Prolite – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan saat raker dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung Parlemen Senayan menjelaskan bahwa jemaah haji kloter pertama dari Indonesia yang akan berangkat ke tanah suci akan diberangkatkan pada tanggal 24 Mei 2023. Jamaah haji harus sudah masuk asrama pada tanggal 23 Mei 2023.
Jemaah Haji lalu melanjukan wukuf pada tanggal 27 Juni 2023 dan para jamaah haji Indonesia akan pulang ketanah air lagi pada tanggal 4 Juli 2023.
“Wukuf insya Allah 27 Juni 2023, dan jamaah kembali pulang pada kloter pertama gelombang pertama Jeddah pada tanggal 4 Juli 2023. (Untuk) kepulangan kloter pertama,” jelasnya.
Tahun 2023 ini kuota untuk jemaah haji asal Indonesia sebesar 221.000 orang. Hal ini berdasarkan MoU anrata pemerintahan Indonesia dengan Pemerintahan Arab Saudi pada tanggal 9 Januari 2023 lalu.
“Kuota jamaah haji Indonesia tersebut terdiri dari 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus,” tambahnya.
Kuota jamaah haji reguler tersebut direncanakan meliputi jamaah lunas tunda 2020 sebanyak 84.608 jamaah, jamaah lunas tunda 2022 sebanyak 9.864 jamaah, dan jamaah yang belum lunas sebanyak 108.847 jamaah.
“Pelunasan Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) dimulai setelah terbitnya Keppres dan KMA BPIH yang kami rencanakan pada minggu ketiga bulan Februari tahun ini,” kata Menag Yaqut seraya menyebut rencana jamaah haji 2023 yang berusia di atas 65 tahun berjumlah 62.879 jamaah. (*/ino)



Tinggalkan Balasan