Oleh karena itu, seluruh balita yang berdomisili di wilayah Kota Bandung harus tetap mendapatkan layanan, tanpa dibatasi KTP atau alamat administratif.

Sedangkan Business Support Department Head Bandara Husein Sastranegara, Haryo menyampaikan, bantuan CSR yang diberikan merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap isu kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan stunting di wilayah sekitar bandara.

Ia menjelaskan, sejak proses penggabungan PT Angkasa Pura I dan II, perusahaan kini beroperasi dengan nama PT Angkasa Pura Indonesia dan membawahi sejumlah bandara dalam beberapa regional.

Bandara Husein Sastranegara masuk ke dalam Regional 1 bersama Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Kertajati.

“PT Angkasa Pura Indonesia memiliki kepedulian terhadap isu stunting. Kami memprioritaskan program CSR di wilayah ring satu bandara, termasuk Kecamatan Cicendo. Kami berharap melalui kolaborasi ini, angka stunting bisa ditekan hingga nol,” ujar Haryo.

Evy Damayanti
Editor