Sementara itu, materi kedua bertajuk “Membangun Ketahanan Diri (Resilience) dan Batasan Sehat (Self-Boundaries) dalam Pertemanan” disampaikan oleh Miryam Ariadne Sigarlaki, M.Psi., Psikolog.
Materi ini menekankan pentingnya membangun ketahanan diri ketika menghadapi tantangan, memahami kekuatan pribadi, mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah, dan memanfaatkan dukungan dari lingkungan sekitar.
Selain itu, remaja diajak memahami batasan sehat dalam pertemanan, termasuk menghormati perasaan, waktu, privasi digital, serta persetujuan dalam interaksi dengan orang lain.
Melalui kedua materi tersebut, seminar ini menempatkan kesehatan mental bukan hanya sebagai tanggung jawab individu, tetapi juga sebagai perhatian bersama yang membutuhkan dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
Penyelenggaraan seminar ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman remaja dan orang tua mengenai pentingnya kesehatan mental, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, suportif, dan terbuka terhadap persoalan psikologis.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan