Bishop Briggs menggambarkan bagaimana pengalaman emosional tertentu bisa terus memengaruhi cara seseorang berpikir, merasa, bahkan menjalani hidup, meskipun hubungan tersebut sebenarnya sudah lama berakhir.
Judul Blood From A Stone sendiri terasa simbolis. Ungkapan tersebut biasa digunakan untuk menggambarkan usaha mendapatkan sesuatu dari tempat yang sebenarnya sudah “kering” atau tidak lagi memiliki apa pun untuk diberikan.
Dalam konteks lagu ini, maknanya terasa sangat emosional. Ada usaha untuk terus bertahan, terus memberi, atau terus memperjuangkan sesuatu yang sebenarnya sudah menyakitkan sejak lama.
Bishop Briggs juga mengaku bahwa proses penulisan lagu ini membuatnya kembali membuka luka lama yang belum benar-benar selesai.
Namun di saat yang sama, proses tersebut juga menjadi bentuk pelepasan emosional.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan