image_pdfimage_print

Menurut Farhan, pembenahan terbatas namun terukur ini mampu menciptakan efek berantai terhadap wajah kota dan kualitas layanan publik.

“Cukup tujuh belas ruas dulu, kalau beres, dampaknya akan terasa ke seluruh kota,” katanya.

Program ini menyasar peningkatan keselamatan pengguna jalan, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan pejalan kaki dan warga sekitar.

Tahap awal penataan dilakukan di kawasan permukiman sebelum menyentuh koridor utama kota agar manfaatnya langsung dirasakan warga.

Langkah tersebut diharapkan membantu mengurangi keluhan kerusakan jalan lingkungan, meningkatkan akses layanan, serta mendukung aktivitas ekonomi lokal.

“Ini soal pilihan, dan kami memilih yang paling berdampak untuk warga,” jelas Farhan.

Rizki Oktaviani
Editor