Pj Wali Kota Bandung Ajak Generasi Muda Kenali dan Mainkan Gim Lokal

Pj Wali Kota Bandung Ajak Generasi Muda Kenali dan Mainkan Gim Lokal (dok Kota Bandung).

Pj Wali Kota Bandung Ajak Generasi Muda Kenali dan Mainkan Gim Lokal

Prolite – Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan mendukung gim lokal.

Ajakan ini disampaikan dalam acara penutupan dan pemberian penghargaan Bandung Gaming Day 2025, yang menjadi bagian dari upaya memperkuat industri gim di Kota Bandung.

“Pada acara ini, ada dua event besar yang diselenggarakan, yaitu Bandung Global Game Jam dan Bandung Game Day. Hal ini sangat penting karena Kota Bandung memiliki potensi besar dalam industri ini,” ujar Koswara, Minggu 26 Januari 2024 malam.

dok Kota Bandung
dok Kota Bandung

Koswara mengatakan, industri gim telah mendapat perhatian serius dari pemerintah, seiring diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari peraturan tersebut.

Tidak hanya fokus pada penciptaan gim, Koswara juga menyoroti pentingnya strategi pemasaran dan pengembangan ekosistem yang mendukung.

“Turnamen yang diselenggarakan dalam kegiatan ini menjadi salah satu cara efektif untuk mengenalkan gim lokal kepada anak muda,” tambahnya.

dok Kota Bandung
dok Kota Bandung

Pada acara ini, gim lokal seperti Lokapala dan Battle of Guardians menjadi sorotan utama, bersama dengan beberapa gim karya anak Bandung yang turut dipamerkan dan direncanakan untuk diluncurkan dalam waktu dekat.

Koswara menyebut, industri gim memiliki nilai ekonomi yang sangat besar. Di Indonesia, nilai industri gim hampir mencapai Rp100 triliun, namun 90 persen dari nilai tersebut mengalir ke luar negeri.

Ia berharap pengembangan gim lokal dapat mengembalikan potensi ekonomi tersebut ke dalam negeri.

dok Kota Bandung
dok Kota Bandung

“Gim lokal kita tidak kalah keren. Oleh karena itu, saya ingin mengajak teman-teman muda, khususnya para pecinta gim, untuk mencoba bermain gim lokal. Saya percaya, gim memiliki sisi edukasi yang menarik yang juga dapat dikembangkan,” ucapnya.

Berikut daftar pemenang dari kompetisi yang diselenggarakan pada Bandung Gaming Day’s 2025:

dok Kota Bandung
dok Kota Bandung

Kategori Gim Battle of Guardians
Juara 1: Kays
Juara 2: Sonny Wijaya
Juara 3: M. Kiki Baehaki

Kategori Gim Mobile Legends
Juara 1: Era Cimahi
Juara 2: FNTIC OTIR
Juara 3: Mops Esports
MPV: ROAR

Kategori Gim Lokapala
Juara 1: X500 GacoY CUV
Juara 2: CHMX
Juara 3: Irex Eagle
MPV: Evos Roar.




Pazero Waste, Olah Sampah Ala Padasuka

pazero waste

Pazero Waste: Pertama di Bandung Bakar Sampah Tanpa Hasilkan Karbon Dioksida

BANDUNG, Prolite – Solusi pengurangan sampah kian hari kian masif, seperti di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul meluncurkan program Pazero Waste.

Pazero Waste merupakan program kelurahan Padasuka Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung untuk mengolah sampah hingga zero (nol) sampah. Salah satunya dengan menggunakan mesin pembakar sampah yang diinovasi oleh Polsek Cibeunying Kidul.

Disampaikan Plt Lurah Padasuka, Zimmi Muslim pembakaran sampah minim residu ini pertama ada di Kota Bandung dan akan sangat membantu program Pazero Waste, pasalnya dengan alat ini pembakaran sampah dapat diminimalisir polusinya.

pazero waste
Plt Lurah Padasuka Kecamatan Cibeunying Kota Bandung, Zimmi Muslim didampingi Ketua Forum RW Kelurahan Padasuka Arsa Dinata dan Ketua LPM Kelurahan Padasuka Adang Hidayat.

Pasalnya mesin pembakar sampah residu yang dibuat oleh Polsek Cibeunying Kidul mampu membakar dengan kapasitas 1 ton sampah residu per hari tanpa mengeluarkan asap karbon dioksida.

“Kebetulan pak Kapolsek mempunyai sebuah inovasi mesin pembakar sampah tanpa asap karbon dioksida, jadi peroses penghisapan dari pembakaran tidak mengeluarkan asap. Insyaa Allah ini akan hadir di beberapa RW dan program ini sangat mendukung dan memberi kebermanfaatkan kepada masyarakat Padasuka sehingga program Pazero Waste bisa berhasil,” jelas Zimmi, usai Musrembang di aula kelurahan, Kamis (23/1/2025).

Kata Zimmi, dalam musrembang yang di hadiri oleh Camat, Kapolsek, Danramil, Ketua LPM Kecamatan, Kelurahan, dan para Ketua RW se-kelurahan itu, berembug bersama-sama dan sependapat jalankan progam di tahun 2025 ini dengan tagline Pazero Waste (Padasuka Zero Waste) atau zero (nol) sampah.

“Alhamdulilah seluruh RW sudah memilah sampah. Kita juga melibatkan LPM, RW, PKK, Karang Taruna, dan masyarakat,” ujarnya.

Selain dengan pembakaran sampah tanpa residu, program Pazero Waste sendiri, kata Zimmi, dimulai dari penyerapan sampah organik dapur (SOD) peruntukan pakan rumah magot. Saat ini, mini plasma magot sudah menyerap sekitar 20 kg SOD per hari.

“Sedangkan sampah SOD yang diambil masing-masing RW se-keluharan per hari ini mencapai 200 per kg. Kami mempunyai solusinya yaitu membangun mini plasma magot yang ditempatkan di RW,” ujarnya.

Lanjutnya, rencana tahun ini akan ada 8 mini plasma di 8 RW. Sehingga kelebihan SOD yang belum terserap saat ini ada 150 kg nanti akan terserap oleh mini plasma dengan kapasitas 1 hari 20 kg SOD.

“Satu mini plasma 20 kg SOD jadi kalau ada 8, 160 kg SOD akan terserap habis dalam satu hari. Lalu untuk bank sampah kami dari RW 1 sampai RW 12 semua aktif jadi sampah plastik juga sudah kita manfaatkan,” pungkasnya.

Sebelum ada Pazero lanjutnya, rata-rata per hari sampah dibuang ke TPS 1 gerobak sekitar 300-400 kg per 8 RW bergantian dibuang.

“Nanti tidak akan ada lagi sampah dibuang ke TPS. Sampah organik, plastik, residu semua habis di RW jadi nol, hasil pembekaran pun bisa jadi pupuk ataupun ekobrick,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Forum RW Kelurahan Padasuka Arsa Dinata, membenarkan pihaknya bersama masyarakat sudah siap melaksanakan program tersebut.

“Tinggal menunggu karena ada kaitannya penyelesaian adminitrasi. Alat tidak banyak membutuhkan lahan besar, hanya kami menyiapkan lahan untuk sampah dan satu RW ini masing-masing sudah ada. Untuk SDM sendiri siap tapi harus ada pelatihan dan sosialisasi karena tadi hanya sepintas,” harapnya.

pazero waste

Sama halnya Arsa, Ketua LPM Kelurahan Padasuka Adang Hidayat menyampaikan bahwa Pazero Waste ini membuktikan keseriusan dan tanggung jawab unsur pemerintahan dan masyarakat untuk penanganan masalah sampah di Kota Bandung.

