Charles Gozali juga tampak serius membangun world-building Qodrat Universe agar terasa lebih besar. Beberapa petunjuk dalam film disebut memiliki koneksi dengan konflik supernatural yang mungkin akan muncul di proyek Qodrat berikutnya.
Hal ini membuat banyak penggemar mulai berspekulasi bahwa semesta horor Indonesia kini sedang bergerak ke format cinematic universe seperti yang dilakukan Hollywood.
Deretan Aktor yang Menghidupkan Atmosfer Horor
Selain Marthino Lio yang menjadi pusat cerita, film ini juga diperkuat banyak aktor ternama.
Dayinta Melira tampil cukup emosional sebagai Darsi, sementara Clara Bernadeth, Derby Romero, Khiva Iskak, hingga aktor senior Barry Prima dan Jose Rizal Manua memberikan warna tersendiri dalam konflik desa yang penuh ketegangan.
Banyak penonton memuji performa Marthino Lio karena berhasil memainkan karakter Darso dengan sangat manusiawi. Ia tidak digambarkan sebagai karakter jahat sepenuhnya, melainkan seseorang yang perlahan hancur karena kehilangan dan rasa putus asa.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan