan hal yang mudah sama sekali. Tetapi lewat pembinaan—kita fokus ke pembinaan pemain muda yang sistematis dan berjenjang.” tuturnya lagi.

Masih kata Farhan jika terpilih maka yang aman dilaksanakan yakni salah satunya misi dari Gubernur Jawa Barat yaitu membangun satu lapangan sepak bola per kecamatan.

“Siap lah kita kerja, mudah-mudahan.” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 




Lansia dan DBJadi Sorotan Farhan di Siskamling Siaga Bencana

BANDUNG, Prolitenews – Pada acara Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Arjuna Kecamatan Cicendo Wali Kota Bandung M Farhan menyampakan beberapa hal terutama terkait lansia dan penyakit demam berdarah dengue.

Kata Farhan gedung Koni di daerah tersebut pernah rubuh hingga menimpa rumah warga dan pihaknya Selasa (2/12/2025) segera meninjau lokasi tersebut.

“Saya mau lihat dulu bagaimana penyelesaiannya, seperti apa. Nah mudahan-mudahan itu ada solusi itu satu,” ujar Farhan.

Yang kedua pihaknya akan meninjau beberapa warga yang lansia tapi hidup sendiri.

“Diperkotaan teh makin lama makin banyak jadi kita mau memastikan kesejahteraannya naik, baik saja dan terakhir adalah melakukan edukasi sosialisasi mengenai pencegahan demam berdarah,” ucapnya.

Kata dia mumpung penyakit DBD ini belum tinggi maka disosialisasikan terus agar tidak terjadi peningkatan penyakit. Terlebih memasuki bulan Januari kata Farhan pasti akan naik.

“Untuk itu kita menyampaikan sosialisasi satu kalau anda merasakan demam selama 24 jam walaupun sudah dikasih obat turun sebentar naik lagi segera bawa ke faskes premier dan puskesmas minta dokter melakukan pengetesan apabalula dokter mengatakan perlu di tes maka untuk tes DBD ini gratis,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu Farhan pun menyampaikan untuk antisipasi bencana di wilayah kawasan Bandung Utara pihaknya sudah berkoordinasi melalui pemerintah provinsi.

“Itu kita lakukan terus, tapi kalau kita fokusnya sekarang pencegahan jatuh korban,” tegasnya.




Dua KK Di Kelurahan Ciumbuleuit Terpaksa Diungsikan

BANDUNG, Prolitenews – Dua Kepala Keluarga penghuni rumah di bantaran sungai di RW 05 Kelurahan Ciumbuleuit nyaris rusak, mengakibatkan Pemerintah melalui Dinas Sosial Kota Bandung mengungsikan 6 jiwa ke lokasi yang lebih aman.

Menurut Wali Kota Bandung M Farhan, dengan sangat terpaksa ke 6 jiwa tersebut harus diungsikan.

“Keluarga ini akan diungsikan kedua titik perumahan dimana akan di support oleh dinsos dan juga oleh pemerintahan kota Bandung karena kami berprinsip menghadapi cuaca ekstrem dan bencana ini kami memastikan tidak boleh ada jatuh korban,” jelas Farhan di Kelurahan Arjuna, Selasa (2/12/2025).

Dari dua keluarga itu kata Farhan terdiri dari 6 jiwa dimana satu keluarga terdiri dari sepasang lansia dan satu keluarga lainnya terdiri dari seorang ibu tunggal dengan tiga anak.

“Saya harapkan dengan diungsikan mereka tetap bisa bersekolah seperti biasa. Jadi itu rumah ada di gawir dan tanahnya longsor, gedung retak. Sebenarnya minta perbaikan tetapi tidak mungkin cuaca sekarang, jadi pencegahan dulu kita ungsikan,” ungkapnya.

Farhan meminta masyarakat untuk tidak menganggap remeh cuaca saat ini.

“Karena kita tidak tahu besaran hujan saat ini seperti apa. Kalau ada gedung retakan segera mengungsi karena kita tidak mau terjadi apa-apa,” tegasnya.




Farhan Cari Tahu Penyebab Kecelakaan Galian Tanah

BANDUNG, Prolitenews – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku belum mengetahui kejadian kecelakaan di jalan Cigondewah, Senin (17/11/2025) malam kemarin.

Namun ia berjanji akan menangani langsung terkait hal itu.

“Saya akan langsung tangani itu.  Saya belum tahu informasi. Itu jalan kota ya,” jelas Farhan usai monitoring siskamling siaga bencana, di kantor Kelurahan Braga, Selasa (18/11/2025).

Farhan akan bertanya langsung terkait kejadian itu. Bahkan pihaknya  akan menyelidiki terlebih dulu kejadian itu.

“Karena bagaimanapun juga kita sangat prihatin apabila ada korban. Kita akan tanganin sama-sama, Supaya tidak terulang lagi,” tegasnya.

Terkait galian-galian di pinggir jalan, Farhan akan membereskannya, dan pihaknya sudah memberi deadline sampai tanggal 15 Desember.

“Setelah tanggal 15 Desember masuk Nataru sudah tidak ada boleh bekas galian harus sudah di tutup,” ucapnya.

Farhan menyampaikan bahwa galian di perlukan. Pihaknya pun sudah memperbaiki drainase dan kabel-kabel ke bawah tanah.

Galian Tanpa Peringatan di Cigondewah Kidul Picu Kecelakaan, Warga Minta Pemerintah Bertindak




Galian Di Cigondewah Telan Korban Jiwa

BANDUNG, Prolitenews — Warga Jalan Cigondewah Kidul mengeluhkan aktivitas galian saluran. Pasalnya material galian atau brangkal yang dibiarkan menumpuk di pinggir jalan tanpa papan peringatan membuat ruas jalan menyempit hingga memicu kecelakaan.

Dibenarkan salah seorang warga Rizky bahwa galian tersebut sudah ada sekitar satu minggu dan kecelakaan sering terjadi, terutama saat hujan ketika tanah galian terbawa ke badan jalan dan membuat permukaan licin.

Rizky menyebut beberapa pengendara motor sempat terpeleset hingga jatuh dan pingsan.

“Akibat galian ini, ada motor tergelincir karena tanah galian turun ke jalan waktu hujan jadi licin,” ucapnya, Selasa (18/11/2025).

Kejadian paling parah terjadi pada 17 November 2025 malam, sebuah mobil naik ke gundukan galian akibat tidak melihat adanya pengerjaan di lokasi karena tidak ada rambu peringatan dan kurang penerangan. Mobil tersebut kemudian hilang kendali dan menabrak motor yang tengah melintas.

“Tidak ada plang pemberitahuan. Mobil itu naik ke gundukan galian menyebabkan setirnya tidak terkendali, lalu menabrak motor yang berboncengan,” ujarnya.

Satu unit motor dilaporkan hancur, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh pengemudi mobil yang terlibat kecelakaan.

“Korbannya juga langsung dibawa ke rumah sakit sama yang bawa mobil, kalau motornya rusak parah,” pungkasnya.




Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit: Menguatkan Karakter Pesilat Muda

Perguruan Maung Ciumbuleuit

Prolite – Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit: Menguatkan Karakter Pesilat Muda

Kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan para pesilat muda untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat karakter.

Bertempat di Villa Bellevue Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kegiatan ini berlangsung pada 8–9 November 2025 dan diikuti oleh 30 peserta dari berbagai tingkatan sabuk. Selain menjadi ajang evaluasi keterampilan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan nilai-nilai luhur Pencak Silat.

Kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat

Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit

Ujian kenaikan tingkat tahun ini dirancang sebagai proses komprehensif untuk menilai aspek fisik, teknik, mental, dan kedisiplinan peserta. Para pesilat mengikuti serangkaian ujian yang disesuaikan dengan tingkatan masing-masing.

Tingkatan Sabuk yang Diujikan

Beberapa tingkatan sabuk yang diujikan dalam kegiatan ini antara lain:

  • Sabuk putih strip hijau
  • Sabuk putih strip kuning
  • Sabuk putih strip 3 (hijau, kuning, dan merah)
  • Sabuk merah strip merah
  • Sabuk merah polos
  • Sabuk merah + logo bintang

Setiap tingkatan memiliki standar penilaian tersendiri, mulai dari penguasaan jurus dasar, variasi serangan dan tangkisan, hingga pemahaman nilai etik seorang pesilat.

