E-Book vs Buku Cetak: Di Era Digital 2026, Mana yang Masih Bertahan?
Prolite – Perkembangan teknologi digital dalam beberapa tahun terakhir benar-benar mengubah cara masyarakat menikmati hiburan dan informasi, termasuk dalam hal membaca buku.
Jika dulu membaca identik dengan aroma kertas, rak buku penuh novel, atau kebiasaan membawa buku ke mana-mana, kini semuanya mulai bergeser ke layar digital.
E-book atau buku digital semakin populer karena dianggap lebih praktis, murah, dan mudah diakses kapan saja.
Hanya lewat smartphone atau tablet, seseorang kini bisa membawa ratusan buku sekaligus dalam satu genggaman.
Namun menariknya, di tengah gelombang digitalisasi yang semakin masif, buku cetak ternyata belum benar-benar kehilangan tempat di hati pembaca.
Bahkan, berbagai survei terbaru menunjukkan bahwa banyak orang masih merasa pengalaman membaca buku fisik jauh lebih nyaman dan emosional dibanding membaca lewat layar.



Tinggalkan Balasan