pun menyinggung soal pemusnahan knalpot brong yang banyak dipakai generasi muda untuk motornya.

“Saya juga anak biker dan suka touring. Tapi sebagai anak motor saya juga tidak setuju kalau memaki knalpot-knalpot brong seperti ini karena bikin sakit kuping mendengarnya,” kata Ali.

Ia pun berharap kepada komunitas motor jika ingin memodifikasi motornya khususnya pada knalpot, jangan sampai suaranya megganggu kenyamanan masyarakat atau pengendara lain.

Senada dengannya, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Akhiri Hailuki mengapresiasi kinerja Polresta Bandung dalam memberantas pekat dan knalpot brong. Menurutnya, penggunaan knalpot brong tersebut mengganggu ketertiban masyarakat dan lalu lintas jalan.

“Jangan sampai penggunaan knalpot brong ini dijadikan sebuah lifestyle generasi muda. Kalau mau memodifikasi motornya, jangan sampai mengganggu para pengguna jalan lain atau masaryakat,” tandas Luki.

Rizki Oktaviani
Editor