Misi dan Visi Perguruan

Kegiatan ini selaras dengan misi perguruan untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pencak Silat seperti sportivitas, hormat, tanggung jawab, serta persaudaraan antar pesilat. Melalui proses ujian yang menantang, peserta diharapkan mampu menjalani setiap tahapan dengan kejujuran, semangat, serta sikap saling mendukung.

Visi perguruan yaitu “Mewujudkan pesilat yang berkarakter, berdisiplin, berilmu, dan berjiwa tangguh dalam melestarikan serta mengembangkan seni bela diri Pencak Silat sebagai warisan budaya bangsa” tercermin dari keseluruhan rangkaian kegiatan. Setiap peserta dipandu untuk menjadi pesilat yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang dalam moral dan etika.

Suasana Pelaksanaan

Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit

Suasana lingkungan Villa Bellevue Cibodas yang sejuk dan alami memberikan kenyamanan bagi para peserta dalam mengikuti ujian. Setiap sesi dilaksanakan dengan tertib, dimulai dari pemanasan, ujian teknik individu, ujian berpasangan, hingga evaluasi mental dan pemahaman filosofi Pencak Silat. Para pelatih dan instruktur memberikan arahan secara langsung untuk memastikan peserta dapat menunjukan kemampuan terbaiknya.

Tidak hanya menguji kemampuan gerak, kegiatan ini juga menekankan aspek mental melalui berbagai tantangan yang mengharuskan peserta menunjukkan ketahanan, kesabaran, dan kedisiplinan tinggi. Hal ini menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka sebagai pesilat yang unggul.

Perguruan Maung Ciumbuleuit
Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit

Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit menjadi bukti nyata komitmen perguruan dalam melahirkan pesilat yang berkompeten dan berkarakter. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya meningkatkan kemampuan teknik, tetapi juga memperkuat sikap dan nilai luhur sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

Sebagai masyarakat yang peduli pada kelestarian seni bela diri tradisional, mari kita dukung upaya positif seperti ini agar generasi muda semakin mencintai dan melestarikan Pencak Silat sebagai identitas bangsa. Dengan semangat persaudaraan dan sportivitas, Pencak Silat akan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi banyak orang.




Tahun Ini Kota Bandung Tak Ada Pengajuan Pahlawan

BANDUNG, Prolitenews – Pada peringatan hari pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November, Wali Kota Bandung M Farhan menyampaikan bahwa Kota Bandung tahun ini belum mengajukan nama pahlawan.

“Kalau tahun ini belum,” ujar Farhan usai mengikuti upacara hari pahlawan, di balai kota.

Soal tiga nama yang diajukan dari kota Bandung untuk menjadi pahlawan nasional. Farhan mengaku masih menunggu dari Kementerian Sosial.

“Belum ada kabar, namun ia berharap saja nama-nama tersebut akan diabadikan sebagai pahlawan nasional. Karena bagaimanapun juga, kita selalu melakukan pendidikan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda, tentang sosok-sosok pahlawan yang menjadi teladan kita,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Farhan pun menyampaikan tiga pesan dari Menteri Sosial yakni untuk selalu visioner, selalu setia kepada semangat awal, dan selalu bisa menjaga semangat.

“Tiga hal ini yang berusaha kita wujudkan sebagai bagian dari mendukung asa cita pemerintahan Presiden Prabowo,” jelasnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0618 Kota Bandung Letkol INF Robil Syaifullah mengatakan yang disampaikan oleh para veteran, untuk Hari Pahlawan ini tidak hanya mengisinya dengan semangat saja tetapi harus betul-betul diisi dengan kerja keras demi anak cucu ke depannya.




Farhan Hormati Proses Hukum yang Tengah Berjalan

BANDUNG Prolitenews – Proses hukum tengah diusut Kejaksaan Negeri Kota Bandung terhadap Wakil Wali Kota Bandung Erwin dan lebih dari delapan ASN Kota Bandung, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan pihaknya selalu berpegang teguh pada asas praduga tak bersalah.

“Semua orang yang diperiksa belum tentu bersalah. Jika penyidik meminta keterangan, maka kewajiban setiap warga negara untuk memberikan keterangannya,” kata Farhan, Selasa 4 November 2025.