“Mulai dari sosialisasi, merubah mainset masyarakat pemilahan sampah sudah berjalan dan sekarang pun mulai kembali konsep mini plasama. Bahkan kelurahan sendiri ada dan berhasil, selain itu juga, kita sudah merencanakan penanganan tidak hanya dengan magot saja tapi dari magot ini jadi ada ayam dan budi daya ikan hias sehingga ada nilai ekonomi. Selain itu sampah residu pun ada solusinya dan bisa dibuktikan nanti jadi Pazero Waste,” tuturnya. (EVY)




Dukung Makan Bergizi Gratis, Pemkot Bandung Gelontorkan Anggaran Rp26 Miliar

Program makan bergizi gratis yang di lakukan Presiden Prabowo Subianto masih menunggu anggaran (Tribunjabar.id).

Dukung Makan Bergizi Gratis, Pemkot Gelontorkan Anggaran Rp26 Miliar

BANDUNG, Prolite – Sebanyak Rp 26 miliar anggaran Pemkot Bandung disediakan guna mendukung program makan bergizi gratis (BMG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung A Koswara, dana tersebut sudah tertuang di APBD Kota Bandung tahun 2025.

“Sudah kita siapkan, Insya Allah sudah ada ya. Walaupun belum ada hitungan pastinya. Tapi secara slot dalam anggaran APBD 2025 di kota Bandung Kami sudah menyiapkan Rp. 26 miliar untuk membantu program itu,” kata Koswara pada kegiatan Bandung Menjawab di Jalan Jawa Kota Bandung Jabar Selasa (21/1/2025).

Namun demikian, pihaknya belum mengetahui hitungan pastinya anggaran yang harus disiapkan untuk mendukung pelaksanaan makan bergizi gratis di Kota Bandung selama satu tahun.

“Ia untuk satu tahun. Enggak ngambil, memang sudah disiapkan dalam perencanaannya Iya khusus,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemkot Bandung telah memperluas program makan gizi gratis ke 5 kecamatan tambahan, yaitu Arcamanik, Antapani, Andir, Batununggal, dan Coblong.

Dengan penambahan ini, sebanyak siswa akan menerima makanan bergizi gratis, sehingga total penerima manfaat mencapai siswa.

Program ini didukung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang memastikan keamanan dan kualitas makanan. Setiap dapur penyedia makanan harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional dan diawasi secara ketat.




A Koswara Ke Wali Kota Bandung Terpilih: Air Bersih Harus Diprioritaskan

A Koswara - Pj Wali Kota Bandung - Bandung Menjawab

Jelang Akhir Masa Jabatan PJ Wali Kota Bandung, A Koswara

BANDUNG, Prolite – Akhir masa jabatan Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung A Koswara menyampaikan keinginannya menitipkan warisan atau legasi.

“Saya ingin mengakhiri masa jabatan ini dengan sebuah warisan atau legasi yang bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh teman-teman di birokrat. Karena kalau melihat hasil pembangunan dan sebagainya, itu kan sudah terprogramkan dengan yang sudah ada dalam APBD maupun dalam program yang ada di dinas-dinas,” ucap A Koswara pada Bandung Menjawab, Selasa (21/1/2025).

Diantara sekian banyak masalah hal utama ia titipkan kepada Wali Kota Bandung terpilih M Farhan adalah air bersih.

Saat ini Kota Bandung sudah tidak bisa menggali atau membuat sumur sendiri-sendiri tanpa dikendalikan dan dikontrol air tanahnya.

“Maka disitu harus ada PDAM yang mengelola airnya. Ini juga harus dikuatkan bagaimana pelayanan perokotan inj ke depan dan lain sebagainya. Itu yang saya sampaikan kepada teman-teman birokrat supaya bersiap menghadapi Kota Bandung ke depan dengan semua pemikiran yang lebih maju lagi,” ucapnya.

Koswara menegaskan air bersih ini menjadi prioritas.

“Hanya kesulitannya dibuat kota Bandung itu air baku. Yang tadi saya sampaikan air baku, air baku ini harus cari cara-cara yang lebih kuat lagi didukung oleh pemerintah dengan semua kebijakannya Karena air baku di kota Bandung terbatas, mata airnya sudah berkurang banyak jadi harus ngambil dan diolah, nah itu perlu dukungan pemerintah karena tidak bisa badan usaha walaupun itu PDAM minta misalnya ke pangalengan kemudian ke Saguling minta sendiri susah harus pemerintah yang ikut baik provinsi maupun kota Itu harus membantu,” tandasnya.




