Sebuah penelitian dari Princeton University Neuroscience Institute menemukan bahwa terlalu banyak rangsangan visual, seperti barang yang menumpuk atau ruang yang berantakan, dapat membuat otak lebih sulit untuk fokus. Hal ini bisa meningkatkan rasa lelah secara mental atau yang sering disebut sebagai mental fatigue.
Selain itu, rumah yang berantakan juga sering membuat seseorang merasa kewalahan. Tumpukan barang yang belum dibereskan bisa menjadi “pengingat visual” tentang tugas yang belum selesai.
Akibatnya, bahkan ketika sedang beristirahat di rumah, pikiran tetap terasa sibuk dan tidak benar-benar rileks.
Manfaat Declutter untuk Kesehatan Mental dan Produktivitas
Melakukan declutter secara rutin ternyata memiliki banyak manfaat, tidak hanya bagi rumah tetapi juga bagi kondisi psikologis.
Pertama, lingkungan yang lebih rapi dapat membantu meningkatkan fokus. Ketika meja kerja bersih dari barang yang tidak perlu, otak dapat lebih mudah berkonsentrasi pada tugas yang sedang dikerjakan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan