“Itu kita lagi dibersih-bersihkan, cuaca hujan terus terjadi tapi tampaknya belum ada hujan yang besar. Mumpung belum hujan besar pembersihan drainase kita lakukan tiap hari, ratusan titiknya bersamaan kita lagi menguras tenaga aja,” ucapnya.

Disinggung antisipasi ketinggian air sungai Cikapundung naik. Kata dia,
Diskominfo kota Bandung sudah punya sensor, apabila didaerah hulu sudah mulai bunyi sensornya maka daerah hilir terkena dampak itu sudah langsung akan diungsikan.

Sensor itu berupa alarm dari command center nanti langsung diberitahukan ke petugas di lapangan.

“Hulunya dari atas Dago, Tahura. Kenapa perbaikan, karena banyak drainse yang rubuh terus penertiban karena banyak sekali brangkang dan drainase yang ditutup bangunan, seperti di Lodaya sudah dibongkar. Kalau mau lihat yang bagus itu di tengku angkasa itu beres beres,” ucapnya lagi.

Untuk Kawasan Bandung Utara (KBU), Farhan mengaku paling mengkhawatirkan, paling menegangkan sekarang di daerah Manglayang.

Rizki Oktaviani
Editor