Dalil Sahrul Gunawan Tidak Terbukti, MK Diminta Tetapkan Dadang Supriatna Sebagai Bupati Terpilih

MK

MK Diminta Tetapkan Dadang Supriatna Sebagai Bupati Terpilih Kabupaten Bandung, Ini Alasannya!

Bukti Lemah dan Tidak Terbukti, MK Diminta Tolak Gugatan Sahrul Gunawan.

JAKARTA, Prolite – Tim hukum pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung nomor urut 2, Dadang Supriatna-Ali Syakieb dan KPU Kabupaten Bandung meminta majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan gugatan paslon nomor urut 1 Sahrul Gunawan-Gungun Gunawan.

Pasalnya, dalil dan bukti-bukti yang disodorkan tim hukum Sahrul Gunawan-Gungun Gunawan dinilai lemah dan tidak memenuhi unsur terhadap tiga materi gugatan yang diajukan.

Kuasa hukum Dadang Supriatna-Ali Syakieb, Donal Fariz menyebut tiga dalil yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran pasal 71 ayat 2, penggunaan logo dan yang berkaitan dengan politik uang yang disampaikan tim Sahrul-Gungun Gunawan tidak memiliki bukti kuat.

“Kami memohon yang mulia Mahkamah Konstitusi agar, kesatu menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya, kedua menyatakan sah serta tetp berlaku keputusan KPU Kabupaten Bandung nomor 2471 tahun 2024 tentang penetapan bupati dan wakil bupati bandung,” ujar Donal Fariz dalam sidang pembacaan eksepsi, Jum’at (17/1/2025).

MK

“Dan ketiga, kami memohon majelis hakim untuk menetapkan paslon nomor urut 2 Dadang Supriatna-Ali Syakieb sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung terpilih,” tambahnya.

Selain itu dalam eksepsi, tim hukum paslon Dadang Supriatna-Ali Syakieb juga meminta majelis hakim MK untuk mengabulkan eksepsi pihak terkait yakni paslon Dadang Supriatna-Ali Syakieb dan kedua meminta permohonan pemohon tidak dapat diterima.

Donal Fariz menyatakan terkait dugaan pelanggaran pasal 71 ayat 2 bahwa pada dalil yang telah disampaikan bahwa Bawaslu tidak menindaklanjuti laporan tersebut karena tidak ditemukan pelanggaran administratif dan tidak memenuhi syarat formil.

“Pemohon juga melakukan upaya hukum lanjutan yaitu gugatan ke PTUN Jakarta dengan amar putusan menyatakan gugatan penggugat tidak diterima,” tegas Donal.

Selain itu, berkaitan dengan logo yang dipermasalahkan bahwa logo yang digunakan oleh Dadang Supriatna bukan bagian dari program dan kegiatan Pemerintah Kabupaten Bandung sebagaimana larangan yang diatur dalam Pasal 71 ayat (3) UU Pilkada.

Laporan terkait dalil ini telah dilaporkan ke Bawaslu dan disebutkan melalui Surat Pemberitahuan tentang Status Laporan yakni penghentian proses penanganan perkara karena laporan tidak terbukti sebagai pelanggaran tindak pidana pemilihan dan tidak memenuhi unsur pasal yang didugakan.

“Yang kami tekankan bahwa pemohon dalam permohonan tidak dapat membuktikan logo tersebut mempengaruhi terhadap pilihan masyarakat terhadap pihak terkait,” ungkap Donal.

Terkait tudingan politik uang, kata dia, bahwa sebelumnya hal tersebut telah dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Bandung. Namun statusnya laporan dihentikan karena tidak terdapat bukti adanya pelanggaran pemilihan sehingga perkara dihentikan.

Hal senada juga disampaikan tim hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung. KPU menegaskan pihaknya tidak pernah menerima rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung untuk mendiskualifikasi paslon nomor urut 2 Dadang Supriatna-Ali Syakieb.

Kuasa hukum KPU Kabupaten Bandung, La Radi Eno menyatakan KPU tidak menerima rekomendasi Bawaslu dan Panwaslu. Menurutnya, KPU hanya memperoleh undangan untuk menghadiri persidangan di PT TUN Jakarta atas permohonan Pemohon.

Hasil persidangannya, NO (Niet Ontvankelijke Verklaard) karena syarat formil tidak terpenuhi, yakni tidak memenuhi legal standing dan ketiadaan salinan putusan Bawaslu.

“Oleh karena itu, KPU Kabupaten Bandung tidak dapat mendiskualifikasi paslon nomor urut 2 sebagai peserta Pilkada Kabupaten Bandung tahun 2024 sebagaimana permintaan paslon nomor urut 1, Sahrul Gunawan-Gungun Gunawan,” ujar kuasa hukum KPU Kabupaten Bandung, La Radi Eno menjawab pertanyaan hakim Ketua MK Suhartoyo.

La Radi Eno menambahkan pihak termohon (KPU Kabupaten Bandung) juga menyampaikan tiga permohonan kepada majelis hakim MK. Pertama, meminta majelis hakim menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya.

“Kedua, meminta majelis hakim menyatakan benar dan tetap berlaku keputusan KPU Kabupaten Bandung tentang penetapan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung. Ketiga, menetapkan paslon nomor urut 2 Dadang Supriatna-Ali Syakieb sebagai paslon terpilih,” ungkap La Radi Eno.

Dalam keterangannya, Bawaslu Kabupaten Bandung sebagai pemberi keterangan juga menyatakan bahwa bahwa tiga perkara yang didalilkan pemohon seluruhnya telah diperiksa dan ditangani Bawaslu.

Namun berdasarkan hasil penanganan Bawaslu dalil pemohon tidak memenuhi syarat formil dan tidak memenuhi unsur sehingga laporan dihentikan oleh Bawaslu. (**)




Komisi V Menyoroti Infrastruktur Dan Pengelolaan Situs Purbakala Cipari

Komisi V Menyoroti Infrastruktur Dan Pengelolaan Situs Purbakala Cipari (dok).

Komisi V Menyoroti Infrastruktur Dan Pengelolaan Situs Purbakala Cipari

KABUPATEN KUNINGAN, Prolite – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti minimnya akses jalan menuju Museum Situs Taman Purbakala Cipari, Kabupaten Kuningan. Padahal, situs tersebut memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang tak ternilai. Terlebih untuk memberikan edukasi sejarah peradaban yang ada diwilayah Kabupaten Kuningan.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Yomanius Untung, mengatakan, keberadaan museum ini sebagai salah satu aset budaya Jawa Barat. Pentingnya dukungan dari pemerintah daerah dan pihak terkait sebagai upaya untuk meningkatkan perlindungan dan pengelolaan terhadap situs-situs bersejarah yang ada.

dok DPRD Jawa Barat
dok DPRD Jawa Barat

“Pelestarian cagar budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Apalagi dukungan dari pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan cagar budaya ini terjaga dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi para wisatawan,” ujar Yomanius bersama Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat saat melakukan kunjungan ke Museum Situs Taman Purbakala Cipari, Kabupaten Kuningan, Kamis, (16/01/2025)

dok DPRD Jawa Barat
dok DPRD Jawa Barat

Kunjungan ini, kata Yomanius, bertujuan untuk meninjau potensi cagar budaya di kawasan tersebut, yang memiliki nilai historis tinggi yang membutuhkan perhatian lebih untuk pelestarian dan pengembangan, Selain itu, diperlukan perbaikan akses jalan menuju lokasi cagar budaya, agar yang berkunjung dapat dengan mudah menuju lokasi. Pihaknya mendorong para stakeholder dengan pemerintah daerah untuk turut mendukung dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan cagar budaya.

dok DPRD Jawa Barat
dok DPRD Jawa Barat

“Kami berharap adanya perbaikan infrastruktur jalan menuju situs ini, untuk memberikan kemudahan akses bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin berkunjung ke situs ini,” tambahnya.

