Krisna Ananda Putra memanfaatkan bantuan untuk membeli seragam, topi, sepatu, dan alat tulis sehingga tetap semangat mengejar cita-cita menjadi kreator gim.

“Senang. Soalnya di rumah sedikit temannya, jadi di sekolah banyak. Sama bisa dapat ilmu juga,” katanya.

Gilang Adriansyah membeli perlengkapan sekolah dari dana Rawan Melanjutkan Pendidikan sehingga tetap nyaman belajar bersama teman-temannya.

“Senang karena bisa bersosialisasi, bertemu teman-teman, dan mencari banyak ilmu,” ucapnya.

Al Jenafat Odelayapi merasa lebih tenang berada di sekolah setelah memperoleh sepatu, baju, dan topi dari bantuan tersebut.

“Di rumah enggak ada teman,” katanya.

Wali Kota Bandung juga membangun ruang kelas baru dan merehabilitasi puluhan ruang belajar serta toilet sekolah sepanjang 2025 sehingga daya tampung bertambah dan lingkungan belajar lebih sehat.

Perbaikan sarana di berbagai Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama tersebut mengurangi kepadatan kelas sekaligus meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar.

Rizki Oktaviani
Editor