Berbeda dengan hantu biasa yang merupakan arwah orang meninggal, wraith sering dianggap sebagai “double” spiritual, semacam bayangan hidup dari seseorang yang masih bernapas. Inilah yang bikin wraith terasa lebih menyeramkan, karena kehadirannya seolah menandai bahwa kematian bukan sesuatu yang jauh.
Dalam cerita rakyat, wraith jarang berinteraksi langsung. Ia muncul diam-diam, mengawasi, lalu menghilang. Tapi kehadirannya meninggalkan rasa dingin, kecemasan, dan firasat buruk yang sulit dijelaskan.
Asal-Usul Istilah Wraith: Jejak dari Celtic dan Skotlandia
Istilah wraith berasal dari bahasa Skotlandia Kuno, yang berarti penampakan, roh, atau bayangan. Dalam tradisi Celtic dan Skotlandia, wraith sering dikaitkan dengan pertanda kematian. Masyarakat percaya bahwa melihat wraith seseorang berarti orang tersebut akan meninggal dalam waktu dekat.
Dalam beberapa kisah, wraith digambarkan mengenakan pakaian kabur, wajah tanpa ekspresi, dan tubuh yang tampak seperti kabut hitam. Ia tidak selalu agresif, tapi kehadirannya membawa pesan yang mengerikan.





Tinggalkan Balasan