Yomanius mengharapkan, kunjungan kerja ini dapat menjadi langkah awal yang konkrit dalam mendorong optimalisasi pelestarian cagar budaya yang ada di Jawa Barat.

“Kami Komisi V terus mendukung serta mendorong melalui kebijakan-kebijakan yang strategis untuk kemajuan situs-situs yang ada di Jawa Barat. Kami juga telah mengusulkan ranperda tentang pemajuan kebudayaan ini satu diantaranya adalah cagar budaya,” tutup Yomanius.

Dalam kunjungan tersebut turut mendampingi Ary Heriyanto, ., M.M. dari UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat serta Rio Anto Permana Saputra, . dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan.




Pj. Wali Kota Bekasi Kukuhkan Pejabat Struktural Eselon II,III,IV

Pj. Wali Kota Bekasi Kukuhkan Pejabat Struktural Eselon II,III,IV

Pj. Wali Kota Bekasi Kukuhkan Pejabat Struktural Eselon II,III,IV

KOTA BEKASI, Prolite – Bertempat di Aula H. Nonon Sonthanie, Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad mengukuhkan Pejabat Struktural Esselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. (16/1/25).

Dalam pengukuhan hari ini yakni adanya perubahan nomenklatur di tubuh birokrasi Pemerintah Kota Bekasi, menjadikan Eselon II,III,IV di kukuhkan sesuai susunan organisasi dan tata kerja (SOTK) terbaru.

Pada perangkat daerah yang mengalami perubahan Nomenklatur diantaranya yaitu Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi dan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Bekasi.

dok Pemkot Bekasi
dok Pemkot Bekasi

Tahapan-tahapan yang sudah di lewati dengan pengukuhan hari ini diantaranya telah memperoleh pertimbangan teknis dari Kepala Badan Kepegawaian Negara melalui surat nomor 22566/ tanggal 23 November 2024 dan rekomendasi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui surat nomor tanggal 14 Januari 2025.

dok Pemkot Bekasi
dok Pemkot Bekasi

Seperti yang diungkapkan Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad saat sambutannya bahwa, meski nomenklatur berubah namun ini menjadi langkah awal atau titik nol bagi yang telah dikukuhkan untuk lebih bersemangat lagi melakukan pengabdian dan mengejar target kinerja yang telah ditetapkan,” ujarnya.

“Jalankan amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab, segera menyesuaikan diri. Semua tupoksi pekerjaan baru harus siap selalu ber inovasi untuk membawa perubahan yang baik dimasing-masing OPD” tegas Gani.

Akhir sambutan, Pj Wali Kota Bekasi Gani Muhamad memberikan selamat dan Apresiasi atas di kukuhkannya para pejabat Eselon II,III,IV di lingkungan Kota Bekasi. Semoga apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya dapat dikerjakan dengan amanah.




Jumat Bersih akan Jadi Gaya Hidup di Kota Bandung

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama seluruh lapisan masyarakat menggelar kegiatan perdana Jumat Bersih tingkat Kota Bandung di Jalan dr. Otten, Taman Westhoff, Kecamatan Cicendo (dok).

Jumat Bersih akan Jadi Gaya Hidup di Kota Bandung

Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama seluruh lapisan masyarakat menggelar kegiatan perdana Jumat Bersih tingkat Kota Bandung di Jalan dr. Otten, Taman Westhoff, Kecamatan Cicendo, Jumat 17 Januari 2025 pagi.

Jumat Bersih di Kecamatan Cicendo diikuti 250 peserta dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk pemerintah, masyarakat, dan swasta, bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih sebagai tanggung jawab bersama.

Selain di Kecamatan Cicendo, Jumat Bersih juga dilaksanakan di 29 Kecamatan lainnya di Kota Bandung.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Menurutnya, Pemkot Bandung dan masyarakat perlu kolaborasi untuk menciptakan budaya bersih.

“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Kota Bandung adalah rumah kita bersama, dan kebersihan menjadi cerminan bagaimana kita menjaga rumah ini,” ungkap Zul.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Zul mengatakan, kebersihan lingkungan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat citra Bandung sebagai kota jasa.

Dengan terjaganya kebersihan, potensi wisatawan yang datang ke Bandung juga dapat meningkat, terutama pada akhir pekan.

Jumat Bersih ini diharapkan tidak hanya menjadi program rutin, tetapi juga mendorong masyarakat menjadikan kebersihan sebagai gaya hidup.

Zul menambahkan, edukasi kepada masyarakat sangat penting untuk menyebarluaskan pesan kebaikan dan mengajak lebih banyak orang bergabung.

“Media memiliki peran besar untuk menyampaikan pesan ini. Dengan menyebarluaskan hal baik, kita bisa menarik lebih banyak partisipasi di Jumat Bersih berikutnya,” katanya.

Pemkot Bandung juga meminta koordinator di tingkat kewilayahan untuk terus memantau dan melaporkan hasil kegiatan ini, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara nyata di seluruh wilayah kota.

“Kebersihan adalah fondasi kota yang sehat dan nyaman. Mari bersama-sama menjadikan kebersihan sebagai gaya hidup di Kota Bandung,” jelas zul.

Sementara itu, Camat Cicendo, Bira Gumbira menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya menangani kondisi darurat sampah di Kota Bandung sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan.

“Jumat Bersih adalah agenda rutin mingguan yang tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun budaya hidup bersih di semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

Selama kegiatan, para peserta melaksanakan penyapuan jalan, pengecatan fasilitas umum, pembersihan saluran air, hingga penyemprotan trotoar.

Kegiatan Jumat Bersih diharapkan menjadi momentum bagi warga Bandung untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta, kebersihan dapat menjadi bagian dari identitas warga Bandung.




Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad Pimpin Rapat Minggon Di Bekasi Barat, Gani Ungkapkan Suka Duka Pimpin Kota Bekasi

Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad Pimpin Rapat Minggon Di Bekasi Barat, Gani Ungkapkan Suka Duka Pimpin Kota Bekasi (dok Pemkot Bekasi).

Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad Pimpin Rapat Minggon Di Bekasi Barat, Gani Ungkapkan Suka Duka Pimpin Kota Bekasi

KOTA BEKASI, Prolite – Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad pimpin rapat silaturahmi koordinasi di Kecamatan Bekasi Barat, rapat kordinasi tersebut merupakan rapat rutin bulanan ditiap-tiap Kecamatan, Rabu (15/01).

kegiatan diawali dengan sambutan Ridwan selaku Camat Bekasi Barat, dalam sambutannya beliau mengatakan Bekasi Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi padat penduduk.

“Izin menyampaikan bapak, daerah Bekasi Barat merupakan daerah yang padat akan penduduk, dengan luas wilayah kurang lebih 14,92 Km persegi dengan jumlah penduduk 267,671 jiwa,” Jelas Camat Bekasi Barat.

dok Pemkot Bekasi
dok Pemkot Bekasi

Usai Camat Bekasi Barat memberikan sambutan selamat datang, kegiatan dilanjut dengan sambutan Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad, dalam sambutannya Gani mengungkapkan perjalanan satu tahun lebih menjabat Pj. Wali Kota Bekasi.

“Sudah satu tahun empat bulan, saya diberikan amanah untuk menjabat di Kota Bekasi, dari semua perjalanan yang saya lalui, banyak memberikan kesan bagi saya,” Ungkap Gani Muhamad.

Selain itu, Gani juga menghaturkan rasa terimakasih sekaligus permohonan maaf kepada seluruh aparatur yang ada di Kota Bekasi, ungkapan haru mewarnai jalannya rapat minggon tersebut.

“Saya pribadi mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada para seluruh pejabat ASN dan non ASN yang telah bersinergi bersama saya mengabdikan diri pada Negara dalam melayani masyarakat, sepatutnya kita lah yang melayani masyarakat bukan masyarakat yang melayani aparatur,” Tegas Gani Muhamad.




Komisi V DPRD Jabar Menyoroti Sapras SMAN 1 Bongas

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, George Edwin Sugiharto saat meninjau SMA Negeri 1 Bongas di Kabupaten Indramayu (dok DPRD Jabar).

Komisi V DPRD Jabar Menyoroti Sapras SMAN 1 Bongas

KABUPATEN INDRAMAYU, Prolite – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti kondisi ruang kelas siswa SMA Negeri I Bongas, Kabupaten Indramayu yang sudah tidak layak lantaran kerusakan yang cukup parah. Hal itu dikemukakan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, George Edwin Sugiharto.

Menurut George, sarana dan prasarana yang memadai untuk bidang pendidikan khususnya sangat penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan yang baik. Tetapi kondisinya berbeda dengan yang dialami SMA Negeri I Bongas. Ada beberapa ruang kelas yang mengalami kerusakan serta sudah tidak bisa lagi digunakan karena kondisi ruangan membahayakan dan ditakutkan sewaktu-waktu ambruk.

dok DPRD Jabar
dok DPRD Jabar

“Kami meninjau ruangan-ruangan yang ada ini sebelumnya adalah area persawahan kemungkinan kontur tanahnya tidak stabil, sehingga itu yang menjadikan retakan besar pada bangunan. Ada 9 ruangan, 7 rusak berat sisanya rusak ringan. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kami Komisi V dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ucap George seusai meninjau lokasi, Rabu (15/1/2025).

George menjelaskan, bahwa ruangan kelas yang memadai sangat penting untuk keberlangsungan proses belajar mengajar dan untuk meningkatkan kualitas belajar, baik untuk siswa maupun guru.

“Karena keberadaannya akan sangat mendukung terhadap suksesnya proses pembelajaran di sekolah. Sarana dan prasarana sangat mempengaruhi kemampuan siswa dalam belajar. Ini menunjukkan bahwa peranan sarana dan prasarana sangat penting dalam menunjang kualitas belajar siswa,” jelasnya

Bahkan setelah berdiskusi dengan pihak sekolah, lanjut George, laporan dari pihak sekolah dengan adanya permasalahan ini ruangan kelas menjadi berkurang sehingga harus mencari alternatif lain supaya proses belajar mengajar tetap berjalan. Sehingga Komisi V akan menjadikan masalah ini sebagai prioritas untuk perbaikan.

“Masalah ini menjadi perhatian khusus dan harus cepat diselesaikan. Maka dari itu, kami merekomendasikan masalah ini dimasukan kedalam perbaikan darurat bencana, karena ini sudah termasuk kerusakan berat. Selain itu, jika ini masuk dalam pengajuan normal saja itu kemungkinan akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebab, sarana dan prasarana sekolah harus menjadi prioritas untuk keberlangsungan proses belajar mengajar,” katanya.

George menegaskan, ketika nanti dilakukan perbaikan agar dilakukan secara optimal.
Tentunya dengan menggunakan material bangunan yang jauh lebih kokoh dan kuat agar dapat bertahan lama. Sebab keberlangsungan sekolah negeri itu untuk jangka panjang dan meregenerasi anak bangsa.

“Struktur perbaikan bangunan ini harus betul-betul dikaji dengan sangat teliti mengingat kontur tanahnya yang tidak stabil. Jangan sampai nanti setelah perbaikan mengalami kerusakan yang serupa jadi untuk itu design engineeringnya harus diperhatikan. Terlebih untuk kedepan tentunya Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa mengatensi segala bentuk permasalahan dan memperhatikan sarana dan prasarana yang ada di SMAN/SMKN yang ada di Jawa Barat,” harapnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Bongas, Agus Kisbat berharap aduan dan masukan dari pihaknya bisa segera ditindaklanjuti dan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Semoga dari kunjungan ini aspirasi kami bisa ditindaklanjuti dan kami mengucapkan terimakasih kepada Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan perhatiannya kepada sekolah kami,” singkatnya.

Rombongan Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat yang dipimpin H. Yomanius Untung itu diterima secara langsung Kepala SMA Negeri 1 Bongas Indramayu H. Agus Kisbat . beserta jajaran serta didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat Hj. Dewi Nurhulaela, .