“Saya menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung dan percaya bahwa penegakan hukum adalah bagian penting dari upaya menjaga integritas pemerintahan,” imbuhnya.

Farhan percaya, penyidik Kejari Kota Bandung melaksanakan tugas dengan profesional. Setiap langkah yang dilakukan oleh penyidik, tentu memiliki dasar hukum yang kuat.

Oleh karenanya, Wali Kota Bandung tidak akan pernah menghalang-halangi proses hukum yang tengah berjalan. Terlebih, menghalangi proses penyelidikan bisa berdampak pada proses hukum.

“Kita percayakan semuanya pada proses hukum. Semakin cepat proses hukum berjalan maka semakin cepat juga adanya kepastian hukum,” tuturnya.

Sedangkan soal proses hukum yang berjalan, Farhan tidak ingin berkomentar lebih lanjut. Karena baginya, proses hukum sudah berada di tangan Kejari Kota Bandung.

“Hingga saat ini kami masih mengikuti dengan seksama perkembangan resmi dari Kejaksaan Negeri Bandung. Saya berharap seluruh pihak dapat menunggu informasi resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik,” ucapnya.

Sebagai Wali Kota Bandung, Farhan tetap fokus menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan seperti biasa.

“Komitmen saya adalah menjaga kepercayaan publik dengan bekerja secara transparan, profesional, dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” kata Farhan.

 

 




Pasca Ambruk, SMP Pasundan 1 Lakukan PJJ

BANDUNG, Prolitenews – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMP Pasundan 1 Kota Bandung kembali normal pasca enam siswa alami terkena puing-puing bangunan ambruk ruang kelas.

Beruntung ke enam siswa tersebut setelah dibawa ke RSUD Bandung Kiwari untuk dilakukan pengecekan kesehatan dan luka dalam atau rongten kemarin sore sudah kembali ke rumah masing-masing dan dinyatakan hanya mengalami luka ringan.

“Yang enam korban kemarin, saya evakuasi ke UKS langsung panggil ambulance dari puskesmas bawa ke rumah sakit Bandung Kiwari dan kemarin sore sudah pada pulang semua. Karena itu adalah luka ringan, ada yang tangan, kaki, ketusuk paku, termasuk yang kelas 7,” ujar Nana di sekolah.

Kepala Sekolah SMP Pasundan 1 Nana Mulyana mengatakan meskipun KBM normal seperti biasa namun untuk 200 siswa kelas 7 KBM dilakukan jarak jauh (Pendidikan Jarak Jauh).

“Alhamdulillah saat ini normal dan pelajar sudah seperti biasa lagi, kemarin memang ada usulan dari Disdik bahwa sebagian ini ada yang PJJ, jadi sementara ini beberapa hari kedepan PJJ kelas 7, sedang kelas 8 dan 9 normal, ,” jelasnya seraya menyampaikan kemungkinan kedepan yang bergilir PJJ kelas 8 dan 9.

Hal itu dilakukan karena memang ruangan khususnya kelas 7 yang sedang diperbaiki akibat kejadian kemarin.

Nana menyampaikan kembali kronologis kejadian. Kala itu kata Nana sedang pergantian jam pelajaran bahkan salah seorang guru mata pelajaran IPA sudah ada didalam menunggu anak-anak masuk setelah praktek komputer.

Saat itu anak-anak tersebut berada lab komputer lalu satu persatu ke ruang kelas. Beruntung belum semua masuk dan hanya beberapa orang anak.

“Nah setelah itu terdengar bunyi krek sehingga hitungan detik itu langsung ambruk

Guru yang ada didalam menahan puing-puing sambil menyelamatkan anak-anak yang ada disitu, anak- anak itu langsung kedepan ada yang ikut menahan ada masuk kolong bangku memang mereka pernah belajar mitigasi bencana alam. Yang terluka ada 6 siswa dan satu pegawai sekolah, guru yang mengutamakan keselamatan siswa alhamdulilah tidak apa-apa,” bebernya.

Pada kesempatan itu Nana membenarkan usia sekolah sudah berdiri 60 lamanya kemudian sudah pernah direhab sekitar tahun 2011 an dan belum rehab lagi.

