Kandungan eugenol di dalamnya bersifat antibakteri sekaligus antiinflamasi. Mengunyah satu butir cengkeh setelah sahur bisa membantu menekan pertumbuhan bakteri di mulut.
Tapi ingat, jangan berlebihan karena rasanya cukup kuat.
3. Kayu Manis
Kayu manis tidak hanya wangi, tapi juga mengandung cinnamaldehyde yang dapat membantu mengurangi bakteri penyebab bau.
Beberapa studi menunjukkan kayu manis efektif mengurangi senyawa sulfur di rongga mulut.
Kamu bisa menyeduhnya sebagai teh hangat saat sahur.
4. Kapulaga
Dalam tradisi herbal Asia Selatan dan Timur Tengah, kapulaga sering digunakan untuk menyegarkan napas.
Aromanya khas dan ringan. Mengunyah satu buah kapulaga setelah makan sahur bisa membantu memberikan efek segar alami.
5. Jahe
Jahe dikenal membantu sistem pencernaan. Pencernaan yang baik berperan penting dalam mengurangi potensi bau mulut dari lambung.
Kandungan gingerol pada jahe juga dapat merangsang produksi enzim di mulut yang membantu menetralisir bau.




Tinggalkan Balasan