“Konsepnya memperbesar kapasitas saluran dan menata utilitas yang ada. Jika saluran ini terkoneksi dengan baik hingga ke Sungai Citarum, kami optimistis risiko banjir di Dayeuhkolot bisa berkurang,” ujarnya.

Titik penanganan berikutnya berada di kawasan Sungai Cigede. Dadang mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemilik lahan di sekitar lokasi guna mendukung rencana pelebaran jalur sungai.

Menurut dia, dukungan dari pemilik lahan menjadi modal penting untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut karena pelebaran sungai dinilai sangat dibutuhkan guna memperlancar aliran air saat musim hujan.

Dalam penanganan banjir, Dadang menegaskan Pemkab Bandung mengedepankan pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.

Ia menyebut tim pentahelix penanganan banjir kini telah terbentuk di sejumlah kecamatan yang menjadi prioritas. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berharap berbagai program pengendalian banjir dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Rizki Oktaviani
Editor