Namun pihak ya sudah mengusulkan untuk perbaikan tahun 2026 nanti, sayangnya ruangan keburu ambruk. Selain karena usia bangunan kondisi cuaca pun diakuinya ekstrem.

“Ini bencana murni karena memang tidak diinginkan seperti ini, sudah bangunn rapuh cuaca ekstrem juga. Ini rencana sudah ada bapenas sekalian mengontrol revitalisasi sekaligus mengusulkan sudah kami catat untuk kondisi luar biasa, sekarang insyaallah dari Ciptabintar datang untuk mengecek semua kelayakan bangunan utamanya,” tutupnya.




Banyak Kendala Di TKA, Seharusnya Terantisipasi

BANDUNG, Prolitenews – Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah mengaku mendapatkan laporan kendala dari beberapa sekolah terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di tingkat SMA/SMK/MA hari pertama.

Ada yang mengalami sistem logout sebelum waktunya, ada yang mati lampu, masalah jaringan internet, keterlambatan token untuk login hingga soal-soal yang tidak sesuai dengan kisi-kisi.

Hal itu berbeda dengan yang dilaporkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menyampaikan berjalan lancar.

Menurut Ledia bila ada kendala, harus diakui, terlebih dari sekian ribu sekolah tentu tidak akan bisa 100 persen lancar dan mulus. Tetapi setiap kendala harus segera diatasi, jangan sampai merugikan peserta TKA.

“Terutama kendala-kendala yang bisa dicegah seperti jaringan internet lambat dan token yang terlambat harusnya sudah diantisipasi,” ujar Ledia Senin (03/11/2025).

Apalagi sebelum TKA ini dilangsungkan setiap sekolah sebenarnya sudah melaksanakan gladi bersih sepekan sebelumnya. Karena itu munculnya kendala seharusnya sudah bisa diantisipasi, ditekan seminimal mungkin dan jangan sampai berulang pada hari berikut.

Saat melakukan kunjungan spesifik mengenai persiapan TKA ke beberapa sekolah di Kota Bandung dan Kota Cimahi pada 27 hingga 29 Oktober lalu, Ledia sudah menemukan beragam hal serupa disampaikan pihak sekolah, seperti kasus mati lampu, sistem log out dan login yang sangat lambat.

“Dua SMK di Bandung dan MAN di Cimahi yang saya datangi membagi sesi gladi bersih TKA menjadi pagi dan siang. Terungkap bahwa rata-rata kendala pada sesi siang adalah sistem error sehingga peserta terhambat mengerjakan soal. Ada yang jawaban siswa bisa tersimpan tetapi ada yang harus mengulang dari awal. Sementara soal keterlambatan token merata terjadi pada dua sesi, bahkan ada yang sampai 25 menit token tidak kunjung diterima,” ungkap Ledia.

Persiapan sekolah sendiri menurut sekretaris Fraksi PKS DPR RI ini sudah cukup baik. Semua sekolah yang dikunjungi menyiasati keterbatasan gawai dengan membagi TKA dalam beberapa sesi. Khusus MAN di Cimahi bahkan membagi gladi bersih TKA dalam 3 sesi per hari dan harus menyewa 80 laptop untuk memenuhi kebutuhan 108 gawai.

Pada SMKN 14 Kota Bandung lebih dari 50% siswa ikut TKA, pada SMKN 10 hanya 7 anak dari 400 siswa tidak ikut TKA, sementara di MAN Cimahi seluruh siswa, sebanyak 390 orang, ikut TKA.

“TKA ini memang tidak wajib, tidak menjadi penentu kelulusan. Hanya memang termasuk diperhitungkan bila ingin melanjutkan kuliah. Namun entah kebetulan atau tidak, tapi memang pada SMKN 10 dan MAN Cimahi yang kepala sekolahnya perempuan, peserta TKA-nya lebih banyak, bahkan ada yang 100 persen. Mungkin karena pendekatannya lebih persuasif ya. Katanya sih disampaikan ke anak-anak ikut saja, daripada nanti menyesal gak punya sertifikat. Jadi pendekatan bujukan emak-emak sepertinya kuat juga itu.” Tutup Ledia setengah berkelakar.